BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL
International Journal of Social ScienceInternational Journal of Social SciencePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja dan keterlibatan karyawan terhadap produktivitas karyawan di Badan Karantina Indonesia (Barantin). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan yang dihadapi oleh organisasi publik, yang seringkali menghadapi tingkat keterlibatan karyawan yang rendah dan fluktuasi dalam produktivitas akibat budaya kerja birokratis dan kurangnya kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada 160 karyawan, dengan analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) melalui SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja memiliki dampak positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja, dengan koefisien 0,494, t-statistik 6,778, dan p-value 0,000. Budaya kerja yang kuat, mencakup integritas, kolaborasi, inovasi, dan tanggung jawab, telah terbukti meningkatkan kinerja karyawan. Selain itu, keterlibatan karyawan juga memiliki dampak positif dan signifikan terhadap produktivitas, dengan koefisien 0,460, t-statistik 6,334, dan p-value 0,000. Keterlibatan karyawan, yang diukur melalui indikator vigor, dedication, dan absorption, mendorong peningkatan motivasi, fokus, dan kualitas kerja. Nilai R-square sebesar 0,861 menunjukkan bahwa variabel budaya kerja dan keterlibatan karyawan dapat menjelaskan 86,1% variasi dalam produktivitas kerja, sementara predictive relevance (Q²) sebesar 0,725 menunjukkan bahwa model memiliki kekuatan prediktif yang tinggi. Temuan ini menekankan pentingnya memperkuat budaya kerja yang positif dan meningkatkan keterlibatan karyawan untuk mencapai produktivitas yang optimal dan berkelanjutan di organisasi publik.
Penelitian ini membuktikan bahwa budaya kerja dan keterlibatan karyawan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan di Barantin.Budaya kerja yang kondusif, yang meliputi implementasi nilai-nilai organisasi, etos kerja yang kuat, komunikasi yang terbuka, dan kerja sama tim yang solid, telah terbukti mendorong karyawan untuk bekerja lebih optimal.Keterlibatan karyawan, yang tercermin dalam antusiasme, rasa memiliki, dedikasi, dan fokus dalam bekerja, juga memainkan peran penting dalam meningkatkan produktivitas.Oleh karena itu, strategi peningkatan kinerja di Barantin harus difokuskan pada penguatan budaya kerja yang positif dan pengelolaan keterlibatan karyawan secara berkelanjutan untuk memastikan pertumbuhan produktivitas yang konsisten.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran kepemimpinan transformasional dalam memediasi hubungan antara budaya kerja dan keterlibatan karyawan. Hal ini penting karena gaya kepemimpinan dapat secara signifikan memengaruhi bagaimana budaya kerja diinternalisasi dan bagaimana karyawan merasa terlibat dalam organisasi. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan responden dari berbagai jenis organisasi publik, tidak hanya Badan Karantina Indonesia, untuk menguji generalisasi temuan. Ketiga, penelitian dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi karyawan terkait dengan budaya kerja dan keterlibatan mereka, sehingga memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena tersebut. Dengan menggabungkan temuan dari penelitian kuantitatif dan kualitatif, kita dapat memperoleh wawasan yang lebih kaya dan lebih mendalam tentang bagaimana organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung produktivitas dan kesejahteraan karyawan.
| File size | 494.8 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UCYUCY Secara simultan, technostress, literasi digital, dan perilaku kerja inovatif bersama-sama memengaruhi kepuasan kerja. Temuan ini menegaskan bahwa kepuasanSecara simultan, technostress, literasi digital, dan perilaku kerja inovatif bersama-sama memengaruhi kepuasan kerja. Temuan ini menegaskan bahwa kepuasan
PARAMADINAPARAMADINA Studi ini, yang dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan Taruna Bhakti, memberikan bukti empiris bahwa pelatihan karyawan dan keterlibatan karyawan memilikiStudi ini, yang dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan Taruna Bhakti, memberikan bukti empiris bahwa pelatihan karyawan dan keterlibatan karyawan memiliki
UNIMUNIM Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah menggunakan data primer. Sampel dalam penelitian ini adalahMetode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah menggunakan data primer. Sampel dalam penelitian ini adalah
STIALANSTIALAN Model ini tidak dapat dilakukan secara terpisah, melainkan perlunya ada ketersediaan sumber daya, dukungan dana desa, peran pemerintah, dan partisipasiModel ini tidak dapat dilakukan secara terpisah, melainkan perlunya ada ketersediaan sumber daya, dukungan dana desa, peran pemerintah, dan partisipasi
SARI MUTIARASARI MUTIARA Miopia adalah kondisi penglihatan di mana seseorang tidak mampu melihat benda jauh dengan jelas, namun mampu melihat benda dekat dengan jelas. KondisiMiopia adalah kondisi penglihatan di mana seseorang tidak mampu melihat benda jauh dengan jelas, namun mampu melihat benda dekat dengan jelas. Kondisi
SARI MUTIARASARI MUTIARA Strategi guru dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar melalui penerapan model dan metode pembelajaran yang beragam. Faktor seperti pemberianStrategi guru dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar melalui penerapan model dan metode pembelajaran yang beragam. Faktor seperti pemberian
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan penyuluhan hukum tentang pertanggungjawaban hukum pidana bagi pria transgenderKegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan penyuluhan hukum tentang pertanggungjawaban hukum pidana bagi pria transgender
UnimorUnimor Analisis menunjukkan bahwa responden berada pada kategori Strategis dengan nilai SE 38, dan gap faktual berada pada tingkat pemenuhan kerangka dasar (IAnalisis menunjukkan bahwa responden berada pada kategori Strategis dengan nilai SE 38, dan gap faktual berada pada tingkat pemenuhan kerangka dasar (I
Useful /
STIALANSTIALAN Intervensi yang dilakukan pemerintah dalam pengentasan kemiskinan yakni penanggulangan kemiskinan yang dibagi berdasarkan empat klaster, yaitu KlasterIntervensi yang dilakukan pemerintah dalam pengentasan kemiskinan yakni penanggulangan kemiskinan yang dibagi berdasarkan empat klaster, yaitu Klaster
STIALANSTIALAN Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku memilah sampah, perencanaan berbelanja, serta motivasi ekonomi mempengaruhi timbulan food waste di rumah tangga.Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku memilah sampah, perencanaan berbelanja, serta motivasi ekonomi mempengaruhi timbulan food waste di rumah tangga.
STIALANSTIALAN Puskesmas adalah organisasi pemberi layanan kesehatan yang ada di semua daerah. Peran Puskesmas sangat penting untuk memberikan layanan kesehatan, denganPuskesmas adalah organisasi pemberi layanan kesehatan yang ada di semua daerah. Peran Puskesmas sangat penting untuk memberikan layanan kesehatan, dengan
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA Usaha peternakan ayam broiler dengan penambahan tepung daun kelor dinilai layak dan menguntungkan, terutama jika peternak memiliki ketersediaan kelor melimpah.Usaha peternakan ayam broiler dengan penambahan tepung daun kelor dinilai layak dan menguntungkan, terutama jika peternak memiliki ketersediaan kelor melimpah.