MYJOURNALMYJOURNAL

Journal of ManagementJournal of Management

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana teknologi informasi dan efektivitas komunikasi memengaruhi kepuasan kerja, bagaimana kepuasan kerja memengaruhi pengaruh teknologi informasi dan efektivitas komunikasi terhadap produktivitas kerja, serta bagaimana teknologi informasi memengaruhi produktivitas kerja. Selain itu, penelitian ini juga meneliti peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara teknologi informasi dengan produktivitas kerja serta antara efektivitas komunikasi dengan produktivitas kerja. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan sampel sebanyak delapan puluh empat karyawan PT Ciptaniaga Roda Berdikari. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak dapat menjadi mediasi antara teknologi informasi dan produktivitas kerja, serta tidak dapat menjadi mediasi antara efektivitas komunikasi dan produktivitas kerja.

Efektivitas kinerja secara positif memengaruhi kepuasan kerja karyawan.Teknologi informasi memberikan dampak yang menguntungkan terhadap kebahagiaan kerja pekerja.Namun, kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap produktivitas kerja.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi variabel mediasi lain, seperti budaya organisasi atau pemberdayaan karyawan, untuk menjelaskan mekanisme antara teknologi informasi, efektivitas komunikasi, dan produktivitas kerja. Dengan menambahkan variabel tersebut, diharapkan dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang berperan penting dalam meningkatkan produktivitas di lingkungan kerja. Selain itu, studi longitudinal yang melibatkan perusahaan dari berbagai sektor industri dapat dilakukan untuk melihat apakah pengaruh kepuasan kerja terhadap produktivitas berubah seiring waktu dan konteks. Pendekatan ini memungkinkan peneliti membandingkan dinamika produktivitas antara sektor konstruksi, manufaktur, dan layanan. Penelitian berikutnya juga dapat memfokuskan pada penggunaan spesifik alat teknologi informasi, seperti platform kolaborasi daring, untuk menilai dampaknya terhadap kepuasan kerja dan produktivitas. Metode campuran antara survei kuantitatif dan wawancara kualitatif dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai persepsi karyawan. Selanjutnya, analisis faktor-faktor penyebab perbedaan hasil antar perusahaan dapat membantu merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat. Dengan memperluas sampel dan memperdalam variabel yang diteliti, diharapkan temuan dapat lebih generalisasi dan memberikan kontribusi teoretis yang kuat. Akhirnya, hasil penelitian lanjutan diharapkan dapat menjadi dasar bagi manajer untuk merancang strategi teknologi dan komunikasi yang efektif dalam meningkatkan produktivitas kerja.

Read online
File size218.09 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test