UPI YAIUPI YAI

IKRAITH-EKONOMIKAIKRAITH-EKONOMIKA

Kepemimpinan transformasional penting dipahami karena mampu mendorong perubahan dan memberi inspirasi bagi pengikut, namun dalam representasi fiksi seperti anime Naruto Shippuden nilai kepemimpinan ini sering dianggap sekadar hiburan, bukan refleksi nyata dari teori kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana Naruto Uzumaki menunjukkan kepemimpinan transformasional melalui dialog dan tindakannya, serta menghubungkannya dengan praktik kepemimpinan modern. Metode yang digunakan merupakan deskriptif kualitatif dengan kajian naratif pada adegan yang relevan, berfokus pada empat dimensi kepemimpinan transformasional yaitu pengaruh ideal, motivasi inspiratif, stimulasi intelektual, dan perhatian individual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Naruto mampu memengaruhi, menginspirasi, dan menumbuhkan keyakinan baik pada lawan maupun sekutunya, yang sejalan dengan teori kepemimpinan modern. Namun, kontradiksi muncul karena dalam dunia nyata penerapan kepemimpinan transformasional kerap terbentur birokrasi dan resistensi organisasi, hal yang jarang ditampilkan dalam narasi fiksi. Temuan ini menegaskan bahwa media populer dapat menjadi sumber refleksi kepemimpinan, dan penelitian selanjutnya dapat memperluas kajian pada karya fiksi lain untuk dibandingkan dengan praktik nyata.

Naruto Uzumaki dalam Naruto Shippuden menggambarkan kepemimpinan transformasional melalui keteladanan, motivasi inspirasional, kemampuan menstimulasi pemikiran, serta empati pada orang lain.Ia menunjukkan bahwa seorang pemimpin sejati tidak hanya memberi arahan, tetapi juga membangun harapan, menumbuhkan kepercayaan, dan mengubah pandangan bahkan dari pihak yang menentangnya.Ini membuktikan bahwa kisah kepemimpinan transformasional bisa hadir dalam bentuk sederhana seperti keteguhan hati, visi perdamaian, dan keberanian untuk tidak menyerah.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana tokoh fiksi lain seperti Luffy dari One Piece atau Goku dari Dragon Ball menunjukkan kepemimpinan transformasional, membandingkan karakteristiknya dengan Naruto. Selain itu, studi dapat memperluas analisis pada cara tokoh fiksi mengatasi resistensi organisasi atau birokrasi dalam narasi, yang sering diabaikan dalam karya fiksi. Terakhir, penelitian bisa mengeksplorasi hubungan antara nilai-nilai kepemimpinan transformasional dalam media populer dengan prinsip SDGs, khususnya SDG 16 tentang perdamaian dan keadilan, untuk melihat relevansinya dalam konteks nyata.

  1. Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 | IKRAITH-EKONOMIKA. vol ikraith ekonomika... journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/issue/view/244Vol 9 No 2 2026 IKRAITH EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 IKRAITH EKONOMIKA vol ikraith ekonomika journals upi yai ac index php IKRAITH EKONOMIKA issue view 244
Read online
File size1.29 MB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-29g
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test