UWPUWP
Object not found!Object not found!Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh komunikasi organisasi, gaya kepemimpinan, dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan melalui kinerja karyawan sebagai variabel intervening. Sampel penelitian ini adalah karyawan PT Wilmar Nabati Indonesia berjumlah 150 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis dengan metode analisis lajur. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh antara variabel komunikasi terhadap kinerja karyawan. Variabel gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan tehadap kinerja karyawan. variabel budaya organisasi berpengaruh signifikan tehadap kinerja karyawan. variabel kinerja karyawan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Variabel komunikasi organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Variabel gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, dan Budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja.
Berdasarkan analisis dan pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara variabel komunikasi terhadap kinerja karyawan, gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.Kinerja karyawan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, sementara komunikasi organisasi tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja.Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, namun budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja.kinerja karyawan berperan sebagai mediator antara komunikasi organisasi, gaya kepemimpinan, dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja.
Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor lain di luar komunikasi organisasi, gaya kepemimpinan, dan budaya organisasi yang juga memengaruhi kepuasan kerja karyawan, mengingat masih ada sekitar 40,2% variabel lain yang belum teridentifikasi. Studi lanjutan bisa menguji pengaruh variabel-variabel seperti kompensasi, lingkungan kerja fisik, atau keseimbangan kehidupan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan, serta bagaimana interaksinya dengan variabel-variabel yang sudah diteliti. Selain itu, penelitian mendatang dapat memperluas cakupan geografis sampel penelitian dengan melibatkan karyawan dari berbagai lokasi atau cabang PT Wilmar Nabati Indonesia, untuk melihat apakah ada perbedaan signifikan dalam temuan berdasarkan konteks regional atau budaya yang berbeda. Lebih lanjut, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati perubahan tingkat kepuasan kerja karyawan dari waktu ke waktu, serta bagaimana dampak intervensi atau perubahan kebijakan perusahaan terhadap variabel-variabel yang diteliti dalam jangka panjang.
| File size | 388.95 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UPI YAIUPI YAI Ia menunjukkan bahwa seorang pemimpin sejati tidak hanya memberi arahan, tetapi juga membangun harapan, menumbuhkan kepercayaan, dan mengubah pandanganIa menunjukkan bahwa seorang pemimpin sejati tidak hanya memberi arahan, tetapi juga membangun harapan, menumbuhkan kepercayaan, dan mengubah pandangan
UPI YAIUPI YAI Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis wacana kritis dan semiotika terhadap film Losmen Bu Broto. Hasil penelitian menunjukkan Bu BrotoMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis wacana kritis dan semiotika terhadap film Losmen Bu Broto. Hasil penelitian menunjukkan Bu Broto
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Budaya kerja yang kuat, mencakup integritas, kolaborasi, inovasi, dan tanggung jawab, telah terbukti meningkatkan kinerja karyawan. Selain itu, keterlibatanBudaya kerja yang kuat, mencakup integritas, kolaborasi, inovasi, dan tanggung jawab, telah terbukti meningkatkan kinerja karyawan. Selain itu, keterlibatan
STPMATARAMSTPMATARAM Keempat elemen utama—perencanaan dan rekrutmen, pelatihan dan pengembangan, evaluasi kinerja, serta loyalitas karyawan—dikelola secara sinergis, menghasilkanKeempat elemen utama—perencanaan dan rekrutmen, pelatihan dan pengembangan, evaluasi kinerja, serta loyalitas karyawan—dikelola secara sinergis, menghasilkan
INAISINAIS = 0,002 < 0,01, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti terdapat pengaruh dukungan organisasi terhadap perilaku kerja inovatif, dengan besaran= 0,002 < 0,01, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti terdapat pengaruh dukungan organisasi terhadap perilaku kerja inovatif, dengan besaran
UNISTIUNISTI Dengan menggunakan dua variabel independen, yaitu budaya organisasi dan gaya kepemimpinan transformasional, serta kinerja pegawai sebagai variabel dependen.Dengan menggunakan dua variabel independen, yaitu budaya organisasi dan gaya kepemimpinan transformasional, serta kinerja pegawai sebagai variabel dependen.
UMSBUMSB pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap semakin baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, budaya, motivasi, dan dukungan keluargapengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap semakin baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, budaya, motivasi, dan dukungan keluarga
AFEBIAFEBI Secara simultan, kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, sehingga perubahan dalam kualitas kehidupan kerjaSecara simultan, kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, sehingga perubahan dalam kualitas kehidupan kerja
Useful /
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Keberhasilan ini tidak terlepas dari perencanaan yang matang, pelaksanaan yang optimal, serta penggunaan media secret alphabet berbasis loose part yangKeberhasilan ini tidak terlepas dari perencanaan yang matang, pelaksanaan yang optimal, serta penggunaan media secret alphabet berbasis loose part yang
UNISTIUNISTI Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas tidak memoderasi pengaruh CEO Power terhadap pemilihan auditor yang berkualitas. Hasil penelitian iniHasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas tidak memoderasi pengaruh CEO Power terhadap pemilihan auditor yang berkualitas. Hasil penelitian ini
UNISTIUNISTI Penelitian ini mengevaluasi pengaruh. Struktur modal diukur melalui rasio utang jangka panjang terhadap modal, total utang terhadap kapitalisasi, utangPenelitian ini mengevaluasi pengaruh. Struktur modal diukur melalui rasio utang jangka panjang terhadap modal, total utang terhadap kapitalisasi, utang
INABJINABJ Penemuan paradoks ini menjadi kurang berarti jika kajian potensi patogenik kelebihan lemak tubuh didasarkan pada disfungsi jaringan lemak dan bukan padaPenemuan paradoks ini menjadi kurang berarti jika kajian potensi patogenik kelebihan lemak tubuh didasarkan pada disfungsi jaringan lemak dan bukan pada