UMNYARSIUMNYARSI
Journal of Science and Clinical Pharmacy ResearchJournal of Science and Clinical Pharmacy ResearchHipertensi adalah keadaan dimana terjadinya peningkatan tekanan darah yang melebihi batas normal yaitu tekanan darah sistolik melebihi 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan rasionalitas penggunaan obat antihipertensi dengan luaran klinis di Puskesmas Malalak Periode April - Juni 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan Cross Sectional dengan pendekatan metode kuantitatif dengan restrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi di Puskesmas Malalak periode April - Juni 2024 yaitu sebanyak 104 rekam medis pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 104 rekam medis pasien. Hasil pada penelitian ini didapatkan karakteristik pasien berdasarkan rekam medik mayoritas berjenis kelamin perempuan 64 pasien (61,5%),usia paling banyak rentang yaitu 41-60 tahun sebanyak 73 pasien (70,2%), diagnosa hipertensi stage 1 sebanyak 59 pasien (56,7%) dan golongan obat Calcium channel blocker (CCB) sebanyak 38 pasien (36,5%) dengan terapi obat Amlodipin. Rasionalitas penggunaan obat antihipertensi menunjukkan 100% tepat pasien, tepat indikasi 100%, tepat obat 93,3% dan tepat dosis 99%. Pasien yang menerima terapi antihipertensi yang rasional sebanyak 96 pasien (92,3 %) dan hasil luaran klinis berupa tercapainya target tekanan darah pasien sebanyak 97 pasien (93,3 %). Penelitian ini menggunakan analisa statistik chi-ssquare menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan pada rasionalitas penggunaan obat antihipertensi dengan luaran klinis yaitu dengan nilai p < 0,05.
Rasionalitas penggunaan obat antihipertensi menunjukkan 100 % tepat pasien, 100 % tepat indikasi, 93,3 % tepat obat, 99 % tepat dosis.Pasien yang menerima terapi antihipertensi yang rasional sebanyak 92,3 % dan pasien yang mencapai luaran klinis berupa tercapai target tekanan darah sebanyak 93,3 %.Berdasarkan analisis Uji statistik chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan pada rasionalitas penggunaan obat antihipertensi dengan luaran klinis yaitu berupa tercapainya target tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas malalak.
Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita mengenai manajemen hipertensi, khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Salah satu arah yang menarik adalah melakukan studi longitudinal prospektif untuk mengamati secara lebih mendalam bagaimana rasionalitas penggunaan obat antihipertensi memengaruhi luaran klinis pasien dalam jangka waktu yang lebih panjang. Pendekatan ini akan memungkinkan identifikasi pola sebab-akibat yang tidak dapat ditangkap oleh studi cross-sectional, serta dapat melacak perubahan pola hidup pasien sebagai salah satu luaran klinis yang penting. Selain itu, investigasi lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap ketidaktepatan obat dan dosis yang masih ditemukan, seperti apakah ini disebabkan oleh kepatuhan pasien, prosedur peresepan, atau keterbatasan sumber daya. Penelitian kualitatif atau campuran dapat mengeksplorasi persepsi dan praktik tenaga medis serta pasien terkait penggunaan obat. Kemudian, penting juga untuk merancang dan mengevaluasi efektivitas intervensi edukasi komprehensif, baik bagi penyedia layanan kesehatan maupun pasien, guna meningkatkan pemahaman dan implementasi panduan terapi yang rasional. Misalnya, studi dapat mengkaji dampak program edukasi tentang pedoman JNC VIII dan PPK terhadap peningkatan ketepatan resep dan kepatuhan pasien, yang pada akhirnya diharapkan dapat memperbaiki luaran klinis secara keseluruhan. Dengan demikian, kita bisa merumuskan strategi yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk optimalisasi terapi antihipertensi di Puskesmas.
| File size | 292.08 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKMKSSTIKMKS Hasil menunjukkan nilai ρ < α (0,05) untuk tekanan darah sistolik dan diastolik, yang berarti ada pengaruh edukasi terhadap perubahan tekanan darah.Hasil menunjukkan nilai ρ < α (0,05) untuk tekanan darah sistolik dan diastolik, yang berarti ada pengaruh edukasi terhadap perubahan tekanan darah.
