UNYUNY
Jurnal Cakrawala PendidikanJurnal Cakrawala PendidikanPenelitian ini mengeksplorasi implikasi dari pola asuh ayah terhadap perkembangan karakter anak dengan fokus khusus pada integrasi nilai-nilai budaya Sunda seperti cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), singer (introspektif), dan pinter (pintar) dalam membentuk karakter anak. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan desain fenomenologis. Fokus penelitian adalah ayah-ayah Sunda yang tinggal di Bandung. Kota Bandung dipilih karena penduduknya mayoritas adalah etnis Sunda. Penelitian dilakukan selama 6 bulan, dari Februari hingga Juli 2024, dan didahului dengan studi awal mengenai pola asuh ayah Sunda sejak tahun 2016. Peserta penelitian adalah ayah-ayah Sunda yang istri mereka bekerja. Dalam keluarga di mana kedua orang tua bekerja, penelitian ini menggambarkan kerja sama mereka dalam pengasuhan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh ayah dalam keluarga Sunda yang menerapkan nilai-nilai budaya Sunda seperti cageur, bageur, bener, singer, dan pinter memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan karakter anak. Melalui penerapan nilai-nilai tersebut, ayah memainkan peran penting dalam mendukung perkembangan kognitif dan sosio-emosional anak, sesuai dengan teori perkembangan Jean Piaget dan Erik Erikson. Pola asuh otoriter dapat menghambat perkembangan kognitif dan sosio-emosional anak, sedangkan pola asuh otoritatif mendukung keseimbangan antara disiplin dan kemandirian. Pola asuh permisif, sebaliknya, cenderung mengurangi disiplin dan tanggung jawab anak. Secara keseluruhan, integrasi nilai-nilai budaya Sunda dalam pola asuh ayah tidak hanya membentuk karakter anak yang kuat dan stabil, tetapi juga mendukung perkembangan holistik yang mencakup aspek kognitif, sosial, dan emosional.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai budaya Sunda seperti cageur, bageur, bener, singer, dan pinter dalam pola asuh ayah memiliki dampak signifikan terhadap pembentukan karakter anak.Pendekatan otoritatif lebih mendukung keseimbangan antara disiplin dan kemandirian anak, sedangkan pendekatan otoriter dan permisif masing-masing memiliki kelemahan dalam membentuk karakter yang seimbang.Integrasi nilai-nilai budaya ini tidak hanya memperkuat karakter anak, tetapi juga mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka secara holistik.
Berdasarkan temuan bahwa nilai-nilai budaya Sunda seperti cageur, bageur, bener, singer, dan pinter berpengaruh signifikan dalam membentuk karakter anak, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai budaya lokal lainnya di Indonesia juga dapat diterapkan dalam pola asuh ayah untuk mendukung perkembangan karakter anak. Selain itu, penelitian berikutnya bisa membandingkan efektivitas penerapan nilai-nilai budaya tersebut dalam pola asuh ayah antara keluarga dengan ibu bekerja dan tidak bekerja, untuk melihat dampaknya terhadap strategi pengasuhan dan hasil perkembangan anak. Penelitian juga dapat dikembangkan untuk mengevaluasi peran teknologi dalam penerapan nilai-nilai budaya Sunda dalam pola asuh ayah, serta bagaimana tantangan digital dapat diatasi agar tetap mendukung pembentukan karakter anak yang baik. Dengan demikian, penelitian lanjutan tidak hanya memperluas pemahaman tentang pengasuhan berbasis budaya, tetapi juga memberikan strategi konkret dalam konteks modern yang dinamis.
