UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA

Jurnal HonaiJurnal Honai

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan publik di Distrik Pisugi, Kabupaten Jayawijaya, dengan menyoroti peran kearifan lokal dalam mendukung keberhasilan tata kelola pelayanan. Distrik Pisugi yang dihuni oleh masyarakat adat suku Dani memiliki struktur sosial, bahasa, dan nilai-nilai budaya yang kuat, sehingga pendekatan layanan publik yang tidak mempertimbangkan aspek lokal sering kali mengalami hambatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, dan administrasi kependudukan menjadi lebih efektif ketika disampaikan melalui mekanisme adat seperti musyawarah (Wene Obaa), gotong royong (Silimo), serta keterlibatan tokoh adat. Sebaliknya, pendekatan yang bersifat birokratis dan sentralistik yang tidak mempertimbangkan struktur komunikasi lokal menimbulkan resistensi dan rendahnya partisipasi masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan publik, serta perlunya pelatihan budaya bagi aparatur pemerintahan agar pelayanan publik di wilayah adat dapat berlangsung secara kontekstual, inklusif, dan berkelanjutan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas layanan publik di Distrik Pisugi sangat dipengaruhi oleh sejauh mana kearifan lokal masyarakat adat diintegrasikan ke dalam sistem pelayanan.Struktur sosial adat, bahasa lokal, dan nilai-nilai tradisional seperti musyawarah adat (Wene Obaa) serta gotong royong (Silimo) terbukti memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi dan penerimaan masyarakat terhadap program-program pemerintah.Pelayanan publik yang disampaikan melalui pendekatan birokratis tanpa mempertimbangkan saluran komunikasi adat justru menimbulkan resistensi, sedangkan ketika tokoh adat dilibatkan secara aktif dan komunikasi dilakukan dalam bahasa lokal melalui forum musyawarah adat, pelayanan menjadi lebih efektif.Integrasi kearifan lokal bukan hanya penting, tetapi sangat krusial untuk memastikan efektivitas program pemerintah di wilayah adat.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara Distrik Pisugi dengan distrik lain di Kabupaten Jayawijaya yang memiliki karakteristik kearifan lokal yang berbeda untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam integrasi kearifan lokal ke dalam layanan publik. Kedua, penelitian kualitatif mendalam mengenai persepsi dan pengalaman aparatur pemerintah dalam menerapkan pendekatan berbasis budaya lokal dapat memberikan wawasan tentang tantangan dan peluang yang dihadapi. Ketiga, penelitian kuantitatif yang mengukur dampak integrasi kearifan lokal terhadap indikator kinerja layanan publik, seperti tingkat kepuasan masyarakat dan efisiensi anggaran, dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan pemahaman tentang bagaimana kearifan lokal dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik di wilayah adat dapat semakin diperluas, sehingga pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  1. Assessing the sustainability status of mangrove forest ecosystem management by coastal community in Jaring... smujo.id/biodiv/article/view/7409Assessing the sustainability status of mangrove forest ecosystem management by coastal community in Jaring smujo biodiv article view 7409
  2. Strengthening Indigenous Governance Structures based on Local Wisdom in Protecting the Territorial Rights... doi.org/10.58344/jws.v3i7.684Strengthening Indigenous Governance Structures based on Local Wisdom in Protecting the Territorial Rights doi 10 58344 jws v3i7 684
  3. Local wisdom based Balinese digital storytelling through blended learning method | Linguistics and Culture... doi.org/10.21744/lingcure.v4n1.26Local wisdom based Balinese digital storytelling through blended learning method Linguistics and Culture doi 10 21744 lingcure v4n1 26
  4. Pengembangan Wisata Budaya di Taman Nasional Wasur Berbasis Kearifan Lokal | CENDERAWASIH: Jurnal Antropologi... doi.org/10.31957/jap.v3i1.2305Pengembangan Wisata Budaya di Taman Nasional Wasur Berbasis Kearifan Lokal CENDERAWASIH Jurnal Antropologi doi 10 31957 jap v3i1 2305
  1. #kebijakan publik#kebijakan publik
  2. #faktor budaya lokal#faktor budaya lokal
Read online
File size546.24 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2ii
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test