SARI MUTIARASARI MUTIARA

Jurnal Abdimas MutiaraJurnal Abdimas Mutiara

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Glukosa yang berlebihan dalam darah dapat menyebabkan kondisi hiperglikemia, yang jika tidak dikendalikan dapat berkembang menjadi diabetes mellitus. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik terhadap kadar glukosa pasien lanjut usia penderita diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Patumbak tahun 2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan menganalisis darah pasien yang terdiagnosis diabetes mellitus. Pengabdian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang teknologi laboratorium medis serta membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi pasien diabetes mellitus.

Berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilakukan di Puskesmas Patumbak Tahun 2025 pada pasien lanjut usia penderita Diabetes Mellitus Tipe 2, sebanyak 42 sampel yang digunakan, rata-rata hasil yang didapatkan adalah penurunan kadar glukosa 30 mg/dl sampai dengan 50 mg/dl.Kegiatan ini menunjukkan pentingnya aktivitas fisik dalam mengendalikan kadar glukosa darah pada penderita diabetes.Hasil ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan program kesehatan yang lebih efektif dalam penanganan diabetes mellitus di Puskesmas Patumbak.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai jenis aktivitas fisik yang paling efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti intensitas, durasi, dan frekuensi latihan. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengaruh aktivitas fisik terhadap komplikasi diabetes mellitus, seperti penyakit jantung dan neuropati diabetik, untuk memahami manfaat jangka panjang dari intervensi aktivitas fisik. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi faktor-faktor sosial dan lingkungan yang dapat memengaruhi partisipasi pasien dalam program aktivitas fisik, seperti dukungan keluarga, aksesibilitas fasilitas olahraga, dan peran tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi dan motivasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan berkontribusi pada pengembangan strategi penanganan diabetes mellitus yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Read online
File size270.83 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test