ALMARHALAHALMARHALAH

Almarhalah: Jurnal Pendidikan IslamAlmarhalah: Jurnal Pendidikan Islam

Krisis lingkungan global yang ditandai dengan perubahan iklim, deforestasi, pencemaran, dan meningkatnya bencana alam menuntut lahirnya kesadaran ekologis yang lebih kuat, terutama di kalangan generasi muda. Generasi Z sebagai generasi digital natives memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi Generasi Z terhadap ekoteologi dan kepedulian lingkungan dalam konteks keagamaan. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan analisis isi terhadap delapan artikel ilmiah yang membahas ekoteologi, teologi bencana, gerakan pemuda, pendidikan Islam, dan perspektif spiritualitas global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki kecenderungan lebih kritis dalam memandang isu lingkungan dibandingkan generasi sebelumnya, serta mampu mengaitkan nilai iman dengan praktik ekologis melalui gerakan sosial, pendidikan, dan media digital. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa Generasi Z berperan penting dalam membangun narasi ekoteologi yang religius sekaligus adaptif terhadap tantangan modern, sehingga berpotensi melahirkan generasi Muslim yang religius, ekologis, dan siap menghadapi krisis lingkungan global.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Generasi Z menunjukkan kecenderungan kritis terhadap isu lingkungan dan mampu mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan praktik ekologis melalui ruang digital.Narasi ekoteologi yang dikembangkan oleh generasi ini bersifat dinamis, memadukan kearifan lokal, ajaran agama, dan strategi komunikasi modern.Temuan ini menegaskan bahwa Generasi Z memiliki peran penting dalam membangun narasi ekoteologi yang religius dan adaptif terhadap tantangan modern.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas pendidikan ekoteologi dalam membentuk perilaku pro-lingkungan pada generasi Z, dengan menggunakan metode penelitian campuran untuk mendapatkan data yang komprehensif. Kedua, penting untuk mengkaji perbandingan persepsi ekoteologi antar komunitas agama yang berbeda, guna memahami bagaimana nilai-nilai keagamaan yang beragam dapat berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada peran media digital dan platform sosial dalam membentuk narasi ekoteologi di kalangan generasi Z, serta bagaimana narasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendorong aksi nyata dalam mengatasi krisis lingkungan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana generasi muda dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan keberlanjutan lingkungan, serta memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan strategi pendidikan dan gerakan ekologis yang lebih efektif.

  1. GENEALOGI INTELEKTUAL SYEKH MUHAJIRIN AMSAR ADDARY DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI BEKASI | Almarhalah:... doi.org/10.38153/almarhalah.v8i1.84GENEALOGI INTELEKTUAL SYEKH MUHAJIRIN AMSAR ADDARY DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI BEKASI Almarhalah doi 10 38153 almarhalah v8i1 84
  2. THE ECOTHEOLOGICAL MOVEMENT AMONG THE MUSLIM YOUNGERS GENERATION IN INDONESIA: CASE STUDIES ECO DEEN... doi.org/10.37231/apj.2022.5.2.473THE ECOTHEOLOGICAL MOVEMENT AMONG THE MUSLIM YOUNGERS GENERATION IN INDONESIA CASE STUDIES ECO DEEN doi 10 37231 apj 2022 5 2 473
  3. Religion and Sustainable Development: Analysing the Connections - Narayanan - 2013 - Sustainable Development... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/sd.1557Religion and Sustainable Development Analysing the Connections Narayanan 2013 Sustainable Development onlinelibrary wiley doi 10 1002 sd 1557
Read online
File size272.72 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test