POLKESBANPOLKESBAN
Media Penelitian dan Pengembangan KesehatanMedia Penelitian dan Pengembangan KesehatanPersepsi ketidakcukupan air susu ibu (perceived insufficient milk supply/PIMS) merupakan hambatan utama dalam pemberian ASI eksklusif (ASI-E) dan berkontribusi pada penghentian dini meskipun manfaat ASI sudah terbukti secara luas. Kajian sistematis ini bertujuan mensintesis bukti terbaru mengenai faktor-faktor penentu PIMS untuk memperkuat intervensi yang lebih terarah. Pencarian literatur dilakukan melalui PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, SagePub, dan Google Scholar untuk artikel yang diterbitkan antara Januari 2020 hingga Mei 2025. Artikel yang memenuhi syarat adalah publikasi terindeks, berbahasa Inggris, dengan desain penelitian kuantitatif atau kualitatif yang membahas faktor biologis, psikologis, sosial, pekerjaan, atau pendidikan terkait PIMS. Kriteria eksklusi mencakup studi yang tidak secara eksplisit menilai persepsi ibu atau yang terbatas pada determinan umum menyusui. Dari 1.280 artikel yang disaring, sepuluh memenuhi kriteria: delapan studi potong lintang, satu uji klinis teracak, dan satu meta-analisis. Penilaian risiko bias dilakukan sesuai desain, menggunakan Newcastle–Ottawa Scale untuk studi potong lintang, Cochrane RoB 2.0 untuk uji klinis, dan AMSTAR-2 untuk meta-analisis. Hasil telaah konsisten menunjukkan bahwa stres ibu, depresi pascapersalinan, pendidikan rendah, minimnya dukungan pasangan, kondisi kerja yang kaku, serta kemiskinan merupakan prediktor utama PIMS. Kajian ini menegaskan bahwa struktur kerja dan kesehatan mental ibu secara bersama-sama membentuk PIMS, sehingga diperlukan reformasi kebijakan ketenagakerjaan serta intervensi kesehatan mental untuk mendukung keberlanjutan ASI eksklusif.
Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa PIMS dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologis, sosial, dan struktural.Stres maternal, kurangnya dukungan sosial, kondisi kerja yang tidak mendukung, dan status sosioekonomi rendah secara konsisten dikaitkan dengan persepsi ketidakcukupan produksi ASI.Oleh karena itu, diperlukan intervensi komprehensif yang melibatkan peningkatan dukungan kesehatan mental bagi ibu, perbaikan kebijakan ketenagakerjaan yang mendukung menyusui, dan pemberdayaan ekonomi keluarga untuk meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian longitudinal diperlukan untuk memahami hubungan sebab-akibat antara faktor-faktor yang mempengaruhi PIMS dan durasi pemberian ASI eksklusif. Kedua, studi intervensi yang menargetkan faktor-faktor struktural seperti kebijakan tempat kerja dan dukungan sosial dapat dieksplorasi untuk meningkatkan keberhasilan menyusui. Ketiga, penelitian kualitatif yang mendalam dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi ibu tentang PIMS dari sudut pandang budaya dan sosial yang berbeda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang PIMS dan membantu mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk mendukung ibu dalam mencapai tujuan menyusui mereka. Dengan memahami kompleksitas faktor-faktor yang berkontribusi pada PIMS, kita dapat merancang program dan kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan praktik menyusui dan kesehatan ibu dan anak secara global. Penelitian lebih lanjut juga perlu dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi berbasis teknologi, seperti aplikasi seluler atau platform daring, dalam memberikan dukungan dan informasi kepada ibu menyusui, terutama di daerah terpencil atau dengan akses terbatas ke layanan kesehatan.
