UM SURABAYAUM SURABAYA

Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan SastraStilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunanaan media sosial dan berpikir kritis terhadap keterampilan membaca intensif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan desain penelitian adalah korelasi. Populasi penelitian ini adalah anak milenial atau yang lebih dikenal dengan istilah Generasi Z, dalam lingkup khusus yaitu Siswa Kelas X SMA Budi Mulia di Jakarta dan Bogor. Instrumen penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner kepada 139 orang siswa. Penulis telah membangun hipotesis melalui data yang terkumpul, lalu dianaliss dengan menggunakan facto analisis korelasi, regresi dan load of factor. Hasil penelitian menunjukkan setidaknya terdapat lima dimensi keterampilan membaca para siswa: media sosial sebagai fokus bacaan dan sumber informasi, media sosial sebagai way of life, critical reading skill, self-dialogue saat membuka-membaca media sosial, dan fokus berpikir kritis dalam menyampaikan gagasan dan juga selektif dan bijak dalam penggunaan media sosial. Penelitian ini memberikan penegasan akan adanya kebutuhan penggunaan media sosial untuk meningkatkan semangat membaca intensif di kalangan para siswa.

Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa penggunaan media sosial berpengaruh positif memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan membaca intensif pada siswa SMA Budi Mulia di Jakarta dan Bogor.Media sosial telah bertransformasi menjadi salah satu media pembelajaran yang mampu menyajikan dan memenuhi kebutuhan siswa akan informasi dan bahan bacaan.Penelitian ini masih memiliki kekurangan baik dalam jumlah variabel, sampel dan dana.

Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan sampel ke sekolah menengah lain di luar Jakarta dan Bogor untuk memvalidasi generalisasi hasil. Disarankan menambah variabel kontrol seperti efek platform media sosial tertentu (Instagram vs. Facebook) terhadap pola membaca intensif. Pemahaman lebih lanjut tentang mekanisme interaksi antara durasi penggunaan media sosial dan frekuensi latihan berpikir kritis bisa menjadi arah studi yang relevan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh integrasi media sosial sebagai alat evaluasi keterampilan membaca intensif dalam kurikulum pendidikan formal.

  1. Hubungan Penggunaan Media Sosial dan Berpikir Kritis terhadap Keterampilan Membaca Intensif Siswa Kelas... journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Stilistika/article/view/4518Hubungan Penggunaan Media Sosial dan Berpikir Kritis terhadap Keterampilan Membaca Intensif Siswa Kelas journal um surabaya ac index php Stilistika article view 4518
Read online
File size236.31 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test