STIKESRSANWARMEDIKASTIKESRSANWARMEDIKA
Journal of Community Service (JCS)Journal of Community Service (JCS)Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada tanggal 4 Desember 2021 telah menyebabkan korban jiwa dan ratusan rumah rusak akibat semburan abu vulkanik. Peristiwa ini tentunya sangat meninggalkan trauma bagi warga yang terdampak terutama anak-anak. Anak-anak adalah generasi penerus Bangsa, kondisi trauma pada psikologisnya akan berdampak pada pertumbuhan dan berkembangannya baik secara psikis dan jasmaniah. Oleh karena itu pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, kami mengadakan kegiatan traumatic healing paska bencana pada anak-anak yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Kegiatan ini dilakukan pada posko pengungisan di SMP N 2 Pronojiwo dan posko pengungsian yang ada di desa Supiturang dalam kurun waktu satu minggu. Metode traumatic healing yang digunakan adalah metode play therapy. Hasil dari metode play therapy bagi anak-anak paska bencana erupsi Gunung Semeru memberikan hasil yang efektif dalam mengatasi trauma pada anak-anak.
Kesimpulan dari kegiatan traumatic healing terhadap anak-anak terdampak erupsi Gunung Semeru adalah.Kegiatan traumatic healing mulai tahap awal hingga akhir berlangsung dengan lancar.Anak-anak penyintas sangat antusias mengikuti seluruh kegiatan traumatic healing.Kita harus benar-benar mengidentifikasi dengan cermat anak-anak yang benar-benar terdampak erupsi Gunung Semeru dengan anak-anak warga sekitar yang hanya sekedar bermain di posko pengungsian agar target tepat sasaran.Berdasarkan dari hasil asesmen melalui gambar yang dibuat oleh anak-anak terdampak erupsi Gunung Semeru menunjukkan ada beberapa anak yang membutuhkan pendampingan kusus untuk pemulihan paska bencana.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas metode alternatif selain play therapy untuk pemulihan trauma anak usia dini pasca bencana alam, seperti terapi musik atau seni visual. Peneliti juga sebaiknya mengembangkan alat pengukuran kuantitatif untuk menilai tingkat pemulihan trauma berdasarkan hasil asesmen psikologis anak terdampak. Studi lanjutan juga perlu mempertimbangkan peran komunitas lokal dalam merancang program healing yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk korban bencana di daerah rawan.
| File size | 262.68 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
STTABSTTAB Oleh karena itu, gereja harus hadir secara kontekstual dan aktif untuk meneguhkan iman umat di masa krisis yang terjadi. Penelitian ini menunjukkan bahwaOleh karena itu, gereja harus hadir secara kontekstual dan aktif untuk meneguhkan iman umat di masa krisis yang terjadi. Penelitian ini menunjukkan bahwa
STIKESRSANWARMEDIKASTIKESRSANWARMEDIKA Metode penyampaian pengabdian masyarakat dilakukan dengan cara sosialisasi dan pembagian brosur tentang Resistensi Antibiotik kepada masyarakat Desa Sedenganmijen.Metode penyampaian pengabdian masyarakat dilakukan dengan cara sosialisasi dan pembagian brosur tentang Resistensi Antibiotik kepada masyarakat Desa Sedenganmijen.
KPUKPU Pelaksanaan kampanye tradisional sebelum munculnya Artificial Intelligence (AI) sering menimbulkan dampak ekologi yang signifikan. Limbah Alat Peraga KampanyePelaksanaan kampanye tradisional sebelum munculnya Artificial Intelligence (AI) sering menimbulkan dampak ekologi yang signifikan. Limbah Alat Peraga Kampanye
UNIHAZUNIHAZ Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat risiko bencana alam yang tinggi, sehingga literasi mitigasi bencana perlu ditanamkan sejak dini melaluiIndonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat risiko bencana alam yang tinggi, sehingga literasi mitigasi bencana perlu ditanamkan sejak dini melalui
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Penelitian merekomendasikan agar media siaran terus menggunakan bingkai yang seimbang dan tidak provokatif dalam melaporkan isu pemilihan, serta pemerintahPenelitian merekomendasikan agar media siaran terus menggunakan bingkai yang seimbang dan tidak provokatif dalam melaporkan isu pemilihan, serta pemerintah
UNIDAYANUNIDAYAN Pada aplikasi mitigasi bencana alam berbasis Augmented Reality ini menggunakan animasi untuk mensimulasikan bagaimana bencana akan mempengaruhi lingkunganPada aplikasi mitigasi bencana alam berbasis Augmented Reality ini menggunakan animasi untuk mensimulasikan bagaimana bencana akan mempengaruhi lingkungan
UNIDAYANUNIDAYAN Aplikasi ini menyediakan antarmuka yang dibedakan berdasarkan empat jenis pengguna, yaitu admin, asisten laboratorium, dosen, dan mahasiswa. Admin bertanggungAplikasi ini menyediakan antarmuka yang dibedakan berdasarkan empat jenis pengguna, yaitu admin, asisten laboratorium, dosen, dan mahasiswa. Admin bertanggung
UMIUMI Terdapat 180 data catatan medis pasien dengan 17 item yang digunakan untuk analisis. Hasilnya menunjukkan tiga pola hubungan paling signifikan: kombinasiTerdapat 180 data catatan medis pasien dengan 17 item yang digunakan untuk analisis. Hasilnya menunjukkan tiga pola hubungan paling signifikan: kombinasi
Useful /
YLIIYLII Survei terhadap 20 UMKM mengindikasikan 60% responden setuju bahwa aplikasi Si APIK mempermudah pencatatan keuangan secara sistematis, namun kendala sepertiSurvei terhadap 20 UMKM mengindikasikan 60% responden setuju bahwa aplikasi Si APIK mempermudah pencatatan keuangan secara sistematis, namun kendala seperti
YLIIYLII Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana literasi akuntansi dan penerapan teknologi informasi berkontribusi terhadap kualitas laporan keuanganTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana literasi akuntansi dan penerapan teknologi informasi berkontribusi terhadap kualitas laporan keuangan
STTABSTTAB Penelitian ini bertujuan membangun teologi misi dalam menghadapi dinamika evangelisasi digital di kalangan generasi muda tersebut. Melalui pendekatan kualitatifPenelitian ini bertujuan membangun teologi misi dalam menghadapi dinamika evangelisasi digital di kalangan generasi muda tersebut. Melalui pendekatan kualitatif
UNIHAZUNIHAZ Pengelolaan sampah di Komplek Perumahan Cempaka Permai masih belum efektif dan sistematis, dengan mayoritas warga membuang sampah secara bercampur tanpaPengelolaan sampah di Komplek Perumahan Cempaka Permai masih belum efektif dan sistematis, dengan mayoritas warga membuang sampah secara bercampur tanpa