STTSIMPSONSTTSIMPSON
Evangelikal: Jurnal Teologi InjiliEvangelikal: Jurnal Teologi InjiliJonathan Edwards was a colonial pastoral leader and theologian in the United States. Edwards is considered one of the greatest American theologians, excelling as a preacher; however, his importance as a theological educator has received little attention. This conceptual article examines the significance of his educational legacy for Christian educators in the twenty-first century. Edwards espoused holistic theological education with an emphasis on the heart and affections. At the same time, however, he supported slavery, contradicting his theological anthropology. As Christian educators, we would benefit from receiving his invitations, imitating his faith, and learn from his mistakes.
Edwards has become a model for deep theological reflection with implications for daily life practice.With more recent scholarship, we also learn of his practice of owning slaves, which casts deep shadows upon the lights of his stellar career and legacy.Christian educators can honor the invitation to embrace the education of the heart.Jonathan Edwards was a theologian of the heart.He affirmed that our affections lead our practice as we aspire to bring Gods glory in everything we do.The pursuit of sanctification is intimately related to holy affections and practice.As Christian educators, we would benefit from receiving his invitations, imitating his faith, and learn from his mistakes.
Berdasarkan kajian terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa ide penelitian baru dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana prinsip-prinsip pendidikan holistik Edwards dapat diadaptasi dalam konteks pendidikan keagamaan kontemporer, dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pendidik Kristen di era digital. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak praktik perbudakan Edwards terhadap pandangan teologisnya, serta implikasinya bagi pemahaman kita tentang keadilan sosial dan tanggung jawab etis dalam konteks kekristenan. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan pendidikan Edwards dengan pendekatan pendidikan lainnya, seperti pendidikan progresif atau pendidikan Montessori, untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan masing-masing pendekatan, serta bagaimana mereka dapat saling melengkapi dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif dan bermakna. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang warisan pendidikan Edwards, serta bagaimana kita dapat menerapkan prinsip-prinsipnya untuk membentuk pendidik Kristen yang berdedikasi, berpengetahuan luas, dan berkomitmen untuk keadilan sosial.
- Evangelikal: Jurnal Teologi Injili. jonathan edwards holistic theological education legacy lights shadows... journal.sttsimpson.ac.id/index.php/EJTI/article/view/1068Evangelikal Jurnal Teologi Injili jonathan edwards holistic theological education legacy lights shadows journal sttsimpson ac index php EJTI article view 1068
- “God’s Most Stubborn Enemy:” Jonathan Edwards on Spiritual Pride and the Hope of a... doi.org/10.1177/19397909241247146AuGodAos Most Stubborn Enemy Ay Jonathan Edwards on Spiritual Pride and the Hope of a doi 10 1177 19397909241247146
- Jesus Reclaimed: Jewish Perspectives on the Nazarene | BERGHAHN BOOKS. jesus reclaimed jewish perspectives... berghahnbooks.com/title/HomolkaJesusJesus Reclaimed Jewish Perspectives on the Nazarene BERGHAHN BOOKS jesus reclaimed jewish perspectives berghahnbooks title HomolkaJesus
| File size | 283.67 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIMTASTAIMTA Data dianalisis menggunakan analisis konten dan pendekatan hermeneutik untuk mengungkapkan fondasi filosofis pemikiran pendidikan Al-Ghazali dan aplikabilitasnyaData dianalisis menggunakan analisis konten dan pendekatan hermeneutik untuk mengungkapkan fondasi filosofis pemikiran pendidikan Al-Ghazali dan aplikabilitasnya