- Frontiers | Shifting to virtual breastfeeding counseling for low-income women in the US during COVID-19:... doi.org/10.3389/frhs.2022.1020326Frontiers Shifting to virtual breastfeeding counseling for low income women in the US during COVID 19 doi 10 3389 frhs 2022 1020326
- Breastfeeding: What are the Barriers? Why Women Struggle to Achieve Their Goals - Natasha K. Sriraman,... journals.sagepub.com/doi/full/10.1089/jwh.2014.5059Breastfeeding What are the Barriers Why Women Struggle to Achieve Their Goals Natasha K Sriraman journals sagepub doi full 10 1089 jwh 2014 5059
| File size | 390.28 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Penelitian ini menunjukkan bahwa praktik perawatan mandiri pada pasien TB-RO di Semarang belum sepenuhnya efektif. Kepatuhan terhadap pengobatan tetapPenelitian ini menunjukkan bahwa praktik perawatan mandiri pada pasien TB-RO di Semarang belum sepenuhnya efektif. Kepatuhan terhadap pengobatan tetap
POLKESBANPOLKESBAN Luka akibat ruptur perineum atau episiotomi memiliki potensi yang sama dalam mengalami komplikasi seperti perdarahan, pembentukan hematoma, infeksi, dehisensi,Luka akibat ruptur perineum atau episiotomi memiliki potensi yang sama dalam mengalami komplikasi seperti perdarahan, pembentukan hematoma, infeksi, dehisensi,
POLKESBANPOLKESBAN Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis data sekunder dari berbagai sumber, termasuk laporan WHO, FAO, dan jurnalMetode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis data sekunder dari berbagai sumber, termasuk laporan WHO, FAO, dan jurnal
POLKESBANPOLKESBAN Sampel peneltian ini yaitu pegawai administrasi rumah sakit X dan Y di Surakarta sebanyak 128 responden dengan menerapkan metode pengambilan sampel acak.Sampel peneltian ini yaitu pegawai administrasi rumah sakit X dan Y di Surakarta sebanyak 128 responden dengan menerapkan metode pengambilan sampel acak.
POLKESBANPOLKESBAN Analis data menggunakan software SEM-PLS dengan autocoding Partial least squares (PLS) Algorithm serta uji statistik Cronbachs Alpha untuk mengkonfirmasiAnalis data menggunakan software SEM-PLS dengan autocoding Partial least squares (PLS) Algorithm serta uji statistik Cronbachs Alpha untuk mengkonfirmasi
POLKESBANPOLKESBAN Rekomendasi yang dihasilkan meliputi penerapan SOP khusus, sistem pengadaan obat satu pintu dan program edukasi untuk pengungsi mengenai cara cerdas menggunakanRekomendasi yang dihasilkan meliputi penerapan SOP khusus, sistem pengadaan obat satu pintu dan program edukasi untuk pengungsi mengenai cara cerdas menggunakan
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Rentang gerak dan kekuatan otot juga diperiksa, serta perbedaan sebelum dan sesudah intervensi KT dianalisis menggunakan uji sampel berpasangan. Hasil:Rentang gerak dan kekuatan otot juga diperiksa, serta perbedaan sebelum dan sesudah intervensi KT dianalisis menggunakan uji sampel berpasangan. Hasil:
STIKESBAPTISSTIKESBAPTIS Edukasi gaya hidup sehat berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan diabetes melitus. Edukasi kesehatanEdukasi gaya hidup sehat berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan diabetes melitus. Edukasi kesehatan
Useful /
POLKESBANPOLKESBAN Karakteristik remaja penyandang disabilitas pada dasarnya serupa dengan remaja pada umumnya, meskipun memiliki keterbatasan pada kemampuan verbal. PemberianKarakteristik remaja penyandang disabilitas pada dasarnya serupa dengan remaja pada umumnya, meskipun memiliki keterbatasan pada kemampuan verbal. Pemberian
POLKESBANPOLKESBAN 2). Ditemukan enam mutasi titik pada gen HNF1A yang tersebar di ekson 7, 9, dan 10, terdiri atas satu mutasi silent (p. Leu459Leu), empat mutasi missense2). Ditemukan enam mutasi titik pada gen HNF1A yang tersebar di ekson 7, 9, dan 10, terdiri atas satu mutasi silent (p. Leu459Leu), empat mutasi missense
STIKESBAPTISSTIKESBAPTIS Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 104 responden mahasiswa kesehatan di DKI Jakarta diperolehPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 104 responden mahasiswa kesehatan di DKI Jakarta diperoleh
STIKESBAPTISSTIKESBAPTIS Teknik sampling yang digunakan simple random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Juni sampai Juli 2024. Instrumen penelitian yaitu kuesioner. AnalisisTeknik sampling yang digunakan simple random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Juni sampai Juli 2024. Instrumen penelitian yaitu kuesioner. Analisis