UINGUSDURUINGUSDUR

Jurnal Hukum IslamJurnal Hukum Islam

Pernikahan dalam Islam dipandang sebagai perjanjian yang diberkahi antara seorang laki-laki dan perempuan untuk menjadi halal. Tujuan pernikahan adalah untuk memperbanyak dan mempertahankan kehidupan manusia. Tradisi pernikahan di setiap tempat berbeda. Pemahaman tentang hubungan antara budaya dan agama masih tidak dapat dipisahkan dari pemahaman normatif agama itu sendiri, yaitu agama dalam bentuk larangan dan perintah.

Budaya Jawa merupakan salah satu kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia yang di dalam tradisinya memiliki nilai-nilai keluhuran dan kearifan budaya yang menjadi ciri khas masyarakat Jawa.Setiap tradisi dalam masyarakat Jawa memiliki arti dan makna filosofis yang mendalam dan luhur, yang mana tradisi ini sudah ada sejak zaman kuno saat kepercayaan masyarakat Jawa masih animisme-dinamisme dan tradisi-tradisi Jawa ini semakin berkembang dan mengalami perubahan-perubahan seiring masuknya agama Hindu-Budha hingga Islam ke tanah Jawa.Kebudayaan Jawa merupakan salah satu warisan dari nenek moyang kita, yang memiliki nilai-nilai keluhuran dan kearifan budaya.Dalam setiap kebudayaan terdapat tradisi yang mempunyai makna filosofi yang mendalam dan luhur.Salah satu bentuk kebudayaan tersebut adalah upacara pernikahan adat Jawa.Dalam setiap langkah yang ada pada upacara pernikahan adat Jawa mengandung makna-makna yang baik selama tidak menyalahi aturan agama.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian lebih mendalam tentang bagaimana relasi antara budaya Jawa dan agama Islam dalam pernikahan, terutama dalam konteks modern. Apakah tradisi-tradisi pernikahan Jawa masih relevan dan sesuai dengan ajaran Islam di era sekarang? Bagaimana cara mengintegrasikan nilai-nilai budaya Jawa dengan ajaran Islam dalam pernikahan, agar dapat menciptakan harmoni dan keseimbangan dalam kehidupan rumah tangga? Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana pernikahan dalam budaya Jawa dapat mempengaruhi dinamika sosial dan budaya di masyarakat Jawa, serta bagaimana pernikahan ini dapat menjadi sarana untuk memperkuat identitas budaya Jawa di tengah-tengah pengaruh budaya global.

  1. #ekonomi syariah#ekonomi syariah
  2. #guru pendidikan agama islam#guru pendidikan agama islam
Read online
File size407.01 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-38h
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test