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Deteksi dilakukan melalui parameter seperti frekuensi pernapasan, saturasi oksigen, pemberian oksigen, tekanan darah sistolik, nadi, kesadaran, dan suhuDeteksi dilakukan melalui parameter seperti frekuensi pernapasan, saturasi oksigen, pemberian oksigen, tekanan darah sistolik, nadi, kesadaran, dan suhu
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG 3 (p=0. 335). Kombinasi Minyak Zaitun dan Extract Bawang Putih memiliki limfosit 1. 0 lebih tinggi (p=0. 036) Perlakuan hanya Extract Bawang Putih memberikan3 (p=0. 335). Kombinasi Minyak Zaitun dan Extract Bawang Putih memiliki limfosit 1. 0 lebih tinggi (p=0. 036) Perlakuan hanya Extract Bawang Putih memberikan
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Meskipun banyak studi telah mengeksplorasi waktu dan pola RIS secara global, pemahaman tentang isu ini dalam konteks Indonesia masih terbatas. Dalam keadaanMeskipun banyak studi telah mengeksplorasi waktu dan pola RIS secara global, pemahaman tentang isu ini dalam konteks Indonesia masih terbatas. Dalam keadaan
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Pemberian jus belimbing manis diharapkan terus aktif dijadikan sebagai penanganan nonfarmakologi pendamping obat anti hipertensi bilamana ditemukan hipertensiPemberian jus belimbing manis diharapkan terus aktif dijadikan sebagai penanganan nonfarmakologi pendamping obat anti hipertensi bilamana ditemukan hipertensi
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Hipertensi jika tidak terkendali menimbulkan komplikasi bahkan kematian. Penatalaksanaan hipertensi melalui latihan fisik masih jarang dilakukan oleh lansiaHipertensi jika tidak terkendali menimbulkan komplikasi bahkan kematian. Penatalaksanaan hipertensi melalui latihan fisik masih jarang dilakukan oleh lansia
STIKESNHSTIKESNH Diharapkan institusi pelayanan kesehatan dapat mempertimbangkan terapi rendam kaki dengan air hangat sebagai salah satu alternatif pengobatan untuk menurunkanDiharapkan institusi pelayanan kesehatan dapat mempertimbangkan terapi rendam kaki dengan air hangat sebagai salah satu alternatif pengobatan untuk menurunkan
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Perubahan gaya hidup, seperti kurangnya pergerakan, menjadi salah satu faktor penyebab penyakit ini. Penelitian ini dilakukan untuk melihat efektivitasPerubahan gaya hidup, seperti kurangnya pergerakan, menjadi salah satu faktor penyebab penyakit ini. Penelitian ini dilakukan untuk melihat efektivitas
Useful /
JOURNALMPCIJOURNALMPCI 92582) has a negative correlation with the level of preference. The presence of a doctoring agent (fructose or honey) prevents crystallization in sheet92582) has a negative correlation with the level of preference. The presence of a doctoring agent (fructose or honey) prevents crystallization in sheet
ALMAATAALMAATA Uji aktivitas antioksidan pada teh herbal paling tinggi yaitu F2 sebesar 33,6%. Kualitas teh herbal tidak sesuai dengan SNI dengan kadar air >8%, sedangkanUji aktivitas antioksidan pada teh herbal paling tinggi yaitu F2 sebesar 33,6%. Kualitas teh herbal tidak sesuai dengan SNI dengan kadar air >8%, sedangkan
ALMAATAALMAATA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling gizi dan aplikasi self-monitoring MyFitnessPal terhadap asupan zat besi dan kalsium pada mahasiswaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling gizi dan aplikasi self-monitoring MyFitnessPal terhadap asupan zat besi dan kalsium pada mahasiswa
STIKESNHSTIKESNH 5%. Meningkatnya jumlah penderita diabetes mellitus menyebabkan peningkatan komplikasi diabetes diantaranya adalah luka pada kaki. Perawatan luka yang5%. Meningkatnya jumlah penderita diabetes mellitus menyebabkan peningkatan komplikasi diabetes diantaranya adalah luka pada kaki. Perawatan luka yang