UNDANAUNDANA
J-ICON: Jurnal Komputer dan InformatikaJ-ICON: Jurnal Komputer dan InformatikaMetode Case Based Reasoning (CBR) adalah salah satu metode untuk membangun sebuah sistem yang bekerja dengan cara mendiagnosa kasus baru berdasarkan kasus lama yang pernah terjadi dan memberikan solusi pada kasus baru berdasarkan pada kasus lama yang memiliki nilai kemiripan tertinggi. Pada penelitian ini, penulis menerapkan CBR untuk mendiagnosis penyakit penyakit anak usia 1-12 tahun. Sumber pengetahuan sistem diperoleh dengan mengumpulkan berkas rekam medis pasien pada tahun 2014 dan 2015. Perhitungan nilai kemiripan menggunakan metode Block City fungsi Gower dengan nilai batas kewajaran adalah 70%. Sistem ini dapat mendiagnosis 10 penyakit berdasarkan 48 gejala yang ada. Keluaran sistem berupa penyakit yang dialami oleh pasien berdasarkan gejala yang diinputkan oleh tenaga medis non dokter, solusi penanganan dan presentasi kemiripan dengan kasus terdahulu untuk menunjukan tingkat kebenaran hasil diagnosis. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan 83 kasus baru didapatkan keakuratan sistem sebesar 75,90%.
Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem Case Based Reasoning (CBR) mampu mengambil kembali kasus serupa dan memberikan diagnosa serta penanganan yang tepat, dengan hasil perhitungan internal yang konsisten secara manual.Sistem menunjukkan akurasi 75,90% dalam mendiagnosa 83 kasus baru menggunakan threshold 70%, serta rata-rata nilai kemiripan sebesar 83,21% dalam pengujian pakar.Peningkatan nilai threshold mengakibatkan penurunan akurasi sistem, mengindikasikan pentingnya pemilihan threshold yang optimal.
Untuk memperkaya kontribusi penelitian di masa depan, ada beberapa arah studi yang menjanjikan. Pertama, perlu diinvestigasi secara mendalam bagaimana performa dan generalisasi sistem Case Based Reasoning (CBR) ini akan terpengaruh jika basis kasus diperluas secara signifikan. Ini bukan sekadar penambahan jumlah data, melainkan eksplorasi mengenai dampak penggabungan rekam medis dari berbagai fasilitas kesehatan di berbagai wilayah geografis, terutama di area yang telah diidentifikasi kekurangan dokter spesialis anak. Penelitian dapat berfokus pada analisis apakah keberagaman data dari lokasi berbeda mampu meningkatkan cakupan penyakit yang dapat didiagnosis serta mengurangi bias geografis dalam diagnosa. Kedua, mengingat sensitivitas akurasi terhadap nilai threshold, akan sangat menarik untuk menguji dan membandingkan kinerja metode Block City ini dengan algoritma penghitungan kemiripan lainnya, atau bahkan mengintegrasikannya dengan pendekatan hibrida. Misalnya, penggabungan CBR dengan teknik pembelajaran mesin (machine learning) dapat membuka peluang untuk meningkatkan akurasi lebih lanjut, mengidentifikasi pola gejala yang lebih kompleks, serta membuat sistem lebih adaptif terhadap variasi kasus. Pertanyaan penelitian bisa diarahkan pada seberapa efektif integrasi ini dalam mencapai akurasi yang lebih tinggi dan stabilitas performa. Terakhir, aspek implementasi dan penerimaan pengguna juga krusial. Studi lanjutan dapat meneliti bagaimana desain antarmuka pengguna yang intuitif dan proses adaptasi sistem ke dalam alur kerja tenaga medis non-dokter dapat memengaruhi efektivitas diagnosa dan kepercayaan pengguna. Penelitian ini akan mengkaji faktor-faktor yang mendorong adopsi, meminimalkan potensi kesalahan oleh pengguna non-ahli, dan pada akhirnya, memastikan bahwa sistem ini benar-benar dapat menjadi alat pendukung keputusan yang andal di lapangan.
