JOMPARNDJOMPARND
One moment, please...One moment, please...Program Merawat Senyum Masa Depan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemampuan, dan keterampilan ibu balita dalam menjaga Kesehatan gigi anak di Posyandu Beringin I Desa Baumata. Pengabdian ini dilakukan sebagai respon terhadap rendahnya pengetahuan dan kesadaran Masyarakat mengenai Kesehatan gigi anak, kurangnya media penyuluhan inovatif, belum pernah adanya pelatihan atau pendampingan khusus, serta perlunya pembiasaan menjaga Kesehatan gigi sejak dini. Metode pengabdian menggunakan video interaktif Canva untuk edukasi dan pendampingan praktek secara langsung dengan metode PARR kepada 32 ibu balita. Evaluasi dilakukan dengan kuisioner pengetahuan dan lembar cheklist ketrampilan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu balita dari kriteria sedang pada sebanyak 22 orang (68,8%) sebelum edukasi menjadi kriteria baik sebanyak 26 orang (81,2%) setelah edukasi. Pendampingan praktik juga berhasil meningkatkan keterampilan ibu balita, ditandai dengan sebagian besar peserta mampu mengulang dan mempraktikkan cara menjaga kesehatan gigi anak dengan benar, disertai koreksi serta arahan individual oleh tim pengabmas. Program ini membuktikan bahwa kombinasi media edukasi inovatif dan pendampingan praktis dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu balita dalam menjaga kesehatan gigi anak.
Kegiatan pengabdian masyarakat di Posyandu Beringin I desa Baumata dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu balita dalam menjaga kesehatan gigi anak mereka.Melalui media video edukasi canva dan pendampingan praktis, para ibu tidak hanya memahami pentingnya perawatan gigi balita, tetapi juga mampu mempratikkannya dengan benar.Hasil ini menunjukkan bahwa metode interaktif yang dipadukan dengan pendampingan langsung mampu membentuk perilaku positif ibu dalam menjaga kesehatan gigi anak anak secara berkelanjutan.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas media edukasi inovatif, seperti video interaktif Canva, dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kesehatan gigi anak. Kedua, penting untuk mengembangkan program edukatif dan pendampingan langsung yang berkelanjutan dan diperluas cakupannya, sehingga dapat menciptakan generasi sehat dengan kualitas hidup keluarga yang lebih baik. Ketiga, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang dari program edukasi dan pendampingan ini terhadap kesehatan gigi anak-anak dan perkembangan mereka secara keseluruhan.
| File size | 977.4 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIDAUNIDA Sebagai pengukuran guna melihat tingkat efektivitas pada penelitian ini digunakan teori efektivitas oleh Budiani yang melibatkan variabel Ketepatan Sasaran,Sebagai pengukuran guna melihat tingkat efektivitas pada penelitian ini digunakan teori efektivitas oleh Budiani yang melibatkan variabel Ketepatan Sasaran,
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Kelompok perlakuan diberikan intervensi melalui pemberian buku saku; sedangkan Kelompok kontrol mendapat booklet tentang tekanan darah tinggi. Hasil pengumpulanKelompok perlakuan diberikan intervensi melalui pemberian buku saku; sedangkan Kelompok kontrol mendapat booklet tentang tekanan darah tinggi. Hasil pengumpulan
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Kesimpulan model transkultural nursing dapat diterapkan dalam membantu menjembantani kendala budaya dalam penerapan asuhan keperawatan pada konteks malaria.Kesimpulan model transkultural nursing dapat diterapkan dalam membantu menjembantani kendala budaya dalam penerapan asuhan keperawatan pada konteks malaria.
ATMAJAYAATMAJAYA Namun, hakim menyatakan bahwa Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga yang digunakan karena korban pernah terikat perkawinan. Peneliti menggunakanNamun, hakim menyatakan bahwa Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga yang digunakan karena korban pernah terikat perkawinan. Peneliti menggunakan
GMPIONLINEGMPIONLINE Regulasi emosi remaja dengan orang tua tunggal belum terbentuk dengan sempurna karena remaja masih belum dapat mengatasi masalah emosi yang dialami. ImplikasiRegulasi emosi remaja dengan orang tua tunggal belum terbentuk dengan sempurna karena remaja masih belum dapat mengatasi masalah emosi yang dialami. Implikasi
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor risiko ibu pada kejadian BBLR. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif,Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor risiko ibu pada kejadian BBLR. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif,
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor risiko yang mempengaruhi kejadian karies gigi pada siswa antara lain pengetahuan, cara menyikat gigi,Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor risiko yang mempengaruhi kejadian karies gigi pada siswa antara lain pengetahuan, cara menyikat gigi,
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Studi ini menggunakan metode Scoping Review dimulai mengidentifikasi pertanyaan penelitian dan studi yang relevan, memilih artikel, memetakan data sertaStudi ini menggunakan metode Scoping Review dimulai mengidentifikasi pertanyaan penelitian dan studi yang relevan, memilih artikel, memetakan data serta
Useful /
MAHADALYALFITHRAHMAHADALYALFITHRAH Hal ini dalam praksisnya, memang demokrasi ternyata berjalan secara berlawanan dengan konsep demokrasi ideal dengan adanya penguasaan terhadap media massa.Hal ini dalam praksisnya, memang demokrasi ternyata berjalan secara berlawanan dengan konsep demokrasi ideal dengan adanya penguasaan terhadap media massa.
POLTEKKES TANJUNGPINANGPOLTEKKES TANJUNGPINANG Pemeriksaan keabsahan data memanfaatkan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil evaluasi program UKGS menunjukkan bahwa beberapa aspek input belumPemeriksaan keabsahan data memanfaatkan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil evaluasi program UKGS menunjukkan bahwa beberapa aspek input belum
RADEN FATAHRADEN FATAH Adapun penilaian skor kemampuan mahasiswa pada tujuh aspek berada pada rentang 1,58 – 1,99. Dari ketujuh aspek penilaian diperlukan peningkatan kemampuanAdapun penilaian skor kemampuan mahasiswa pada tujuh aspek berada pada rentang 1,58 – 1,99. Dari ketujuh aspek penilaian diperlukan peningkatan kemampuan
UIN SUSKAUIN SUSKA Namun, persepsi terhadap dukungan organisasi secara terpisah memberikan kontribusi yang lebih besar daripada resiliensi karyawan. Persepsi terhadap dukunganNamun, persepsi terhadap dukungan organisasi secara terpisah memberikan kontribusi yang lebih besar daripada resiliensi karyawan. Persepsi terhadap dukungan