UMSRAPPANGUMSRAPPANG
Jurnal LaogiJurnal LaogiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketakutan Matthew sebagai langkah menuju individuasi dalam novel Lisa Thompson βThe Goldfish Boy dengan memeriksa bagaimana ketakutan membentuk perilakunya dan berkontribusi pada perjalanan Matthew menuju individuasi. Ketakutannya terkait dengan rasa bersalahnya atas kematian adik bayinya, dan ketakutan ekstrem terhadap kuman dan interaksi sosial membentuk konflik psikologis utama yang membatasi kehidupan sehari-harinya. Pendekatan psikologis berdasarkan teori individuasi Carl Jung digunakan dalam penelitian ini untuk menyelidiki bagaimana ketakutan Matthew mengungkapkan elemen bawah sadar yang lebih dalam, termasuk persona, anima/animus, dan bayangan yang merupakan rasa bersalah yang tertekan dan trauma yang belum terselesaikan, dan bagaimana elemen-elemen ini berhubungan dengan proses individuasi, terutama tahapan yang membimbing Matthew menuju penemuan jati dirinya yang sebenarnya. Penelitian deskriptif kualitatif ini mengidentifikasi dialog, deskripsi naratif, dan peristiwa yang mencerminkan perjuangan psikologis Matthew melalui pembacaan cermat novel. Temuan menunjukkan bahwa ketakutan berfungsi sebagai rintangan dan sebagai katalis dalam perkembangan Matthew. Ketakutan yang didorong oleh rasa bersalah membawanya ke isolasi, pembersihan kompulsif, dan penghindaran interaksi sosial, menunjukkan bagaimana ketakutan dapat mengkonsumsi seorang individu dan mengakibatkan penderitaan emosional. Namun, hilangnya Teddy Dawson menjadi titik balik yang memaksanya untuk menghadapi ketakutannya, memecah pola penghindarannya, dan secara bertahap mengintegrasikan bagian-bagian dirinya yang tertekan. Ketika dihadapi daripada dihindari, ketakutan Matthew berubah menjadi kekuatan pendorong yang memungkinkan pertumbuhan pribadi, pemahaman diri yang lebih dalam, dan tahap awal individuasi, membantunya bergerak menuju kesadaran diri, keseimbangan emosional, dan rasa identitas yang lebih terintegrasi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa jika ketakutan tidak diobati, ia akan menggerogoti jiwa seseorang, yang mengakibatkan konsekuensi emosional yang menghancurkan dan, dalam beberapa situasi, ketakutan dapat mengendalikan pikiran seseorang, yang dapat menyebabkan perasaan marah terhadap diri sendiri.Situasi ini bahkan dapat menyebabkan kebencian diri dan membuat orang-orang di sekitarnya merasa tidak aman.Bukti ini menunjukkan bahwa ketakutan dapat mengkonsumsi seseorang dan mencegahnya untuk hidup dengan bebas.Namun, penelitian ini juga menunjukkan bahwa ketakutan dapat menjadi katalis untuk pertumbuhan pribadi.Melalui konfrontasi dengan perjuangan batinnya, Matthew perlahan-lahan bergerak menuju individuasi, mengambil tanggung jawab, dan pertumbuhan emosional.sebuah pergerakan dari penghindaran menuju penerimaan, dari fragmentasi menuju keutuhan, dan dari menyalahkan diri sendiri menuju pemahaman diri.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi lebih lanjut. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana faktor sosial dan budaya memengaruhi manifestasi dan pengelolaan ketakutan pada remaja, khususnya dalam konteks masyarakat Indonesia yang memiliki norma dan nilai yang unik. Hal ini dapat membantu memahami bagaimana dukungan sosial dan intervensi budaya dapat dimanfaatkan untuk membantu remaja mengatasi ketakutan mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program intervensi berbasis sekolah yang menggabungkan prinsip-prinsip psikologi Jungian untuk membantu remaja mengembangkan keterampilan individuasi dan mengatasi trauma. Program ini dapat mencakup kegiatan seperti kelompok diskusi, seni ekspresif, dan pelatihan kesadaran diri. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi digital, seperti aplikasi mindfulness dan platform dukungan online, dapat digunakan untuk memfasilitasi proses individuasi pada remaja. Hal ini dapat membantu menjangkau remaja yang mungkin sulit mengakses layanan kesehatan mental tradisional dan memberikan mereka alat untuk mengelola ketakutan dan meningkatkan kesejahteraan emosional mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian di masa depan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana membantu remaja mengatasi ketakutan mereka dan mencapai potensi penuh mereka.
