UNTAG SMDUNTAG SMD

MOTIVA JURNAL PSIKOLOGIMOTIVA JURNAL PSIKOLOGI

Muncikari dalam suatu bisnis prostitusi adalah perantara antara klien dan seorang pelacur, baik laki-laki maupun perempuan. Muncikari bertugas menangani konflik dan insentif dalam pekerjaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dinamika psikologis responden mengenai motivasi responden untuk menjadi muncikari dan dampak profesi tersebut pada dirinya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi kasus. Responden utama pada penelitian berjumlah satu orang perempuan disertai satu orang lainnya sebagai significant other. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara semi terstruktur. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keputusan responden untuk menjadi muncikari dipengaruhi oleh lingkungan toxic relationship, kejadian traumatis, kesulitan finansial, dan perpisahan keluarga. Beberapa dampak negatif dialami oleh responden terhadap kondisi psikologisnya, meskipun responden merasa aman dengan kondisi finansialnya. Dampak negatif tersebut meliputi kehilangan kepedulian terhadap orang lain, menyakiti diri sendiri, rasa bersalah, dan menyerah pada tekanan. Wawasan psikologis yang diperoleh memiliki implikasi signifikan bagi praktisi kesehatan mental yang bekerja dengan individu terlibat prostitusi, sekaligus berkontribusi pada wacana akademik tentang adaptasi psikologis dalam lingkungan sosial yang kompleks.

Berdasarkan temuan, motivasi utama responden menjadi muncikari gigolo dipengaruhi oleh konflik keluarga, kesulitan ekonomi, serta hubungan berpacaran yang tidak sehat dan lingkungan pertemanan negatif, yang mendorongnya masuk ke dunia prostitusi.Bisnis tersebut dipilih karena memberikan keuntungan materi dan kepuasan pribadi, namun menghasilkan dampak psikologis berupa kurangnya rasa takut, kepedulian terhadap orang lain, serta perilaku melukai diri sendiri dan perasaan pasrah.Penelitian ini menegaskan perlunya intervensi psikologis dan dukungan sosial bagi muncikari gigolo yang mengalami trauma dan konsekuensi emosional.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji strategi ketahanan psikologis dan mekanisme coping yang digunakan oleh muncikari gigolo perempuan melalui pendekatan campuran kualitatif-kuantitatif, dengan fokus pada faktor-faktor yang mengurangi perilaku melukai diri sendiri. Selain itu, penting untuk menyelidiki peran jaringan dukungan sosial, seperti keluarga, teman, dan organisasi komunitas, dalam memengaruhi keputusan muncikari gigolo untuk tetap terlibat atau keluar dari industri prostitusi, sehingga dapat mengidentifikasi elemen-elemen kunci yang memfasilitasi perubahan perilaku. Selanjutnya, sebuah studi eksperimental dapat mengevaluasi efektivitas intervensi kesehatan mental yang berbasis trauma, misalnya konseling trauma‑informed, terhadap penurunan gejala trauma, peningkatan kesejahteraan emosional, dan perubahan sikap terhadap pekerjaan mereka, dengan membandingkan hasil antara kelompok yang menerima intervensi dan kelompok kontrol. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika psikologis muncikari gigolo dan menyediakan dasar ilmiah bagi kebijakan serta program bantuan yang lebih tepat sasaran.

  1. Prostitution Stigma and Its Effect on the Working Conditions, Personal Lives, and Health of Sex Workers:... tandfonline.com/doi/full/10.1080/00224499.2017.1393652Prostitution Stigma and Its Effect on the Working Conditions Personal Lives and Health of Sex Workers tandfonline doi full 10 1080 00224499 2017 1393652
  2. A Moral Analysis of Prostitution | Journal of Social Interactions and Humanities. moral analysis prostitution... journal.formosapublisher.org/index.php/jsih/article/view/3390A Moral Analysis of Prostitution Journal of Social Interactions and Humanities moral analysis prostitution journal formosapublisher index php jsih article view 3390
Read online
File size695.77 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test