STMIK AMIKBANDUNGSTMIK AMIKBANDUNG

Journal of Information TechnologyJournal of Information Technology

Bangunan atau rumah adalah tempat berlindung dan berkumpulnya keluarga atau sekelompok orang. Salah satu syarat rumah atau bangunan yang aman adalah adanya sistem pengamanan kunci pintu yang baik. Pintu konvensional menggunakan anak kunci sebagai alat penguncinya. Metode ini memiliki banyak resiko keamanan dari sisi reliabilitas dan penggunaannya. Diantara kelemahannya adalah akses membuka atau menutup kunci hanya bisa dilakukan oleh pemegang anak kunci dan secara langsung di tempat. Dengan demikian akan sulit jika melakukan control keamanan terhadap pintu dari jarak jauh, adanya resiko terjaidinya keterlambatan penanganan terhadap tindakan kriminal pencurian. Oleh karena itu diperluannya suatu teknologi yang tepat untuk mengatasi masalah msalah tersebut yaitu sebuah sistem keamanan terhadap ruangan dimana sistem ini dapat dibuat berbasis Bot Telegram yang menggunakan mikrokontroler. Dengan dibuatnya sistem seperti itu maka tools yang dibutuhkan adalah mikrokontroler model ESP8266, dan edotitor notepad dan Bascom AVR, menggunakan bahasa pemrograman assembler.

Dari hasil pengujian alat Berdasarkan Rancang Bangun Sistem Keamanan Terhadap Kunci Ruangan Berbasis Bot Telegram Menggunakan Mikrokontroler Esp8266 yang telah diuraikan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa.Sudah adanya sistem yang dapat mengontrol keamanan rumah dari jarak jauh.Mengurangi tingkat kerugian terhadap kasus pencurian rumah.

Rancang Bangun Sistem Keamanan Terhadap Kunci Ruangan Berbasis Bot Telegram Menggunakan Mikrokontroler Esp8266 yang telah penulis buat, masih terdapat banyak kekurangan, sehingga perlu pengembangan lebih lanjut agar fungsi Rancang Bangun Sistem Keamanan Terhadap Kunci Ruangan Berbasis Bot Telegram Menggunakan Mikrokontroler Esp8266 dapat dipelajari lebih baik secara teoritis dan praktis. Pengembangan sistem ini dapat difokuskan pada penambahan fitur otentikasi pengguna yang lebih aman, seperti penggunaan biometrik atau two-factor authentication, untuk mencegah akses tidak sah. Selain itu, perlu dilakukan pengujian keamanan yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi kerentanan sistem terhadap serangan siber. Integrasi dengan sensor tambahan, seperti sensor gerak atau kamera, dapat meningkatkan kemampuan sistem dalam mendeteksi dan merespons ancaman keamanan secara lebih efektif. Terakhir, pengembangan antarmuka pengguna yang lebih intuitif dan mudah digunakan akan meningkatkan kepuasan pengguna dan adopsi sistem secara luas.

Read online
File size1.08 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test