UNIFLORUNIFLOR
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah KependidikanPrima Magistra: Jurnal Ilmiah KependidikanNilai-nilai yang terkandung dalam budaya Menara Kudus di Indonesia menekankan pelestarian dan pengembangan tradisi lokal. Salah satu cara anak-anak mengekspresikan pemahaman mereka terhadap budaya lokal adalah melalui kegiatan seni, khususnya menggambar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengukur pengalaman artistik anak dalam membuat gambar bertema Menara Kudus, dengan memanfaatkan bukti budaya dari warisan historisnya sebagai sumber belajar. Penelitian ini menggunakan desain campuran metode sequential exploratory. Fase kualitatif awal melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengeksplorasi pengalaman artistik anak usia 9 hingga 12 tahun. Fase kuantitatif selanjutnya menerapkan statistik deskriptif untuk mendukung dan mengukur temuan dari data kualitatif. Semua data kualitatif dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil menunjukkan bahwa anak-anak menghasilkan gambar Menara Kudus berdasarkan pengalaman dan minat pribadi, dengan karya seni menampilkan tingkat presisi, imajinasi, dan kreativitas yang beragam. Proses kreatif terdiri dari tiga fase: pra‑penciptaan (meliputi pengalaman langsung dan tidak langsung), penciptaan (manajemen waktu, teknik, dan komunikasi efektif), serta pasca‑penciptaan (kepercayaan diri dan interpretasi). Nilai rata‑rata keseluruhan untuk pengalaman artistik adalah 119,43, dengan nilai rata‑rata 22,57 pada pra‑penciptaan, 80,95 pada penciptaan, dan 15,91 pada pasca‑penciptaan. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan anak dalam seni visual bertema Menara Kudus berada pada kategori sedang, sehingga disarankan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam menangkap bentuk asli objek.
Pengalaman artistik anak dalam menggambar Menara Kudus secara keseluruhan berada pada kategori sedang dengan nilai rata‑rata keseluruhan 119,43, yang mencerminkan tingkat keterlibatan moderat pada setiap tahap pra‑penciptaan, penciptaan, dan pasca‑penciptaan.Anak‑anak menunjukkan variasi dalam akurasi bentuk, imajinasi, serta penguasaan teknik menggambar, yang dipengaruhi oleh pengalaman budaya dan motivasi pribadi.Oleh karena itu, peningkatan keterampilan menggambar dan pemahaman budaya dapat memperkuat kualitas hasil karya serta memperdalam pemahaman mereka terhadap warisan lokal.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak penerapan kurikulum seni terstruktur yang mengintegrasikan unsur budaya Menara Kudus terhadap peningkatan akurasi dan kreativitas gambar anak usia 9‑12 tahun; selanjutnya, studi longitudinal dapat meneliti efek paparan berulang terhadap Menara Kudus melalui kunjungan lapangan dan media digital terhadap perkembangan pengalaman artistik anak pada fase pra‑penciptaan, penciptaan, dan pasca‑penciptaan; serta penelitian eksperimental dapat mengevaluasi peran mediasi guru dan kolaborasi sebaya dalam memperbaiki penguasaan alat, teknik pewarnaan, serta strategi komunikatif, dengan membandingkan berbagai pendekatan pembelajaran untuk menentukan metode paling efektif dalam memperkaya pengalaman seni anak.