- Satwika : Jurnal Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial. analisis perubahan peran fungsi keluarga masyarakat... doi.org/10.22219/satwika.v6i1.19383Satwika Jurnal Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial analisis perubahan peran fungsi keluarga masyarakat doi 10 22219 satwika v6i1 19383
- The Role of Parents in Their Children's Education | African Journal of Education and Practice. role... doi.org/10.47604/ajep.1883The Role of Parents in Their Childrens Education African Journal of Education and Practice role doi 10 47604 ajep 1883
- Pengaruh Pola Asuh Permisif terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini | Jurnal Pendidikan... doi.org/10.47134/paud.v1i3.565Pengaruh Pola Asuh Permisif terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan doi 10 47134 paud v1i3 565
- The Influence Of Single Parent Parenting Style On Social Emotional Development Women Student Of Al-Istiqamah... doi.org/10.24239/ijcied.Vol2.Iss2.17The Influence Of Single Parent Parenting Style On Social Emotional Development Women Student Of Al Istiqamah doi 10 24239 ijcied Vol2 Iss2 17
| File size | 469.12 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini berjenis penelitian terapan dengan metode deskriptif pada penyajiannya. Pengumpulan data menggunakan observasi dan tes hasil belajar kemudianPenelitian ini berjenis penelitian terapan dengan metode deskriptif pada penyajiannya. Pengumpulan data menggunakan observasi dan tes hasil belajar kemudian
UNYUNY Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan meneliti sains pada usia dini untuk mendukung anak-anak dalam menguasai kompetensi yang diperlukanPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan meneliti sains pada usia dini untuk mendukung anak-anak dalam menguasai kompetensi yang diperlukan
UNYUNY Keterampilan gerak dasar diukur dengan Test of Gross Motor Development‑3 Short Form (TGMD‑3) satu hari sebelum dan sesudah intervensi. Setelah intervensi,Keterampilan gerak dasar diukur dengan Test of Gross Motor Development‑3 Short Form (TGMD‑3) satu hari sebelum dan sesudah intervensi. Setelah intervensi,
UNYUNY 000), sehingga mendukung semua hipotesis yang diajukan. Selain itu, model menunjukkan reliabilitas konstruk yang tinggi dan validitas, di mana semua variabel000), sehingga mendukung semua hipotesis yang diajukan. Selain itu, model menunjukkan reliabilitas konstruk yang tinggi dan validitas, di mana semua variabel
UNYUNY Penilaian ahli media memperoleh rata-rata persentase 79,2% dan ahli materi memperoleh rata-rata persentase 77%. Hasil validasi menunjukkan bahwa permainanPenilaian ahli media memperoleh rata-rata persentase 79,2% dan ahli materi memperoleh rata-rata persentase 77%. Hasil validasi menunjukkan bahwa permainan
UNYUNY Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pendidikan multikultural memiliki peran penting dalam mengembangkan toleransi di sekolah menengah. Secara spesifik,Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pendidikan multikultural memiliki peran penting dalam mengembangkan toleransi di sekolah menengah. Secara spesifik,
IAINPTKIAINPTK Selain peran lebe, pemahaman masyarakat yang memandang bahwa usia perkawinan adalah relatif, perempuan harus dilindungi, budaya kawin anak sebagai batuSelain peran lebe, pemahaman masyarakat yang memandang bahwa usia perkawinan adalah relatif, perempuan harus dilindungi, budaya kawin anak sebagai batu
UNIVMEDUNIVMED Komposisi tubuh dan QoL wanita diukur sebelum dan setelah intervensi olahraga. Hasil: Berat badan, BMI, massa lemak, dan lingkar pinggang dan pinggul menurunKomposisi tubuh dan QoL wanita diukur sebelum dan setelah intervensi olahraga. Hasil: Berat badan, BMI, massa lemak, dan lingkar pinggang dan pinggul menurun
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Wujud ketidaksantunan berbahasa dalam acara Rumpi No Secret yang mendominasi maksim kedermawanan, sebab kurang mampu menjaga kesantunan berbahasa dalamWujud ketidaksantunan berbahasa dalam acara Rumpi No Secret yang mendominasi maksim kedermawanan, sebab kurang mampu menjaga kesantunan berbahasa dalam
UNUSAUNUSA Metode yang digunakan adalah proses alkalis menggunakan larutan NaOH 5% pada suhu 80 °C selama 90 menit, diikuti proses pemutihan dengan H2O2 3%. HasilMetode yang digunakan adalah proses alkalis menggunakan larutan NaOH 5% pada suhu 80 °C selama 90 menit, diikuti proses pemutihan dengan H2O2 3%. Hasil
UNUSAUNUSA Uji Post Hoc Bonferroni menunjukkan bahwa tabung kedua tidak berbeda secara signifikan dengan kontrol (P = 0,751). Dapat disimpulkan bahwa pengocokan delapanUji Post Hoc Bonferroni menunjukkan bahwa tabung kedua tidak berbeda secara signifikan dengan kontrol (P = 0,751). Dapat disimpulkan bahwa pengocokan delapan
UNUSAUNUSA Hasil menunjukkan enam jenis bakteri dengan persentase: Staphylococcus non‑haemolytic (18%), Staphylococcus aureus (18%), Enterobacter aerogenes (18%),Hasil menunjukkan enam jenis bakteri dengan persentase: Staphylococcus non‑haemolytic (18%), Staphylococcus aureus (18%), Enterobacter aerogenes (18%),