UMPARUMPAR

Economos : Jurnal Ekonomi dan BisnisEconomos : Jurnal Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini mengkaji pengaruh kualitas layanan, reputasi rumah sakit, dan strategi promosi terhadap loyalitas pasien pada rumah sakit swasta di Bone, Sulawesi Selatan. Loyalitas pasien menjadi faktor krusial bagi keberlanjutan rumah sakit di tengah persaingan layanan kesehatan yang semakin ketat. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi‑terstruktur dengan pasien, tenaga medis, dan manajer pemasaran, serta observasi layanan dan analisis dokumen promosi. Sampel purposif melibatkan 18 partisipan, dan analisis tematik dengan triangulasi digunakan untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama: pertama, kualitas layanan—terutama responsivitas, komunikasi jelas dan empatik, serta keandalan—menjadi penentu utama kepuasan dan loyalitas pasien; kedua, reputasi rumah sakit yang dibangun melalui kredibilitas profesional, testimoni pasien, dan citra institusi yang positif secara signifikan memperkuat kepercayaan serta niat kunjungan ulang; ketiga, strategi promosi berfungsi meningkatkan kesadaran publik melalui media sosial, program edukasi kesehatan, dan kemitraan komunitas, namun promosi saja tidak cukup mempertahankan loyalitas tanpa kualitas layanan yang konsisten. Penelitian menyimpulkan bahwa loyalitas pasien terbentuk melalui integrasi kualitas layanan tinggi, reputasi rumah sakit yang kuat, dan strategi promosi yang etis.

Penelitian ini menunjukkan bahwa loyalitas pasien di rumah sakit swasta di Bone dipengaruhi secara signifikan oleh tiga faktor utama.kualitas layanan, reputasi rumah sakit, dan strategi promosi.Kualitas layanan, khususnya keandalan, responsivitas, dan komunikasi efektif, memberikan dampak langsung terhadap kepuasan dan niat kembali pasien, sementara reputasi yang dibangun lewat kredibilitas profesional tenaga medis dan testimoni positif memperkuat keputusan pasien untuk tetap setia.Strategi promosi meningkatkan kesadaran publik, namun efektivitasnya dalam membangun loyalitas hanya tercapai bila didukung oleh kualitas layanan yang konsisten, sehingga integrasi ketiga elemen tersebut menjadi kunci keberlanjutan rumah sakit.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana pelatihan komunikasi empatik bagi tenaga medis memengaruhi tingkat loyalitas pasien dengan menggunakan pendekatan campuran di beberapa rumah sakit swasta di wilayah Sulawesi Selatan, sehingga dapat menggeneralisasi temuan. Selain itu, perlu diteliti efektivitas program edukasi kesehatan berbasis komunitas dibandingkan dengan promosi digital dalam meningkatkan reputasi rumah sakit serta loyalitas pasien, dengan mengamati perbedaan persepsi masyarakat di daerah perkotaan dan pedesaan. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak penerapan mekanisme umpan balik pasien yang terintegrasi dalam proses perbaikan kualitas layanan terhadap perubahan tingkat loyalitas selama setidaknya dua tahun, guna menilai keberlanjutan manfaatnya.

Read online
File size195.92 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test