POLKESBANPOLKESBAN

Media Penelitian dan Pengembangan KesehatanMedia Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Computer Vision Syndrome (CVS) adalah gangguan pada mata yang disebabkan oleh penggunaan komputer atau perangkat elektronik. Kondisi ini mengacu pada kumpulan gejala kelelahan mata yang timbul akibat kebiasaan menatap layar komputer atau gadget dalam durasi yang panjang. Pekerja administrasi rumah sakit merupakan bagian penunjang pelayanan pasien yang bekerja selama 8 jam per hari di depan layar komputer yang dituntut untuk mengerjakan pekerjaan administrasi secara cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko CVS pada pegawai administrasi rumah sakit di Surakarta. Faktor risiko CVS pada penelitian ini yaitu usia, masa kerja, jarak mata dengan layar, penggunaan kacamata, durasi menggunakan komputer dan durasi istirahat mata. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Sampel peneltian ini yaitu pegawai administrasi rumah sakit X dan Y di Surakarta sebanyak 128 responden dengan menerapkan metode pengambilan sampel acak. Instrumen penelitian yang dipakai terdiri dari kuesioner faktor risiko CVS yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, serta kuesioner CVS-Q yang disebarkan melalui Google Form. Penelitian ini menggunakan uji Chi Square untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko usia berhubungan signifikan dengan CVS (p = 0,028 < 0,05), sedangkan faktor risiko masa kerja, jarak mata dengan layar, penggunaan kacamata, durasi menggunakan komputer dan durasi istirahat mata tidak berhubungan dengan CVS (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa usia merupakan faktor risiko CVS pada pegawai administrasi rumah sakit X dan Y di Surakarta. Oleh karena itu, responden sebaiknya melakukan senam mata untuk menurunkan gejala CVS.

Penelitian ini menunjukkan bahwa usia merupakan faktor risiko CVS pada pegawai administrasi rumah sakit X dan Y di Surakarta.Responden sebaiknya melakukan senam mata untuk menurunkan gejala CVS.

Berdasarkan penelitian ini, ada tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang efektivitas intervensi ergonomis seperti pengaturan posisi layar dan pencahayaan ruangan terhadap pengurangan gejala CVS pada pekerja administrasi rumah sakit. Kedua, studi lanjutan untuk membandingkan tingkat risiko CVS antara pekerja administrasi dengan usia di bawah dan di atas 40 tahun, termasuk faktor psikologis seperti stres kerja. Ketiga, penelitian tentang pengaruh durasi istirahat mata yang lebih spesifik, misalnya istirahat setiap 15 menit atau 30 menit, terhadap frekuensi dan intensitas gejala CVS. Semua saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang penyebab dan solusi untuk mengurangi risiko CVS secara lebih komprehensif.

  1. Pathophysiologic Mechanisms of Computer Vision Syndrome and its Prevention: Review | Iris Publishers.... irispublishers.com/wjovr/fulltext/pathophysiologic-mechanisms-of-computer-vision-syndrome-and-its-prevention-review.ID.000547.phpPathophysiologic Mechanisms of Computer Vision Syndrome and its Prevention Review Iris Publishers irispublishers wjovr fulltext pathophysiologic mechanisms of computer vision syndrome and its prevention review ID 000547 php
  2. 0. pdf obj endobj xref trailer startxref eof eb yt00 3tqinr 73k ap doi.org/10.31080/ASMS.2023.07.14980 pdf obj endobj xref trailer startxref eof eb yt00 3tqinr 73k ap doi 10 31080 ASMS 2023 07 1498
Read online
File size210.94 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test