- Full article: How Does Comprehensive Art Education Facilitate Childrenâs Creativity? A Mixed-Methods... tandfonline.com/doi/full/10.1080/10409289.2024.2404822Full article How Does Comprehensive Art Education Facilitate ChildrenyAAAos Creativity A Mixed Methods tandfonline doi full 10 1080 10409289 2024 2404822
- PEMAHAMAN MATERI TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATAKULIAH PRAKTEK | JURNAL EKONOMI BISNIS DAN... jurnal.alimspublishing.co.id/index.php/JISE/article/view/130PEMAHAMAN MATERI TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATAKULIAH PRAKTEK JURNAL EKONOMI BISNIS DAN jurnal alimspublishing index php JISE article view 130
| File size | 745.16 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Penelitian ini memberikan landasan konseptual bagi pengembangan kebijakan kurikulum PAI yang relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini menyimpulkanPenelitian ini memberikan landasan konseptual bagi pengembangan kebijakan kurikulum PAI yang relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini menyimpulkan
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain perbandingan pretest-posttest. Peserta penelitian terdiri dari 20 siswa yang dipilih melaluiPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain perbandingan pretest-posttest. Peserta penelitian terdiri dari 20 siswa yang dipilih melalui
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Berdasarkan temuan penelitian, dikotomi ilmu terbukti berpotensi menimbulkan fragmentasi pengetahuan, menghambat pemahaman holistik terhadap realitas,Berdasarkan temuan penelitian, dikotomi ilmu terbukti berpotensi menimbulkan fragmentasi pengetahuan, menghambat pemahaman holistik terhadap realitas,
BERUGAKBACABERUGAKBACA Kegiatan pemmbuatan tungku pembakaran sampah (insinerator) ini dilakukan dalam jangka waktu 14 hari. Pembuatan tungku pembakaran sampah (insinerator) dilakukanKegiatan pemmbuatan tungku pembakaran sampah (insinerator) ini dilakukan dalam jangka waktu 14 hari. Pembuatan tungku pembakaran sampah (insinerator) dilakukan
OJSOJS Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas VIIA SMPK St. Maria Assumpta Kupang melalui penerapan teknik kolase dalam kegiatanPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas VIIA SMPK St. Maria Assumpta Kupang melalui penerapan teknik kolase dalam kegiatan
OJSOJS Siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar, minat terhadap seni daerah, kemampuan refleksi makna tari, serta sikap menghargai budaya. Dengan demikian,Siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar, minat terhadap seni daerah, kemampuan refleksi makna tari, serta sikap menghargai budaya. Dengan demikian,
UDBUDB Perlindungan Hak Penumpang Kapal terhadap resiko kesehatan dilaut sangat diperlukan mengingat posisi tawar konsumen. Belum adanya keseimbangan antara hakPerlindungan Hak Penumpang Kapal terhadap resiko kesehatan dilaut sangat diperlukan mengingat posisi tawar konsumen. Belum adanya keseimbangan antara hak
ISI DPSISI DPS Pada masa pandemi Covid-19, semua ruang pelayanan publik harus menerapkan standar protokol kesehatan seperti penyediaan wastafel dan hand sanitizer untukPada masa pandemi Covid-19, semua ruang pelayanan publik harus menerapkan standar protokol kesehatan seperti penyediaan wastafel dan hand sanitizer untuk
Useful /
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Situasi ini bahkan dapat menyebabkan kebencian diri dan membuat orang-orang di sekitarnya merasa tidak aman. Bukti ini menunjukkan bahwa ketakutan dapatSituasi ini bahkan dapat menyebabkan kebencian diri dan membuat orang-orang di sekitarnya merasa tidak aman. Bukti ini menunjukkan bahwa ketakutan dapat
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Nilai-nilai ini menunjukkan bagaimana novel ini menggambarkan pemberdayaan perempuan bukan melalui kekuatan fisik atau kesuksesan eksternal, tetapi melaluiNilai-nilai ini menunjukkan bagaimana novel ini menggambarkan pemberdayaan perempuan bukan melalui kekuatan fisik atau kesuksesan eksternal, tetapi melalui
UDBUDB Penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus (Case Study). Informan utama yang dipilih oleh peneliti terdiri 2 koordinatorPenelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus (Case Study). Informan utama yang dipilih oleh peneliti terdiri 2 koordinator
UDBUDB Populasi adalah remaja SMA di Kota Surakarta dengan sampel sebanyak 103 responden yang dipilih dengan teknik proporsional random sampling. Analisis dataPopulasi adalah remaja SMA di Kota Surakarta dengan sampel sebanyak 103 responden yang dipilih dengan teknik proporsional random sampling. Analisis data