UPI YAIUPI YAI
IKRAITH-EKONOMIKAIKRAITH-EKONOMIKAKepemimpinan merupakan faktor yang dapat menentukan keberhasilan suatu organisasi dalam pencapaian tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi gaya kepemimpinan visioner dalam film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta (2018), dengan fokus pada karakter Sultan Agung sebagai representasi pemimpin historis yang memiliki visi jangka panjang, keberanian moral, dan komitmen terhadap nilai-nilai budaya Jawa. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji adegan-adegan kunci yang menampilkan strategi politik, komunikasi inspiratif, dan pengorbanan pribadi Sultan Agung dalam menghadapi kolonialisme VOC. Film ini menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner tidak hanya berorientasi pada kekuasaan, tetapi juga pada pembangunan karakter rakyat melalui pendidikan dan pelestarian budaya. Sultan Agung digambarkan sebagai pemimpin religius, humanis, dan strategis yang mengintegrasikan nilai-nilai lokal dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, selaras dengan tujuan SDG 16. Analisis ini menegaskan bahwa media film dapat menjadi sarana edukatif yang efektif dalam membentuk pemahaman publik tentang kepemimpinan yang adil, inklusif, dan berorientasi masa depan. Representasi Sultan Agung dalam film ini juga memperlihatkan bagaimana kepemimpinan visioner mampu membangun solidaritas kolektif dan kesadaran historis dalam menghadapi tantangan sosial-politik. Dengan demikian, karakter Sultan Agung menjadi refleksi dari kepemimpinan yang relevan dan inspiratif bagi konteks Indonesia masa kini.
Sultan Agung dalam film ini memperlihatkan kepemimpinan visioner yang menggabungkan visi jangka panjang, ketegasan strategis terhadap VOC, serta komunikasi inspiratif untuk membangun solidaritas rakyat.Kepemimpinannya yang berbasis nilai budaya Jawa dan pengorbanan pribadi membuktikan bahwa pemimpin visioner mampu menciptakan perubahan sosial-politik yang berkelanjutan.Model kepemimpinan ini tetap relevan untuk membangun institusi yang kuat, adil, dan inklusif di era modern.
Bagaimana jika kita menguji apakah gaya kepemimpinan visioner Sultan Agung tetap efektif bila diadaptasi dalam program pelatihan kepala desa di Jawa saat ini? Apakah membandingkan dampak film sejarah dengan serial dokumenter terhadap pemahaman mahasiswa tentang kepemimpinan visioner bisa menghasilkan desain media pembelajaran yang lebih persuasif? Dan, bagaimana kalau kita mengembangkan game simulasi berbasis nilai-nilai kepemimpinan visioner untuk melihat apakah generasi Z mampu menumbuhkan keberanian moral dan solidaritas kolektif saat menghadapi ancaman digital seperti hoaks serta investasi asing yang tidak adil?.
| File size | 1.23 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STIEJBSTIEJB Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara. SelainPenelitian ini menyimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara. Selain
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Metode yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan mengkaji berbagai jurnal, artikel, dan buku relevan dalam 10 tahun terakhir untukMetode yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan mengkaji berbagai jurnal, artikel, dan buku relevan dalam 10 tahun terakhir untuk
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini telah mengungkapkan bahwa kepemimpinan mikro (micro leading) merupakan model kepemimpinan yang sangat menekankan pada kedekatan interpersonalPenelitian ini telah mengungkapkan bahwa kepemimpinan mikro (micro leading) merupakan model kepemimpinan yang sangat menekankan pada kedekatan interpersonal
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Pelatihan dan pengembangan kapasitas berkelanjutan bagi guru dan tenaga kependidikan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas manajemen sekolahPelatihan dan pengembangan kapasitas berkelanjutan bagi guru dan tenaga kependidikan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas manajemen sekolah
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Di sisi lain, penerapan teknologi digital dalam pemerintahan juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keamanan siber, kesenjangan akses digital antarwilayah,Di sisi lain, penerapan teknologi digital dalam pemerintahan juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keamanan siber, kesenjangan akses digital antarwilayah,
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Kepemimpinan adaptif tercermin dalam kemampuan kepala sekolah untuk menyesuaikan kebijakan kurikulum merdeka dengan kebutuhan sekolah. Kepemimpinan visionerKepemimpinan adaptif tercermin dalam kemampuan kepala sekolah untuk menyesuaikan kebijakan kurikulum merdeka dengan kebutuhan sekolah. Kepemimpinan visioner
UMCUMC Akulturasi budaya merupakan suatu perpaduan unsur budaya oleh seseorang atau bahkan sekelompok orang terhadap kebudayaan lain sebagai dampak atas interaksiAkulturasi budaya merupakan suatu perpaduan unsur budaya oleh seseorang atau bahkan sekelompok orang terhadap kebudayaan lain sebagai dampak atas interaksi
UMCUMC Kebudayaan dapat dilihat dari hasil-hasil pencapaian yang pernah ditemukan oleh umat manusia dan diwariskan secara turun-temurun, maupun proses perubahanKebudayaan dapat dilihat dari hasil-hasil pencapaian yang pernah ditemukan oleh umat manusia dan diwariskan secara turun-temurun, maupun proses perubahan
Useful /
BSIBSI Kegiatan Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara tatap muka dengan ceramah, praktek dan diskusi dalam menyampaikan materi. Berdasarkan evaluasiKegiatan Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara tatap muka dengan ceramah, praktek dan diskusi dalam menyampaikan materi. Berdasarkan evaluasi
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Metode yang digunakan adalah desain kuasi‑eksperimental dengan desain satu grup pra‑test‑post‑test, melibatkan populasi sebanyak 298 siswa danMetode yang digunakan adalah desain kuasi‑eksperimental dengan desain satu grup pra‑test‑post‑test, melibatkan populasi sebanyak 298 siswa dan
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Subjek penelitian mencakup kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru produktif, kepala konsentrasi keahlian, konselor, staf BKK, siswa, dan mitra industri.Subjek penelitian mencakup kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru produktif, kepala konsentrasi keahlian, konselor, staf BKK, siswa, dan mitra industri.
UMCUMC Hal ini disebabkan oleh ketidaktepatan sasaran bantuan, kualitas bahan pangan yang kurang baik, sosialisasi program yang belum menjangkau seluruh masyarakat,Hal ini disebabkan oleh ketidaktepatan sasaran bantuan, kualitas bahan pangan yang kurang baik, sosialisasi program yang belum menjangkau seluruh masyarakat,