ALQOLAMALQOLAM

Jurnal Aksi AfirmasiJurnal Aksi Afirmasi

Era pandemi yang terjadi di Indonesia membuat banyak orang mengalami penurunan pendapatan. Hal ini juga terjadi pada masyarakat Desa Sumber Tangkil. Masyarakat Sumbertangkil yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan produsen kopi kesulitan mempertahankan usaha dan pendapatannya. Pemanfaatan marketplace dalam memasarkan produk untuk meningkatkan omzet dan pendapatan para pelaku bisnis. Hal ini dapat membuat para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lebih terbuka terhadap inovasi-inovasi baru untuk memajukan kegiatan usahanya menggunakan marketplace.. Kegiatan sosialisasi dilakukan kepada pelaku UMKM yang berada di Desa Sumbertangkil sebanyak 30 orang sejak bulan September sampai dengan November 2021. Berdasarkan hasil kegiatan sosialisasi disimpulkan bahwa pemanfaatan marketplace dalam pemasaran kopi olahan di Desa Sumber Tangkil, Kecamatan Tirtoyudo masih minim. Melalui kegiatan sosialisasi ini, para pelaku UMKM dapat mengetahui bagaimana memanfaatkan marketplace dalam memasarkan produk yang mereka jual, mengetahui tips dan trik berjualan di dua marketplaceini, termasuk tata cara pengambilan foto produk dan pembuatan deskripsi produk.

Kesimpulan utama adalah bahwa pemanfaatan marketplace untuk pemasaran kopi olahan di Desa Sumbertangkil, Tirtoyudo masih rendah, namun kegiatan sosialisasi berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pelaku UMKM.Peserta sosialisasi kini mampu memahami cara efektif menggunakan platform seperti Shopee dan Tokopedia dari sudut pandang penjual.Mereka juga dibekali tips dan trik praktis, termasuk teknik pengambilan foto dan pembuatan deskripsi produk, untuk memasarkan produknya secara daring.

Melihat masih minimnya penggunaan marketplace oleh UMKM di Desa Sumbertangkil meskipun sudah ada sosialisasi, penting untuk melakukan penelitian lebih lanjut yang mendalam. Sebuah studi bisa difokuskan pada bagaimana tingkat adopsi platform penjualan online dan keberlanjutan penggunaan marketplace oleh para pelaku UMKM di desa tersebut setelah program sosialisasi ini berjalan. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci apa saja yang mendorong atau menghambat mereka untuk secara aktif berjualan di marketplace dalam jangka panjang, termasuk peran pemahaman digital yang lebih mendalam dan motivasi internal. Selain itu, mengingat tantangan logistik yang dihadapi UMKM di daerah pedesaan dengan lokasi agen pengiriman yang jauh, studi lain dapat menganalisis secara komprehensif dampak infrastruktur pendukung, seperti aksesibilitas jasa kirim dan kualitas jaringan internet, terhadap efektivitas pemasaran online produk olahan kopi. Bagaimana solusi lokal atau kebijakan pemerintah daerah dapat diterapkan untuk mengatasi hambatan ini perlu ditelusuri. Terakhir, karena potensi peningkatan nilai tambah produk, penelitian di masa depan juga dapat mengeksplorasi strategi inovasi produk olahan kopi atau diversifikasi usaha UMKM lain yang relevan, serta bagaimana pengembangan produk ini dapat diintegrasikan secara efektif dengan strategi pemasaran melalui marketplace untuk mencapai jangkauan pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing secara signifikan.

Read online
File size290.09 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test