PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduTabuh rah merupakan salah satu kebudayaan masyarakat Bali yang hadir dalam aktivitas keagamaan. Dalam perkembangannya terkadang mengalami dinamika, namun berbeda dengan yang ada di desa Dukuh, bahwa tabuh rah sampai saat ini masih eksis sebagai aktivitas keagamaan dalam upacara yadnya. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian yang memiliki tujuan untuk menganalisis tabuh rah dari perspektif teologi kebudayaan. Hal ini dikarenakan tabuh rah sebagai kebudayaan masyarakat Bali menggambarkan dimensi teologis. Pada proses penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif. Dimana proses pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Adapun hasil analisis yang didapatkan yakni tabuh rah bisa eksis dikarenakan berbagai alasan seperti alasan teologis, sosiologis dan budaya. Pelaksanaan tabuh rah dilaksanakan pada upacara dewa yadnya dan bhuta yadnya. Tabuh rah sebagai kebudayaan yang mengandung dimensi teologis menunjukkan adanya konsep teologi kebudayaan. Berangkat dari hasil analisis tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kebudayaan masyarakat Bali berkaitan dengan aspek teologis. Sehingga menghadirkan gagasan teologi kebudayaan. Gagasan teologi kebudayaan tentunya dapat memberikan kontribusi bagi pelestarian kebudayaan dan menguatkan pemahaman teologis.
Tabuh rah yang merupakan salah satu kebudayaan masyarakat Bali tidak hanya sebagai ritual namun mengandung makna teologis.Gambaran ini memberikan pemahaman bahwa kebudayaan masyarakat Bali berkaitan dengan aspek Ketuhanan.Teologi kebudayaan yang merupakan nilai ketuhanan bermanifestasi dalam kebudayaan masyarakat.Sehingga kebudayaan menjadi langgeng karena dijiwai oleh nilai Ketuhanan.Begitu halnya dengan tabuh rah mengandung dimensi teologis.Gagasan teologi kebudayaan pada ritual tabuh tentu memberikan kontribusi terhadap pelestarian kebudayaan pada masyarakat Bali serta menguatkan spiritual umat Hindu.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai teologi kebudayaan dalam ritual tabuh rah dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan karakter bagi generasi muda Bali, sehingga mereka memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang identitas budaya dan spiritual mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif antara ritual tabuh rah di Desa Dukuh dengan desa-desa lain di Bali yang memiliki tradisi serupa, untuk mengidentifikasi perbedaan dan persamaan dalam praktik dan interpretasi ritual tersebut. Ketiga, penelitian dapat mengkaji dampak sosial-ekonomi dari ritual tabuh rah terhadap masyarakat Desa Dukuh, termasuk bagaimana ritual ini dapat menjadi sumber pendapatan atau peluang usaha bagi masyarakat lokal, serta bagaimana dampaknya terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan budaya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dan melestarikan ritual tabuh rah sebagai bagian penting dari warisan budaya dan spiritual masyarakat Bali.
| File size | 214.74 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
PENERBITPENERBIT disarankan penelitian lanjutan menggunakan metode kualitatif lapangan seperti wawancara atau studi kasus untuk menguji penerapan praktis dalam pendidikan,disarankan penelitian lanjutan menggunakan metode kualitatif lapangan seperti wawancara atau studi kasus untuk menguji penerapan praktis dalam pendidikan,
PENERBITPENERBIT Berpijak dari hal tersebut, tujuan dari kajian ini untuk menganalisis faktor penghambat penegakan hukumnya, dan kaitannya dengan ajaran suci Hindu. PenelitianBerpijak dari hal tersebut, tujuan dari kajian ini untuk menganalisis faktor penghambat penegakan hukumnya, dan kaitannya dengan ajaran suci Hindu. Penelitian
PENERBITPENERBIT Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan degradasi karakter mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Hindu (PAH) STAHN Mpu Kuturan Singaraja,Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan degradasi karakter mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Hindu (PAH) STAHN Mpu Kuturan Singaraja,
PENERBITPENERBIT Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SMAN 4 Mataram dilaksanakan dengan pendekatan caturPenerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SMAN 4 Mataram dilaksanakan dengan pendekatan catur
PENERBITPENERBIT Konsep ini menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya membentuk individu cerdas, tetapi juga sumber daya manusia berkarakter dan berintegritas sesuai identitasKonsep ini menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya membentuk individu cerdas, tetapi juga sumber daya manusia berkarakter dan berintegritas sesuai identitas
PENERBITPENERBIT Teknik analisis data metode survei dengan mengubah data mentah dari kuesioner survei menjadi informasi yang bermakna dan dapat digunakan untuk pengambilanTeknik analisis data metode survei dengan mengubah data mentah dari kuesioner survei menjadi informasi yang bermakna dan dapat digunakan untuk pengambilan
PENERBITPENERBIT Penelitian ini menunjukkan bahwa praktik pewarisan dalam awig‑awig desa adat Bali telah bertransformasi dari paradigma patriarkal menjadi sistem hukumPenelitian ini menunjukkan bahwa praktik pewarisan dalam awig‑awig desa adat Bali telah bertransformasi dari paradigma patriarkal menjadi sistem hukum
ASDKVIASDKVI Jumlah mention dan reach menunjukkan jangkauan informasi yang luas terhadap publik, sehingga memengaruhi opini masyarakat tentang layanan kesehatan nasional.Jumlah mention dan reach menunjukkan jangkauan informasi yang luas terhadap publik, sehingga memengaruhi opini masyarakat tentang layanan kesehatan nasional.
Useful /
PENERBITPENERBIT Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa program ini memiliki kekuatan dalam efisiensi pelaksanaan dan edukasi berbasis komunitas. kelemahan pada keterbatasanHasil analisis SWOT menunjukkan bahwa program ini memiliki kekuatan dalam efisiensi pelaksanaan dan edukasi berbasis komunitas. kelemahan pada keterbatasan
PENERBITPENERBIT Ketiga subsistem ini bersinergi membentuk sistem pemujaan yang rigid terhadap Sang Hyang Sinuhun Kidul. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pemujaanKetiga subsistem ini bersinergi membentuk sistem pemujaan yang rigid terhadap Sang Hyang Sinuhun Kidul. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pemujaan
PENERBITPENERBIT Intinya bahwa Tuhan (Siwa) itu hakikat yang Eka-aneka. Tuhan yang Esa (Eka), atas kehendak-Nya sendiri, memanifestasikan diri menjadi dewa-dewa. BahkanIntinya bahwa Tuhan (Siwa) itu hakikat yang Eka-aneka. Tuhan yang Esa (Eka), atas kehendak-Nya sendiri, memanifestasikan diri menjadi dewa-dewa. Bahkan
UNIMEDUNIMED Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fhitung > F tabel (48,027 > 2,503), yang mengindikasikan bahwa secara simultan, terdapat pengaruh positif antara kelimaHasil penelitian menunjukkan bahwa Fhitung > F tabel (48,027 > 2,503), yang mengindikasikan bahwa secara simultan, terdapat pengaruh positif antara kelima