UNTAGUNTAG
Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi IndonesiaPenelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kecenderungan pola asuh demokrasi dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa-siswi SMP Bilingual. Subjek penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas 7 SMP Bilingual Tepadu Junwangi-Krian sejumlah 124 siswa/i. Skala pengukuran yang disebar terdiri dari 2 angket yaitu 1) skala pola asuh Demokrasi, 2) skala kecerdasan emosional. Hasil penelitian menunjukan F Regresi = 2,898 de-ngan p = 0,059 (p > 0,05), hal ini tidak ada hubungan yang signifikan antara Pola asuh demokratis dan berarti Kematangan emosi dengan Prestasi Akademik.
Meningkatnya prestasi belajar siswa-siswi merupakan suatu idaman setiap orangtua hanya saja acapkali menjadi sesuatu yang memberatkan bagi orangtua.Sesuai dengan tujuan dari penelitian, maka dapat disimpulkan hasil penelitian tersebut adalah sebagai berikut.Tujuan utama untuk mengetahui yang pertama apakah ada hubungan antara pola asuh demokrasi orangtua dengan prestasi belajar siswa-siswi SMP Bilingual Terpadu Junwangi - Krian.Dan yang kedua adalah apakah ada hubungan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa-siswi SMP Bilingual Terpadu Junwangi – Krian.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih mendalam latar belakang dan akibat peranan pola asuh demokrasi orangtua dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa-siswi SMP Bilingual Terpadu Junwangi - Krian.Berdasarkan permasalahan tersebut di atas, peneliti tertarik untuk membuktikan apakah terdapat hubungan antara pola asuh demokrasi orang tua dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa-siswi SMP Bilingual Terpadu Junwangi - Krian.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa siswi SMP Bilingual Terpadu Junwangi - Krian.Pola asuh demokratis adalah pola asuh yang memprioritaskan kepentingan anak, akan tetap tidak ragu-ragu mengendalikan mereka.Orangtua dengan pola ini bersikap rasional, selalu mendasari tindakannya pada rasio atau pemikiran-pemikiran.Orangtua tipe ini juga bersikap realistis terhadap kemampuan anak, tidak berharap yang berlebihan yang melampaui kemampuan anak.Orangtua tipe ini juga memberikan kebebasan kepada anak untuk memilih dan melakukan suatu tindakan, dan pendekatannya kepada anak bersifat hangat.Prestasi Akademik (variable tergantung) yang telah di uji normalitas sebaran, dan Analisis Regresi juga menemukan nilai t Regresi = 2,018 dengan p = 0,046 (p < 0,05), hal ini berarti ada hubungan yang signifikan antara Pola asuh demokratis dengan Prestasi Akademik.Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara pola asuh demokrasi orang tua dengan prestasi belajar akademik siswa-siswi, berarti semakin tinggi pola asuh demokrasi orang tua maka semakin tinggi pula prestasi belajar akademik.Hipotesis kecerdasan emosional dengan prestasi akademik siswa-siswi, menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara Kecerdasan emosi dengan Prestasi Akademik, hal ini berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan Prestasi Akademik.demikian hipotesis yang di ajukan tidak diterima.Salovey dan Mayer mendefinisikan kecerdasan emosional atau EQ sebagai.“Himpunan bagian dari kecerdasan sosial yang melibatkan kemampuan memantau perasaan sosial yang melibatkan kemampuan pada orang lain, memilah-milah semuanya dan menggunakan informasi ini untuk membimbing pikiran dan tindakan.Kecerdasan emosional sangat dipengaruhi oleh lingkungan, tidak bersifat menetap, dapat berubah-ubah setiap saat.Untuk itu, peranan lingkungan terutama orang tua pada masa kanak-kanak dan remaja sangat mempengaruhi dalam pembentukan kecerdasan emosional.Keterampilan EQ bukan lawan keterampilan IQ, namun keduanya berinteraksi secara dinamis, baik pada tingkat konseptual maupun di dunia nyata.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mempertimbangkan aspek-aspek pola asuh orangtua yang bersifat demokratis dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa-siswi. Orangtua dapat memberikan kesempatan kepada anak untuk berpendapat, memberikan hukuman akibat perilaku yang salah, memberikan pujian atau hadiah untuk perilaku yang benar, membimbing dan mengarahkan anak tanpa memaksa kehendak, memberikan penjelasan secara rasional jika pendapat anak tidak sesuai, dan memiliki pandangan masa depan yang jelas terhadap anaknya. Selain itu, orangtua perlu memahami bahwa pola asuh demokrasi harus dimodifikasi sesuai kebutuhan siswa-siswi dalam belajar. Perlakuan yang baik dari orangtua, seperti memperhatikan kebutuhan-kebutuhan anak, menjadi pendengar yang baik untuk setiap masalah anak, dan selalu memberikan contoh-contoh perilaku yang baik, dapat membantu meningkatkan prestasi belajar. Dalam penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengkaitkan variabel prestasi belajar dengan variabel lain yang relevan, seperti faktor-faktor intern dan ekstern, guna meningkatkan pemahaman tentang hal-hal yang dibutuhkan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa-siswi. Penelitian tentang hubungan antara pola asuh demokrasi orang tua dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar dapat dilanjutkan dengan mempertimbangkan variabel-variabel tambahan dan desain penelitian yang lebih komprehensif.
| File size | 67.41 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNYUNY Artikel ini berdasarkan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui gambaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. SubyekArtikel ini berdasarkan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui gambaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subyek
POLKESBANPOLKESBAN Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan program literasi digital kesehatan yang mudah diakses, inklusif, dan terintegrasi dengan layanan kesehatanTemuan ini menegaskan pentingnya pengembangan program literasi digital kesehatan yang mudah diakses, inklusif, dan terintegrasi dengan layanan kesehatan
POLKESBANPOLKESBAN Setelah menerapkan kriteria ini dan melakukan penyaringan relevansi sesuai dengan pedoman PRISMA, total tiga belas artikel dipilih. Temuan mengungkapkanSetelah menerapkan kriteria ini dan melakukan penyaringan relevansi sesuai dengan pedoman PRISMA, total tiga belas artikel dipilih. Temuan mengungkapkan
POLKESBANPOLKESBAN Penatalaksanaan kasus yang tepat selama kehamilan dapat mencegah preeklamsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas dan spesifisitas tekananPenatalaksanaan kasus yang tepat selama kehamilan dapat mencegah preeklamsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas dan spesifisitas tekanan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Pendekatan ini menekankan nilai-nilai fitrah, keimanan, dan internalisasi akhlak sebagai fondasi dalam membangun identitas yang kuat dan autentik. DenganPendekatan ini menekankan nilai-nilai fitrah, keimanan, dan internalisasi akhlak sebagai fondasi dalam membangun identitas yang kuat dan autentik. Dengan
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB serta pendekatan humanistik dengan memahami masalah yang dialami peserta didik. Preferensi siswa dalam menghadapi perilaku disruptif terletak pada gayaserta pendekatan humanistik dengan memahami masalah yang dialami peserta didik. Preferensi siswa dalam menghadapi perilaku disruptif terletak pada gaya
UNTAGUNTAG Subyek penelitian adalah 115 santri pondok pesantren Raudlatul Ulum Arrahmaniyah Sampang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, instrumen yang digunakanSubyek penelitian adalah 115 santri pondok pesantren Raudlatul Ulum Arrahmaniyah Sampang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, instrumen yang digunakan
UNTAGUNTAG Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan efikasi diri dan dukungan sosial dengan penyesuaian diri siswa dalam belajar. Subjek penelitianPenelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan efikasi diri dan dukungan sosial dengan penyesuaian diri siswa dalam belajar. Subjek penelitian
Useful /
POLKESBANPOLKESBAN Luka akibat ruptur perineum atau episiotomi memiliki potensi yang sama dalam mengalami komplikasi seperti perdarahan, pembentukan hematoma, infeksi, dehisensi,Luka akibat ruptur perineum atau episiotomi memiliki potensi yang sama dalam mengalami komplikasi seperti perdarahan, pembentukan hematoma, infeksi, dehisensi,
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Permainan ini dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengingat kebaikan orang lain di dalam kelas. Pada akhir permainan, akan ditemukanPermainan ini dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengingat kebaikan orang lain di dalam kelas. Pada akhir permainan, akan ditemukan
UNTAGUNTAG Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan Skala DSI (Daily Stress Inventory) yang disusun oleh Brandey & Jones (1989), Skala religiusitas remaja yangPengumpulan data penelitian dilakukan dengan Skala DSI (Daily Stress Inventory) yang disusun oleh Brandey & Jones (1989), Skala religiusitas remaja yang
UNTAGUNTAG Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi yang disusun berdasarkan konstruk teori dari variabel religiusitas, pola asuh otoriter dan prososial.Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi yang disusun berdasarkan konstruk teori dari variabel religiusitas, pola asuh otoriter dan prososial.