UMPARUMPAR

Economos : Jurnal Ekonomi dan BisnisEconomos : Jurnal Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE), terhadap nilai perusahaan, yang diproksikan dengan Tobins Q, dengan Good Corporate Governance (GCG) sebagai variabel moderasi yang direpresentasikan melalui proporsi komisaris independen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 18 perusahaan sub-sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2022 hingga 2024. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM) dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan ROE berpengaruh positif dan signifikan. GCG tidak memoderasi hubungan antara ROA dan nilai perusahaan, tetapi secara signifikan memoderasi hubungan antara ROE dan nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas GCG, khususnya proporsi komisaris independen, belum optimal dalam memperkuat hubungan antara profitabilitas dan nilai perusahaan secara keseluruhan.

Return on Assets (ROA) terbukti berpengaruh negatif secara signifikan terhadap nilai perusahaan yang diproksikan melalui rasio Tobins Q.Return on Equity (ROE) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.Good Corporate Governance (GCG), melalui proporsi komisaris independen, tidak memoderasi hubungan antara ROA dan nilai perusahaan.Kehadiran komisaris independen yang menjalankan fungsi pengawasan dengan efektif mampu meningkatkan keyakinan pasar terhadap kualitas pengelolaan laba serta kebijakan pengembalian modal kepada pemegang saham.Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasar cenderung lebih responsif terhadap kinerja yang berhubungan langsung dengan pengembalian modal pemegang saham dibandingkan indikator efisiensi aset.Selain itu, tata kelola perusahaan yang baik memiliki peranan penting, khususnya dalam memperkuat sinyal positif dari kinerja keuangan yang relevan bagi pemegang saham.

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk memperluas penelitian dengan memasukkan variabel kontrol makroekonomi dan memperpanjang periode penelitian guna memperoleh temuan yang lebih komprehensif dan representatif. Selain itu, penggunaan metode estimasi yang dapat mengatasi potensi masalah endogenitas, seperti Generalized Method of Moments, direkomendasikan untuk memberikan analisis hubungan kausal yang lebih kuat. Bagi manajemen perusahaan, disarankan untuk memaksimalkan pemanfaatan aset dan mempertahankan serta meningkatkan Return on Equity (ROE) dengan menjaga struktur modal yang sehat. Bagi regulator dan otoritas pasar modal, penguatan regulasi terkait kualitas dan peran komisaris independen menjadi langkah penting, termasuk peningkatan transparansi dan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara menyeluruh.

Read online
File size282.18 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test