POLTEKKES TANJUNGPINANGPOLTEKKES TANJUNGPINANG
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADUJURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADUHipertensi adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah yang terus-menerus di atas batas normal dalam jangka waktu yang lama. Upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) dilakukan melalui Pos Pembinaan Terpadu PTM, sebuah bentuk upaya kesehatan berbasis masyarakat di bawah bimbingan puskesmas untuk mengendalikan faktor risiko PTM seperti hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan Posbindu PTM oleh pasien hipertensi peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas Aro pada tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 83 responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (p value = 0,019) dan dukungan kader (p value = 0,010) dengan pemanfaatan Posbindu PTM oleh pasien hipertensi peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas Aro pada tahun 2021. Diharapkan puskesmas dan kader dapat bekerja sama dengan baik dalam mempersiapkan segala hal terkait kegiatan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan Posbindu PTM.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari pengetahuan dan dukungan kader terhadap pemanfaatan Posbindu PTM.Dukungan kader memiliki nilai PR sebesar 0,533, dan pengetahuan memiliki nilai PR 0,519.Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengetahuan dan dukungan kader dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pemanfaatan Posbindu PTM dan pengendalian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Aro.
Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan strategi untuk meningkatkan pemanfaatan Posbindu PTM. Pertama, puskesmas perlu secara berkala menyelenggarakan pelatihan dan penyegaran bagi kader kesehatan mengenai pentingnya Posbindu PTM, teknik komunikasi efektif, dan cara memberikan edukasi yang komprehensif kepada masyarakat. Kedua, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang memengaruhi pemanfaatan Posbindu PTM, seperti faktor sosial budaya, aksesibilitas layanan, dan persepsi masyarakat terhadap manfaat Posbindu PTM. Ketiga, perlu dikembangkan model intervensi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan kader kesehatan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan Posbindu PTM, sehingga program ini dapat lebih sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang berisiko atau menderita hipertensi.
| File size | 150.92 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
MALAHAYATIMALAHAYATI Data dari Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2022 mengatakan bahwa jumlah estimasi penderita hipertensi usia lebih dari 15 tahun berjumlah 2.Data dari Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2022 mengatakan bahwa jumlah estimasi penderita hipertensi usia lebih dari 15 tahun berjumlah 2.
PTTIPTTI Program layanan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan hipertensi pada lansia. Kegiatan ini mencakup konseling tentangProgram layanan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan hipertensi pada lansia. Kegiatan ini mencakup konseling tentang
UNUCIREBONUNUCIREBON Perbedaan konteks sosial, budaya, dan penggunaan media digital menyebabkan variasi prevalensi risiko bunuh diri akibat perundungan tersebut. PenelitianPerbedaan konteks sosial, budaya, dan penggunaan media digital menyebabkan variasi prevalensi risiko bunuh diri akibat perundungan tersebut. Penelitian
HTPHTP Pendahuluan: Prevalensi DM terus meningkat, dengan 90-95% kasus merupakan DMT2 yang jika tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan berbagai komplikasi.Pendahuluan: Prevalensi DM terus meningkat, dengan 90-95% kasus merupakan DMT2 yang jika tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan berbagai komplikasi.
UNDIKMAUNDIKMA Hasil pemeriksaan tensi darah sebanyak 50 orang yang mengalami hipertensi 1, 2 dan sistolik, dengan faktor risiko usia kebanyakan paruh baya, lanjut usiaHasil pemeriksaan tensi darah sebanyak 50 orang yang mengalami hipertensi 1, 2 dan sistolik, dengan faktor risiko usia kebanyakan paruh baya, lanjut usia
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Kuesioner terdiri dari 5 aspek, yaitu: profil demografis, konflik interpersonal, emosi negatif, dukungan sosial, dan kesehatan mental. Analisis data menggunakanKuesioner terdiri dari 5 aspek, yaitu: profil demografis, konflik interpersonal, emosi negatif, dukungan sosial, dan kesehatan mental. Analisis data menggunakan
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi emergensi, sehingga dapat mencegah terjadinya peristiwa tersebut.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi emergensi, sehingga dapat mencegah terjadinya peristiwa tersebut.
CERICCERIC Sebagian responden (85%) berada pada kategori risiko tinggi yang diprediksi mengalami PKV dalam 10 tahun ke depan. Oleh karena itu, pengembangan modelSebagian responden (85%) berada pada kategori risiko tinggi yang diprediksi mengalami PKV dalam 10 tahun ke depan. Oleh karena itu, pengembangan model
Useful /
OJS STEIALAMAROJS STEIALAMAR Laba bersih terhadap pendapatan operasi (NPM) baik, dimana pada Bank Konvensional “K sebesar 239,69% dan pada Bank Syariah “S sebesar 18,73% pada tahunLaba bersih terhadap pendapatan operasi (NPM) baik, dimana pada Bank Konvensional “K sebesar 239,69% dan pada Bank Syariah “S sebesar 18,73% pada tahun
UNSAPUNSAP Isi yang diperiksa meliputi Aritmetika, Geometri, dan Data serta Pengukuran. Hasil analisis terhadap jawaban siswa menunjukkan bahwa secara umum siswaIsi yang diperiksa meliputi Aritmetika, Geometri, dan Data serta Pengukuran. Hasil analisis terhadap jawaban siswa menunjukkan bahwa secara umum siswa
LAKASPIALAKASPIA Kajian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan model pembelajaran agama yang adaptif terhadap era digital, serta mendorong peningkatan literasiKajian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan model pembelajaran agama yang adaptif terhadap era digital, serta mendorong peningkatan literasi
CERICCERIC Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden yang berasal dari dua rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden yang berasal dari dua rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan