PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduPenelitian ini bertujuan mengkaji penerapan konsep Tri Hita Karana dalam manajemen kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Hindu di Kota Mataram. Latar belakangnya berlandaskan kebutuhan mengintegrasikan nilai‑kearifan lokal dan spiritual secara holistik ke dalam pendidikan dini. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif; data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan guru, pengelola, dan orang tua, serta studi dokumentasi pada lima lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Hindu terpilih. Hasil menunjukkan bahwa tiga dimensi Tri Hita Karana Parahyangan (spiritual), Pawongan (sosial), dan Palemahan (lingkungan) berhasil diintegrasikan secara sistematis ke dalam struktur kurikulum, aktivitas pembelajaran, dan penilaian. Integrasi ini memperkuat pembentukan karakter anak sesuai dengan teori pendidikan karakter dan ekologi perkembangan anak. Faktor pendukung utama meliputi keterlibatan aktif keluarga, komunitas budaya lokal, serta kepemimpinan guru yang visioner. Kendala yang diidentifikasi meliputi keterbatasan sumber daya material, kurangnya pelatihan khusus, dan regulasi nasional yang belum adaptif. Penelitian ini memberikan bukti empiris dan menyajikan model praktis integrasi Tri Hita Karana yang dapat menjadi acuan harmonisasi kebijakan nasional dengan nilai kearifan lokal serta memperluas literatur tentang pendidikan berbasis nilai lokal.
Penelitian ini menunjukkan bahwa Tri Hita Karana berhasil diintegrasikan ke dalam model kurikulum PAUD Hindu di Kota Mataram melalui tiga dimensi utama.Parahyangan (spiritual), Pawongan (sosial), dan Palemahan (lingkungan).Integrasi dilakukan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi sehingga nilai‑nilai THK terealisasi dalam materi pembelajaran, praktik ritual, interaksi sosial, serta kegiatan pelestarian dan pemanfaatan lingkungan.Faktor pendukung implementasi meliputi komitmen tinggi tenaga pendidik, dukungan budaya dan kearifan lokal, serta keterlibatan aktif keluarga dan komunitas.Penelitian ini memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kurikulum PAUD Indonesia melalui integrasi nilai Tri Hita Karana yang terstruktur secara holistik.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas model integrasi Tri Hita Karana ini di berbagai konteks geografis dan sosial budaya di Indonesia untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan implementasi. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen dapat dilakukan untuk mengukur dampak integrasi Tri Hita Karana terhadap perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik anak usia dini secara lebih sistematis. Ketiga, penelitian aksi partisipatif yang melibatkan guru, orang tua, dan komunitas lokal dapat dilakukan untuk mengembangkan modul pelatihan yang lebih relevan dan kontekstual, serta untuk membangun jaringan kolaborasi yang berkelanjutan dalam mendukung implementasi nilai-nilai Tri Hita Karana di PAUD. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkaya khazanah ilmu pengetahuan tentang pendidikan berbasis kearifan lokal dan spiritualitas, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi pengembangan pendidikan anak usia dini di Indonesia.
| File size | 302.02 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
STTAASTTAA Oleh karena itu, pendidikan teologis berbasis kontekstual ekologis dapat menjadi medium strategis untuk membangun solidaritas iman yang membumi serta etikaOleh karena itu, pendidikan teologis berbasis kontekstual ekologis dapat menjadi medium strategis untuk membangun solidaritas iman yang membumi serta etika
INFLUENCE JOURNALINFLUENCE JOURNAL However, challenges remain regarding the availability of quality teachers, sustainable funding, and potential social and psychological impacts on students.However, challenges remain regarding the availability of quality teachers, sustainable funding, and potential social and psychological impacts on students.
RCRSRCRS Akan tetapi MacIntyre juga tidak setuju dengan argumen pasca-Pencerahan yang bertendensi relativis dan perspektivis. Bagaimanapun rasionalitas dan etikaAkan tetapi MacIntyre juga tidak setuju dengan argumen pasca-Pencerahan yang bertendensi relativis dan perspektivis. Bagaimanapun rasionalitas dan etika
JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimaksudkan sebagai implementasi bidang ilmu teknologi rekayasa bandar udara mata kuliah mekatronika yang diharapkanKegiatan pengabdian masyarakat ini dimaksudkan sebagai implementasi bidang ilmu teknologi rekayasa bandar udara mata kuliah mekatronika yang diharapkan
PENERBITPENERBIT Sedangkan dalam sudut pandang ajaran suci Hindu, penyediaan sarana laktasi merupakan bentuk pelaksanaan terhadap kewajiban moral yang harus dilaksanakanSedangkan dalam sudut pandang ajaran suci Hindu, penyediaan sarana laktasi merupakan bentuk pelaksanaan terhadap kewajiban moral yang harus dilaksanakan
PENERBITPENERBIT Gugu dimaknai sebagai proses menginisiasi kepercayaan diri pada siswa, Teleb menanamkan prinsip keseriusan, Inget berarti memperkuat pemahaman nilai-nilaiGugu dimaknai sebagai proses menginisiasi kepercayaan diri pada siswa, Teleb menanamkan prinsip keseriusan, Inget berarti memperkuat pemahaman nilai-nilai
PENERBITPENERBIT Hasil menunjukkan bahwa Tari Rejang Keraman tidak hanya berfungsi sebagai pertunjukan seni, tetapi menjadi media teologis yang menjembatani hubungan antaraHasil menunjukkan bahwa Tari Rejang Keraman tidak hanya berfungsi sebagai pertunjukan seni, tetapi menjadi media teologis yang menjembatani hubungan antara
STIK KENDALSTIK KENDAL Artikel ini membahas tiga sub-pembahasan utama: (1) hubungan antara Pendidikan Agama Islam dan inklusivitas, yang menyoroti pentingnya pendekatan yangArtikel ini membahas tiga sub-pembahasan utama: (1) hubungan antara Pendidikan Agama Islam dan inklusivitas, yang menyoroti pentingnya pendekatan yang
Useful /
UMJ PremiumUMJ Premium Model kolaborasi antara penegakan hukum, adanya kerjasama dengan pelaku industri strat up dan pemanfaatan tekhnologi akan memberikan dampak bagi peningkatanModel kolaborasi antara penegakan hukum, adanya kerjasama dengan pelaku industri strat up dan pemanfaatan tekhnologi akan memberikan dampak bagi peningkatan
UINMADURAUINMADURA Guru bertanggung jawab untuk memperbaiki kemerosotan akhlak yang terjadi di kelas, baik guru agama maupun guru yang lainnya. Oleh sebab itu pendidikanGuru bertanggung jawab untuk memperbaiki kemerosotan akhlak yang terjadi di kelas, baik guru agama maupun guru yang lainnya. Oleh sebab itu pendidikan
RCRSRCRS Kebijakan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) untuk bidang pendidikan tinggi ditetapkan dalam beberapa peraturan pemerintah yang mengacu padaKebijakan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) untuk bidang pendidikan tinggi ditetapkan dalam beberapa peraturan pemerintah yang mengacu pada
MYJOURNALMYJOURNAL Pengambilan sampel berdasarkan tujuan (purposive sampling) dilakukan melalui kuesioner dengan 142 responden. Analisis data dilakukan menggunakan perangkatPengambilan sampel berdasarkan tujuan (purposive sampling) dilakukan melalui kuesioner dengan 142 responden. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat