UNTAGUNTAG
Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi IndonesiaTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan religiusitas dengan stres pada remaja yang tinggal di Lapas Anak Blitar. Subjek penelitian ini adalah 51 remaja laki-laki yang sedang menjalani pidana di Lapas Anak Blitar. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan Skala DSI (Daily Stress Inventory) yang disusun oleh Brandey & Jones (1989), Skala religiusitas remaja yang disusun oleh Farid (2004), dan skala dukungan sosial yang disusun oleh peneliti. Analisa statistik nonparamentrik dengan menggunakan Spearmans Rho menunjukkan nilai korelasi antara dukungan sosial dengan stres sebesar 0.201 dan p = 0.158 (p>0,05); nilai korelasi antara religiusitas dengan stres sebesar 0.182 dan p = 0.200 (p>0,05). Hasil ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan sosial dan religiusitas dengan stres pada remaja penghuni Lapas Anak Blitar.
Penelitian ini membuktikan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan religiusitas dengan stres pada remaja di Lapas Anak Blitar.Meskipun remaja yang berada di Lapas Nampak sekali masih melakukan kegiatan keagamaan, tekanan atau stres yang dialaminya karena tidak bisa berperilaku bebas membuat mereka sulit untuk melakukan coping stress melalui berbagai dimensi religiusitas.Kondisi di dalam dan di luar Lapas bagi mereka penuh dengan tekanan, sehingga mudah melakukan tindakan emosional yang menyebabkan mereka menjadi penghuni Lapas Anak.
Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi tingkat stres pada remaja di Lapas, seperti kualitas hubungan dengan petugas lapas, akses terhadap layanan kesehatan mental, atau pengalaman traumatis sebelumnya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program intervensi yang dirancang khusus untuk membantu remaja di Lapas mengelola stres dan meningkatkan keterampilan coping mereka, dengan mempertimbangkan peran dukungan sosial dan religiusitas. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program intervensi tersebut dalam mengurangi tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja di Lapas. Dengan menggabungkan temuan-temuan ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi stres pada remaja di Lapas dan mengembangkan strategi yang efektif untuk mendukung kesehatan mental mereka.
| File size | 74.03 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap student engagement, diantaranya yaitu lingkungan sosial (peer support) dan achievement motivation. TujuanTerdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap student engagement, diantaranya yaitu lingkungan sosial (peer support) dan achievement motivation. Tujuan
STAI YPBWISTAI YPBWI Peran ini berdampak signifikan terhadap perubahan perilaku anak, yang terlihat dari meningkatnya rasa percaya diri, kemampuan berbagi, kerja sama, komunikasi,Peran ini berdampak signifikan terhadap perubahan perilaku anak, yang terlihat dari meningkatnya rasa percaya diri, kemampuan berbagi, kerja sama, komunikasi,
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU Artikel ini mengulas menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengacu pada regulasi dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwaArtikel ini mengulas menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengacu pada regulasi dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa
IAI TABAHIAI TABAH Islamic jurists have historically prescribed severe penalties for liwāṭ, with the aim of safeguarding moral order and social stability. The prohibitionIslamic jurists have historically prescribed severe penalties for liwāṭ, with the aim of safeguarding moral order and social stability. The prohibition
BALAIPUBLIKASIBALAIPUBLIKASI Teknik pengambilan sampel adalah random proporsional. Data tingkat kemandirian belajar dikumpulkan dengan teknik penyebaran kuesioner, sementara data hasilTeknik pengambilan sampel adalah random proporsional. Data tingkat kemandirian belajar dikumpulkan dengan teknik penyebaran kuesioner, sementara data hasil
POLTEKES OSPOLTEKES OS Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Single Subject Design (SSD) model multiple baseline design across subject. Subjek penelitianPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Single Subject Design (SSD) model multiple baseline design across subject. Subjek penelitian
UNIPASBYUNIPASBY Kelompok pendukung ASI (KP ASI) telah berhasil dibentuk dan dibina di Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, dan KP ASI telah melakukan pendampinganKelompok pendukung ASI (KP ASI) telah berhasil dibentuk dan dibina di Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, dan KP ASI telah melakukan pendampingan
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Uji regresi logistik digunakan untuk melihat faktor-faktor paling berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS. Hasil penelitian menunjukkan adanyaUji regresi logistik digunakan untuk melihat faktor-faktor paling berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS. Hasil penelitian menunjukkan adanya
Useful /
POLIBATAMPOLIBATAM TCR awal sebesar 87,85% dan TBE sebesar 0,0878 goals/detik meningkat menjadi 93,45% dan 0,1258 goals/detik setelah peningkatan UI/UX. Skor SUS sebesarTCR awal sebesar 87,85% dan TBE sebesar 0,0878 goals/detik meningkat menjadi 93,45% dan 0,1258 goals/detik setelah peningkatan UI/UX. Skor SUS sebesar
UM SURABAYAUM SURABAYA Dari hasil penelitian ditemukan jenis proses, yaitu material, perilaku, mental, dan relasional. Pada berita “Kontras Temukan Kejanggalan Tragedi Kanjuruhan:Dari hasil penelitian ditemukan jenis proses, yaitu material, perilaku, mental, dan relasional. Pada berita “Kontras Temukan Kejanggalan Tragedi Kanjuruhan:
UM SURABAYAUM SURABAYA Hal ini menjadi indikator utama terhadap perlunya penguatan pemahaman sintaksis dalam program BIPA. Keterkaitan pemahaman bahasa dapat memengaruhi penulisanHal ini menjadi indikator utama terhadap perlunya penguatan pemahaman sintaksis dalam program BIPA. Keterkaitan pemahaman bahasa dapat memengaruhi penulisan
UMSUMS Desa tradisional merepresentasikan warisan budaya pedesaan, yang memiliki makna sejarah, budaya, ilmiah, seni, ekonomi, dan sosial, serta layak untuk upayaDesa tradisional merepresentasikan warisan budaya pedesaan, yang memiliki makna sejarah, budaya, ilmiah, seni, ekonomi, dan sosial, serta layak untuk upaya