| File size | 526.25 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
PIKSIPIKSI Disimpulkan bahwa digitalisasi analisis kelengkapan informed consent berbasis Agile menghasilkan solusi yang fleksibel dan adaptif untuk peningkatan mutuDisimpulkan bahwa digitalisasi analisis kelengkapan informed consent berbasis Agile menghasilkan solusi yang fleksibel dan adaptif untuk peningkatan mutu
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Mayoritas kasus luka bakar memiliki luas lebih dari 10% tubuh, dengan 43,3% kasus memiliki luas luka lebih dari 20%. Penelitian ini juga menunjukkan adanyaMayoritas kasus luka bakar memiliki luas lebih dari 10% tubuh, dengan 43,3% kasus memiliki luas luka lebih dari 20%. Penelitian ini juga menunjukkan adanya
UNDANAUNDANA Pengembangan sistem informasi kesehatan berbasis web Vidyamedic berhasil mengimplementasikan kerangka kerja Scrum untuk menghasilkan solusi tangguh danPengembangan sistem informasi kesehatan berbasis web Vidyamedic berhasil mengimplementasikan kerangka kerja Scrum untuk menghasilkan solusi tangguh dan
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Kondisi ini berdampak pada rendahnya tingkat keselamatan pasien dan masih banyaknya praktik penggunaan obat yang tidak rasional. Penelitian ini bertujuanKondisi ini berdampak pada rendahnya tingkat keselamatan pasien dan masih banyaknya praktik penggunaan obat yang tidak rasional. Penelitian ini bertujuan
UMNYARSIUMNYARSI Sampel dalam penelitian ini sebanyak 104 rekam medis pasien. Hasil pada penelitian ini didapatkan karakteristik pasien berdasarkan rekam medik mayoritasSampel dalam penelitian ini sebanyak 104 rekam medis pasien. Hasil pada penelitian ini didapatkan karakteristik pasien berdasarkan rekam medik mayoritas
MANDALANURSAMANDALANURSA Berdasarkan hasil, disimpulkan instrumen praktikum efektif dalam menilai aspek afektif dan psikomotor mahasiswa. Berdasarkan evaluasi, instrumen aktivitasBerdasarkan hasil, disimpulkan instrumen praktikum efektif dalam menilai aspek afektif dan psikomotor mahasiswa. Berdasarkan evaluasi, instrumen aktivitas
UNISTIUNISTI Objek penelitian dilaksanakan pada instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kayuagung dengan sampel sebanyak 97 responden yang merupakan pasien yang pernah dirawatObjek penelitian dilaksanakan pada instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kayuagung dengan sampel sebanyak 97 responden yang merupakan pasien yang pernah dirawat
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Hambatan akses data pasien yang lambat dapat memperlambat respons penanganan dan menurunkan tingkat kepuasan pasien. Namun, tantangan teknis dan kesiapanHambatan akses data pasien yang lambat dapat memperlambat respons penanganan dan menurunkan tingkat kepuasan pasien. Namun, tantangan teknis dan kesiapan
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Terdapat lebih dari 50.000 kematian dan 500.000 insiden gangguan neurologis permanen. Sekitar 85% kematian terjadi dalam 2 minggu pertama setelah cedera.Terdapat lebih dari 50.000 kematian dan 500.000 insiden gangguan neurologis permanen. Sekitar 85% kematian terjadi dalam 2 minggu pertama setelah cedera.
UNIDHAUNIDHA Sistem yang dikembangkan terdiri atas beberapa modul utama seperti entri data aset, pengelolaan ruangan, pelacakan perpindahan aset, serta pembuatan laporanSistem yang dikembangkan terdiri atas beberapa modul utama seperti entri data aset, pengelolaan ruangan, pelacakan perpindahan aset, serta pembuatan laporan
UM SURABAYAUM SURABAYA Pembahasan dari artikel yang ada menunjukkan bahwa sel basofil tidak mampu melakukan endositosis partikel padat, tidak mampu memproses dan menyajikan antigenPembahasan dari artikel yang ada menunjukkan bahwa sel basofil tidak mampu melakukan endositosis partikel padat, tidak mampu memproses dan menyajikan antigen
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kestabilan fisik dan kimiawi serta aktivitas antibakteri dari sediaan face mist fraksi etil asetat daun sukunPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kestabilan fisik dan kimiawi serta aktivitas antibakteri dari sediaan face mist fraksi etil asetat daun sukun