UNCMUNCM

Jurnal Genta MuliaJurnal Genta Mulia

Model pembelajaran yang optimal adalah model yang dapat memenuhi tujuan pendidikan abad ke-21 dengan mengintegrasikan prinsip 4C, yaitu berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas. Hasil observasi awal yang dilakukan peneliti terhadap pelaksanaan pembelajaran di di SDN 12 Palu, Kota Palu menunjukkan beberapa temuan. Siswa cenderung pasif dalam kegiatan pembelajaran, kurang merespons pertanyaan dari guru, dan kegiatan diskusi tidak efektif karena siswa enggan mengemukakan ide dan gagasan. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang diharapkan akan meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik III A SDN 12 Palu. Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik. Data tersebut menunjukkan peningkatan persentase pada keempat indikator penilaian, dengan rincian sebagai berikut: indikator produktivitas dalam bekerja meningkat dari 72% pada siklus 1, menjadi 86 % pada siklus 2, indikator saling bertanggung jawab meningkat dari 70% pada siklus 1 menjadi 84 % pada siklus 2, indikator kompromi meningkat dari 69% pada siklus 1 menjadi 83% pada siklus 2.

Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik kelas 3A SDN 12 Palu.Model PBL mengharuskan peserta didik untuk berkolaborasi dalam menyelesaikan masalah, yang pada gilirannya melatih mereka dalam mengembangkan indikator keterampilan kolaborasi.Penelitian lain menunjukkan bahwa model PBL efektif dalam meningkatkan berbagai keterampilan penting, termasuk berpikir kritis, berpikir kreatif, dan komunikasi.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana program pelatihan profesional bagi guru dapat meningkatkan kompetensi mereka dalam mengimplementasikan PBL secara konsisten, sehingga mengurangi kendala keahlian yang diidentifikasi pada studi ini. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki dampak jangka panjang penerapan PBL terhadap prestasi akademik dan perkembangan sosial-emosional siswa, dengan membandingkan hasil selama satu hingga tiga tahun setelah intervensi. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital, seperti platform e‑modul interaktif atau aplikasi gamifikasi, dalam model PBL untuk menilai apakah penggunaan teknologi tersebut dapat memperkuat kolaborasi serta meningkatkan motivasi belajar pada siswa SD di berbagai mata pelajaran.

  1. Revitalisasi Paradigma Baru Dunia Pembelajaran yang Membebaskan | Jurnal Pendidikan Islam Indonesia.... ojs.pps-ibrahimy.ac.id/index.php/jpii/article/view/193Revitalisasi Paradigma Baru Dunia Pembelajaran yang Membebaskan Jurnal Pendidikan Islam Indonesia ojs pps ibrahimy ac index php jpii article view 193
  2. 21st Century Skill “Problem Solving”: Defining the Concept | Asian Journal of Interdisciplinary... journals.asianresassoc.org/index.php/ajir/article/view/45621st Century Skill AuProblem SolvingAy Defining the Concept Asian Journal of Interdisciplinary journals asianresassoc index php ajir article view 456
  3. Pola Hubungan Kebijakan Dan Pembangunan Pendidikan Dan Kebudayaan | Maki | Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan... jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-qalam/article/view/1023Pola Hubungan Kebijakan Dan Pembangunan Pendidikan Dan Kebudayaan Maki Al Qalam Jurnal Ilmiah Keagamaan jurnal stiq amuntai ac index php al qalam article view 1023
Read online
File size189.49 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test