UNTAG SMDUNTAG SMD

MOTIVA JURNAL PSIKOLOGIMOTIVA JURNAL PSIKOLOGI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Universitas Islam Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif-korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik purposive sampling terhadap 178 mahasiswa pemegang beasiswa Universitas Islam Indonesia. Instrumen dalam penelitian ini adalah skala regulasi emosi (CERQ) dan skala stres akademik (SSI) yang diadopsi dan disusun peneliti sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi berhubungan secara negatif dan memiliki pengaruh terhadap stres akademik pada mahasiswa pemegang beasiswa Universitas Islam Indonesia sebesar 2.8%. Hal ini menunjukkan bahwa tingginya regulasi emosi menentukan rendahnya stres akademik. Sebaliknya, rendahnya regulasi emosi menentukan tingginya stres akademik.

Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, didapati bahwa regulasi emosi berpengaruh signifikan terhadap stres akademik.Semakin tinggi regulasi emosi pada mahasiswa pemegang beasiswa Universitas Islam Indonesia, semakin rendah stres akademik mereka dan sebaliknya.Mahasiswa pemegang beasiswa sepenuhnya menyadari bahwa menjadi pemegang beasiswa adalah keputusan yang tidak mudah dan penuh tanggung jawab.Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam mengungkap secara spesifik hasil temuannya, juga penggunaan konstruk yang kurang tepat secara khusus.Oleh karena itu, diharapkan peneliti berikutnya dapat melakukan analisis lebih mendalam terhadap faktor-faktor lain yang berperan dalam stres akademik.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang berperan dalam stres akademik, seperti dukungan sosial dan resiliensi. Kedua, penelitian dapat menggunakan skala yang lebih spesifik dan valid untuk mengukur stres akademik, sehingga hasil penelitian lebih akurat. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan partisipan dari berbagai universitas dan latar belakang beasiswa, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang peran regulasi emosi terhadap stres akademik. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam memahami dan mengatasi masalah stres akademik pada mahasiswa pemegang beasiswa, serta memberikan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

  1. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Stres Akademik | Psyche 165 Journal. faktor mempengaruhi stres akademik... doi.org/10.35134/jpsy165.v13i2.84Faktor Faktor yang Mempengaruhi Stres Akademik Psyche 165 Journal faktor mempengaruhi stres akademik doi 10 35134 jpsy165 v13i2 84
  2. Pendampingan Regulasi Emosi dalam Mengatasi Stress Akademik sebagai Usaha Peningkatan Kesehatan Mental... doi.org/10.20961/semar.v12i2.68952Pendampingan Regulasi Emosi dalam Mengatasi Stress Akademik sebagai Usaha Peningkatan Kesehatan Mental doi 10 20961 semar v12i2 68952
  3. Regulasi Emosi dan Kelompok Teman Sebaya Pelaku Cyberbullying | Mawardah | Jurnal Psikologi. regulasi... journal.ugm.ac.id/jpsi/article/view/6958Regulasi Emosi dan Kelompok Teman Sebaya Pelaku Cyberbullying Mawardah Jurnal Psikologi regulasi journal ugm ac jpsi article view 6958
  4. HUBUNGAN ANTARA STRES AKADEMIK DAN RESILIENSI AKADEMIK SISWA SEKOLAH DASAR DI MASA PANDEMI COVID-19 |... jurnalfaktarbiyah.iainkediri.ac.id/index.php/sittah/article/view/411HUBUNGAN ANTARA STRES AKADEMIK DAN RESILIENSI AKADEMIK SISWA SEKOLAH DASAR DI MASA PANDEMI COVID 19 jurnalfaktarbiyah iainkediri ac index php sittah article view 411
Read online
File size526.97 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test