UNTAGUNTAG

Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi Indonesia

Kematangan emosi, efikasi-diri, dan perilaku merokok dikaji dalam penelitian kuantitatif korelasional. Subjek penelitian adalah 131 remaja laki-laki usia 12 – 15 tahun di Kabupaten Nganjuk. Peneliti mengembangkan dua alat ukur penelitian, yaitu skala perilaku merokok dan skala kematangan emosi. Data variabel penelitian dianalisis dengan analisis regresi ganda. Hasil analisis adalah: 1) R = 0,181, F = 2,179, p = 0,177 (p > 0,05). Kematangan emosi dan efikasi-diri secara simultan tidak berhubungan dengan perilaku merokok remaja laki-laki usia 12 – 15 tahun; 2) r parsial = - 0,173, p = 0,049 (p < 0,05). Kematangan emosi secara tersendiri berhubungan negatif dan signifikan dengan perilaku merokok remaja laki-laki usia 12 – 15 tahun; 3) r parsial = - 0,055, p = 0,534 (p > 0,05). Efikasi-diri secara tersendiri tidak berhubungan dengan perilaku merokok remaja laki-laki usia 12 – 15 tahun.

Kematangan emosi dan efikasi-diri tidak dapat memprediksi perilaku merokok remaja laki-laki usia 12–15 tahun.Kematangan emosi memiliki hubungan negatif dengan perilaku merokok, sementara efikasi-diri tidak terkait signifikan.Semakin matang emosi, semakin kecil risiko merokok, dan sebaliknya.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran faktor sosial seperti pengaruh teman sebaya atau lingkungan sekolah dalam memengaruhi kebiasaan merokok. Selain itu, studi tentang efektivitas program edukasi kesehatan berbasis empati dan pengembangan keterampilan pengambilan keputusan pada remaja bisa menjadi arah baru. Terakhir, penelitian longitudinal untuk memantau perubahan perilaku merokok seiring pertumbuhan emosional dan kemandirian remaja juga diperlukan.

Read online
File size76.05 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test