POLKESBANPOLKESBAN
Media Penelitian dan Pengembangan KesehatanMedia Penelitian dan Pengembangan KesehatanMasa remaja merupakan masa transisi yang menentukan pola makan sehat dan perilaku gaya hidup sepanjang hidup. Intervensi edukasi gizi memiliki peran strategis dalam mencegah pola makan tidak sehat pada remaja. Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan mengevaluasi berbagai model intervensi pendidikan gizi yang efektif bagi remaja melalui identifikasi pola, hasil, hambatan, dan faktor pendukung yang komprehensif. Metode pada kajian ini menggunakan scoping review yang mengikuti panduan PRISM-Scr dan kerangka Arksey dan OMalley. Pencarian literatur dilakukan pada database PubMed, Science Direct, dan Scopus menggunakan kata kunci: remaja, gizi, intervensi, dan hambatan pada bulan Maret 2025. Studi dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan sebelumnya. Hasil menunjukan bahwa dari 1.936 artikel, sebanyak 10 artikel terpilih untuk dianalisis. Artikel yang dipilih berasal dari negara berkembang dan dikategorikan ke dalam tiga pendekatan utama: intervensi berbasis digital, intervensi berbasis tradisional, dan intervensi berbasis sekolah. Masing-masing menunjukkan efektivitas yang bervariasi dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku gizi remaja. Faktor keberhasilan mencakup integrasi dalam sistem pendidikan, relevansi budaya, serta kolaborasi multisektoral. Beberapa hambatan meliputi keterbatasan durasi, pendekatan pasif, dan akses makanan sehat. Temuan ini menekankan pentingnya strategi yang multikomponen dan adaptif terhadap konteks lokal.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan mengevaluasi model intervensi pendidikan gizi untuk remaja di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMICs).Sepuluh studi memenuhi kriteria inklusi dan dikategorikan ke dalam tiga pendekatan utama.Semua intervensi meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku gizi remaja, dengan program berbasis sekolah menunjukkan efek paling komprehensif, terutama ketika menggunakan pendekatan multikomponen.Intervensi digital menarik dan inovatif, tetapi efektivitasnya bervariasi tergantung pada kualitas konten dan adaptasi budaya.Metode tradisional tetap efektif dalam konteks yang disesuaikan secara budaya dan berbasis kelompok.Efektivitas intervensi tradisional tergantung pada metode pendidikan yang digunakan dan durasi implementasi, yang mempengaruhi perubahan perilaku jangka panjang.Intervensi berbasis sekolah umumnya efektif dalam mempengaruhi perilaku makan remaja, seperti peningkatan konsumsi buah dan sayuran serta penurunan konsumsi makanan dan minuman manis.Efektivitasnya meningkat ketika intervensi multikomponen melibatkan siswa, orang tua, guru, operator kantin, dan komunitas sekolah.Namun, efektivitasnya berkurang ketika perubahan kebijakan sekolah dan lingkungan makanan sekolah tidak didukung.Studi ini menyarankan agar intervensi masa depan mengadopsi pendekatan multisektoral, disesuaikan secara budaya, dan didorong oleh teori, dengan implementasi berkelanjutan untuk memastikan perubahan perilaku gizi jangka panjang pada remaja di konteks LMIC.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan intervensi yang disesuaikan dengan konteks lokal, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya, preferensi makanan, dan akses ke makanan sehat di rumah dan komunitas. Intervensi multikomponen yang mengintegrasikan elemen-elemen sekitar remaja, seperti pendidikan gizi, keterlibatan orang tua, modifikasi lingkungan, dan penggunaan teknologi digital, cenderung lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku gaya hidup sehat pada remaja. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan durasi intervensi yang lebih lama dan integrasi budaya dalam intervensi digital. Studi ini juga menekankan pentingnya kolaborasi multisektoral dalam intervensi pendidikan gizi untuk remaja, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.
| File size | 373.93 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STIE AASSTIE AAS Budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, tetapi memiliki efek positif pada kepuasan kerja. Kecerdasan emosional berpengaruhBudaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, tetapi memiliki efek positif pada kepuasan kerja. Kecerdasan emosional berpengaruh
LAAROIBALAAROIBA Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 70 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Teknis analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisisJumlah sampel dalam penelitian ini adalah 70 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Teknis analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis
PNBPNB Berdasarkan hasil analisis matriks IFAS, kekuatan utama terletak pada hubungan baik dengan seluruh mitra, media, influencer, tamu, dan masyarakat, sedangkanBerdasarkan hasil analisis matriks IFAS, kekuatan utama terletak pada hubungan baik dengan seluruh mitra, media, influencer, tamu, dan masyarakat, sedangkan
UNMUNM Kesimpulan Penelitian ini mengonfirmasi bahwa metode interaktif, digital, dan terintegrasi budaya secara signifikan meningkatkan kosakata, pemahaman, danKesimpulan Penelitian ini mengonfirmasi bahwa metode interaktif, digital, dan terintegrasi budaya secara signifikan meningkatkan kosakata, pemahaman, dan
UNAIUNAI Analisis kerangka kerja van Mannen mengidentifikasi dua belas tema dalam lima unsur dunia hidup (relasionalitas, korporalitas, spasialitas, temporalitas,Analisis kerangka kerja van Mannen mengidentifikasi dua belas tema dalam lima unsur dunia hidup (relasionalitas, korporalitas, spasialitas, temporalitas,
UMMUMM Kekhawatiran meningkat terkait dampak signifikan dari gelombang masuknya Rohingya di Aceh. Penerimaan Indonesia terhadap mereka yang mencari keselamatanKekhawatiran meningkat terkait dampak signifikan dari gelombang masuknya Rohingya di Aceh. Penerimaan Indonesia terhadap mereka yang mencari keselamatan
STTSIMPSONSTTSIMPSON Coolen berhasil mengindigenisasi iman Kristen untuk abangans Jawa melalui pendekatan ngelmu Kristen yang berlandaskan kontekstualisasi budaya. Ia memanfaatkanCoolen berhasil mengindigenisasi iman Kristen untuk abangans Jawa melalui pendekatan ngelmu Kristen yang berlandaskan kontekstualisasi budaya. Ia memanfaatkan
UIRUIR Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif. Jumlah populasi dalam penelitianMetodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif. Jumlah populasi dalam penelitian
Useful /
POLKESBANPOLKESBAN Hasil penelitian kemudian dianalisa menggunakan uji statistic Wilcoxon. Hasil penelitian bahwa sebagian besar responden pada saat sebelum pemberian jamuHasil penelitian kemudian dianalisa menggunakan uji statistic Wilcoxon. Hasil penelitian bahwa sebagian besar responden pada saat sebelum pemberian jamu
UNILAUNILA Meskipun memiliki banyak sumber daya wisata, belum ada penelitian mendalam mengenai aspek-aspek pendukung pengembangan ekowisata mangrove, sehingga dataMeskipun memiliki banyak sumber daya wisata, belum ada penelitian mendalam mengenai aspek-aspek pendukung pengembangan ekowisata mangrove, sehingga data
UNTAGUNTAG 182 dan p = 0. 200 (p>0,05). Hasil ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan sosial dan religiusitas dengan stres pada remaja penghuni Lapas182 dan p = 0. 200 (p>0,05). Hasil ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan sosial dan religiusitas dengan stres pada remaja penghuni Lapas
UNTAGUNTAG Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih mendalam latar belakang dan akibat peranan pola asuh demokrasi orangtua dan kecerdasan emosionalTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih mendalam latar belakang dan akibat peranan pola asuh demokrasi orangtua dan kecerdasan emosional