UMSRAPPANGUMSRAPPANG

Jurnal LaogiJurnal Laogi

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komparatif terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas 7 dan kelas 8 melalui penerapan model pembelajaran Experiential Learning di SMPN 2 Pangsid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain perbandingan pretest-posttest. Peserta penelitian terdiri dari 20 siswa yang dipilih melalui sampling purposive, dengan 10 siswa dari kelas 7A dan 10 siswa dari kelas 8A. Data dikumpulkan menggunakan tes berpikir kreatif yang didasarkan pada empat indikator: kelancaran, fleksibilitas, orisinalitas, dan elaborasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan Independent Samples t-Test dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berpikir kreatif siswa setelah penerapan model pembelajaran Experiential Learning di kedua kelas. Siswa kelas 7 menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi dan konsisten dalam skor posttest dibandingkan dengan siswa kelas 8. Analisis statistik menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dalam skor pretest antara kedua kelas, sedangkan perbedaan yang signifikan ditemukan dalam hasil posttest, yang mengonfirmasi efektivitas model pembelajaran Experiential Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Experiential Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa.Peningkatan yang diamati pada kedua kelas siswa mendukung asumsi teoritis bahwa pembelajaran melalui pengalaman langsung dan refleksi mendukung pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi, termasuk kreativitas.Ketidakhadiran perbedaan yang signifikan dalam skor pretest antara kedua kelompok menunjukkan bahwa kedua kelas memiliki tingkat awal kemampuan berpikir kreatif yang relatif serupa.Kondisi ini memungkinkan perbedaan yang diamati dalam skor posttest terutama dapat dikaitkan dengan intervensi pembelajaran daripada disparitas yang sudah ada antara kelompok.Peningkatan yang lebih tinggi yang diamati pada siswa kelas 7 dapat dijelaskan oleh karakteristik perkembangan mereka.Siswa kelas 7 cenderung lebih terbuka terhadap pembelajaran baru dan menunjukkan rasa ingin tahu yang lebih tinggi, yang mungkin membuat mereka lebih responsif terhadap pendekatan Experiential Learning.Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang melaporkan efek positif Experiential Learning terhadap kreativitas dan keterlibatan siswa.Hasil penelitian ini memperkuat pandangan bahwa model pembelajaran yang berpusat pada siswa lebih efektif daripada instruksi tradisional dalam mengembangkan keterampilan berpikir kreatif.

Berdasarkan hasil penelitian ini, model pembelajaran Experiential Learning dapat direkomendasikan sebagai model instruksional yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa di sekolah menengah pertama. Penelitian selanjutnya dapat melibatkan sampel yang lebih besar atau tingkat kelas yang berbeda untuk lebih mengeksplorasi dampak Experiential Learning pada pengembangan kreativitas. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari model pembelajaran ini terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengembangkan strategi dan teknik yang lebih spesifik dalam menerapkan model Experiential Learning di kelas, dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan siswa pada tingkat kelas yang berbeda. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan praktik pembelajaran yang berpusat pada siswa dan meningkatkan kreativitas di kelas.

  1. Investigating Difficulties Faced by Lecturers in Teaching General English | Journal of English Education... ejournal.unib.ac.id/JEET/article/view/27680Investigating Difficulties Faced by Lecturers in Teaching General English Journal of English Education ejournal unib ac JEET article view 27680
  2. Optimizing Project-Based Learning in Developing 21st Century Skills: A Future Education Perspective |... journal.qubahan.com/index.php/qaj/article/view/352Optimizing Project Based Learning in Developing 21st Century Skills A Future Education Perspective journal qubahan index php qaj article view 352
  3. Digital Literacy Integrated with Blended Learning in Improving EFL Students’ English Language Skills:... journal-center.litpam.com/index.php/jolls/article/view/2351Digital Literacy Integrated with Blended Learning in Improving EFL StudentsAo English Language Skills journal center litpam index php jolls article view 2351
  4. Exploring the Language Attitudes of the Tolaki Community in Kendari: A Comprehensive Sociolinguistic... e-journal.undikma.ac.id/index.php/jollt/article/view/14415Exploring the Language Attitudes of the Tolaki Community in Kendari A Comprehensive Sociolinguistic e journal undikma ac index php jollt article view 14415
Read online
File size330.3 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test