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Penelitian ini mengkaji spiritualisasi pendidikan holistik pada abad ke-21 dari perspektif Islam dan Barat, menyoroti perbedaan serta kesamaan paradigmaPenelitian ini mengkaji spiritualisasi pendidikan holistik pada abad ke-21 dari perspektif Islam dan Barat, menyoroti perbedaan serta kesamaan paradigma
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Tujuan utamanya adalah untuk mengeksplorasi kesesuaian etika yang dibahas oleh Abu Ghuddah dengan kode etik guru di Indonesia, serta adaptasi dan integrasiTujuan utamanya adalah untuk mengeksplorasi kesesuaian etika yang dibahas oleh Abu Ghuddah dengan kode etik guru di Indonesia, serta adaptasi dan integrasi
AMORFATIAMORFATI Studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan transformatif diperlukan yang menyeimbangkan nilai-nilai agama dengan prinsip-prinsip perlindungan anak dan pemikiranStudi ini menyimpulkan bahwa pendekatan transformatif diperlukan yang menyeimbangkan nilai-nilai agama dengan prinsip-prinsip perlindungan anak dan pemikiran
AMORFATIAMORFATI Temuan menunjukkan bahwa kiai memiliki posisi sentral dan strategis, tidak hanya sebagai pemimpin spiritual tetapi juga sebagai penggerak utama dalam merancang,Temuan menunjukkan bahwa kiai memiliki posisi sentral dan strategis, tidak hanya sebagai pemimpin spiritual tetapi juga sebagai penggerak utama dalam merancang,
PSEBPSEB Kegiatan ini meningkatkan motivasi belajar, kompetensi siswa dalam membaca Al-Quran, berhitung, dan disiplin waktu. Pelatihan manajemen keuangan dan literasiKegiatan ini meningkatkan motivasi belajar, kompetensi siswa dalam membaca Al-Quran, berhitung, dan disiplin waktu. Pelatihan manajemen keuangan dan literasi
AN NADWAHAN NADWAH Namun, dengan pendekatan yang tepat, peluang seperti akses informasi yang luas, keragaman budaya, dan inovasi pendidikan dapat dimanfaatkan untuk membentukNamun, dengan pendekatan yang tepat, peluang seperti akses informasi yang luas, keragaman budaya, dan inovasi pendidikan dapat dimanfaatkan untuk membentuk
UNISMUHUNISMUH Faktor penghambat didalam mengimplementasikan pendidikan karakter diantaranya masih terdapat guru mengajar yang tidak sesuai dengan kompetensi guru professionalFaktor penghambat didalam mengimplementasikan pendidikan karakter diantaranya masih terdapat guru mengajar yang tidak sesuai dengan kompetensi guru professional
Useful /
STAIMTASTAIMTA Pendekatan ini juga mencerminkan penerapan teori pendidikan seperti konstruktivisme, pembelajaran pengalaman, dan behaviorisme secara kontekstual. SecaraPendekatan ini juga mencerminkan penerapan teori pendidikan seperti konstruktivisme, pembelajaran pengalaman, dan behaviorisme secara kontekstual. Secara
STAIMTASTAIMTA Keragaman kemampuan dan gaya belajar siswa memerlukan diferensiasi tugas yang kompleks. Keterbatasan akses sumber belajar di rumah, bersama dengan motivasiKeragaman kemampuan dan gaya belajar siswa memerlukan diferensiasi tugas yang kompleks. Keterbatasan akses sumber belajar di rumah, bersama dengan motivasi
UNISMUHUNISMUH Hasil analisis data memperlihatkan bahwa: (1) pada siklus I, diperoleh skor rata-rata hasil belajar peserta didik mencapai 76,00 dari skor ideal 100. PersentasiHasil analisis data memperlihatkan bahwa: (1) pada siklus I, diperoleh skor rata-rata hasil belajar peserta didik mencapai 76,00 dari skor ideal 100. Persentasi
UNISMUHUNISMUH Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa sikap ilmiah peserta didik kelas XI IPA 3 SMA Negeri 14 Makassar yang diajar menggunakan pendekatanDari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa sikap ilmiah peserta didik kelas XI IPA 3 SMA Negeri 14 Makassar yang diajar menggunakan pendekatan