UNTARUNTAR

International Journal of Application on Economics and BusinessInternational Journal of Application on Economics and Business

Kecurangan laporan keuangan adalah kesalahan penyajian, penghapusan, atau pengungkapan yang disengaja dalam laporan keuangan yang dilakukan oleh individu atau pihak untuk menyesatkan pengguna laporan keuangan dalam membuat keputusan. Kecurangan laporan keuangan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk keuntungan mereka sendiri dapat menyebabkan kerugian jangka panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh teori fraud pentagon untuk mendeteksi kecurangan laporan keuangan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Penelitian ini dianalisis menggunakan metode penelitian regresi berganda yang diolah menggunakan SPSS 25. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari laporan keuangan dan laporan tahunan. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel 90 data observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stabilitas keuangan dan perubahan auditor berpengaruh signifikan dan negatif terhadap kecurangan laporan keuangan. Sementara itu, tekanan eksternal, efektivitas pengawasan, perubahan direktur, dan seringnya jumlah foto CEO dalam laporan tahunan tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh teori fraud pentagon dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2022.Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas keuangan dan perubahan auditor memiliki pengaruh signifikan dan negatif terhadap kecurangan laporan keuangan.Sementara itu, tekanan eksternal, efektivitas pengawasan, perubahan direktur, dan frekuensi foto CEO dalam laporan tahunan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan.Penelitian ini memberikan kontribusi kepada perusahaan dan pengguna laporan keuangan dalam meningkatkan pengendalian internal dan memberikan wawasan berharga untuk evaluasi investasi.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan variabel yang diteliti, tidak hanya terbatas pada teori fraud pentagon, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kecurangan laporan keuangan. Selain itu, disarankan untuk mengadopsi pendekatan penelitian campuran, yaitu menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif, agar dapat menjelaskan variabel-variabel tertentu yang sulit diukur secara kuantitatif. Studi lanjutan juga bisa fokus pada mekanisme tata kelola perusahaan yang lebih detail, seperti efektivitas komite audit atau peran whistleblowing system dalam mendeteksi dan mencegah fraud. Bagaimana komite audit menggunakan hasil dari audit internal dan eksternal untuk memperbaiki pengendalian internal? Apakah whistleblowing system efektif dalam mendorong pelaporan perilaku tidak etis dan fraud? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, penelitian mendatang dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan actionable bagi perusahaan untuk meningkatkan integritas laporan keuangan mereka.

  1. FRAUD PENTAGON THEORY FOR DETECTING FINANCIAL STATEMENT FRAUD IN BANKING INDUSTRY | International Journal... doi.org/10.24912/ijaeb.v3i1.212-223FRAUD PENTAGON THEORY FOR DETECTING FINANCIAL STATEMENT FRAUD IN BANKING INDUSTRY International Journal doi 10 24912 ijaeb v3i1 212 223
Read online
File size411.8 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-2t8
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test