- THE WAY TO THE SELF: THE NOVEL «STEPPENWOLF» THROUGH THE LENS OF JUNGIAN PROCESS OF INDIVIDUATION... ampr.ust.edu.ua/article/view/43391THE WAY TO THE SELF THE NOVEL ASTEPPENWOLFA THROUGH THE LENS OF JUNGIAN PROCESS OF INDIVIDUATION ampr ust edu ua article view 43391
- Optimizing Project-Based Learning in Developing 21st Century Skills: A Future Education Perspective |... journal.qubahan.com/index.php/qaj/article/view/352Optimizing Project Based Learning in Developing 21st Century Skills A Future Education Perspective journal qubahan index php qaj article view 352
- Home Page. home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies... Doi.OrgHome Page home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies Doi Org
- Fear, anxiety and avoidance | 2 | v4 | Anxiety | Stanley J. Rachman |. fear anxiety avoidance v4 stanley... doi.org/10.4324/9780429458958-2Fear anxiety and avoidance 2 v4 Anxiety Stanley J Rachman fear anxiety avoidance v4 stanley doi 10 4324 9780429458958 2
| File size | 390.68 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UNJAUNJA Penelitian ini membahas tentang adanya masalah kemiskinan di kehidupan sosial yang masih sering terjadi sejak dahulu hingga sekarang. Peneliti menggunakanPenelitian ini membahas tentang adanya masalah kemiskinan di kehidupan sosial yang masih sering terjadi sejak dahulu hingga sekarang. Peneliti menggunakan
ABULYATAMAABULYATAMA Ibu diharapkan meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap bagi kesehatan bayi. Selain itu, diperlukan peran serta petugas kesehatanIbu diharapkan meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap bagi kesehatan bayi. Selain itu, diperlukan peran serta petugas kesehatan
ABULYATAMAABULYATAMA Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling berjumlah 94 sampel. Data dianalisa secara univariat dan bivariat dan diolah dengan menggunakan ujiTeknik pengambilan sampel secara purposive sampling berjumlah 94 sampel. Data dianalisa secara univariat dan bivariat dan diolah dengan menggunakan uji
ABULYATAMAABULYATAMA Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan gangguan menstruasi (p value =0,026) dan riwayat penyakit (p value = 0,001) dengan kejadian Infertilitas PadaHasil penelitian menunjukkan ada hubungan gangguan menstruasi (p value =0,026) dan riwayat penyakit (p value = 0,001) dengan kejadian Infertilitas Pada
ABULYATAMAABULYATAMA Kanker serviks sebenarnya dapat dicegah lebih dini dengan melakukan deteksi dini menggunakan skrining salah satunya yaitu seperti tes Inspeksi Visual AsamKanker serviks sebenarnya dapat dicegah lebih dini dengan melakukan deteksi dini menggunakan skrining salah satunya yaitu seperti tes Inspeksi Visual Asam
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Wilayah KerjaPenelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja
UNWAHAUNWAHA Selain itu, mahasiswa memberikan respon positif terkait penggunaan pedagogi multiliterasi untuk membangun kesadaran gender melalui film The Secret LifeSelain itu, mahasiswa memberikan respon positif terkait penggunaan pedagogi multiliterasi untuk membangun kesadaran gender melalui film The Secret Life
UNIBAUNIBA Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalahMetode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah
Useful /
JIMF BIJIMF BI 0), ketidakpastian ekonomi dari gangguan rantai pasokan selama dan setelah pandemi COVID-19, dan ketidakpastian geopolitik dari perang Rusia-Ukraina dan0), ketidakpastian ekonomi dari gangguan rantai pasokan selama dan setelah pandemi COVID-19, dan ketidakpastian geopolitik dari perang Rusia-Ukraina dan
JIMF BIJIMF BI Temuan ini menegaskan urgensi implementasi SPS untuk memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan dan stabilitas sistem keuangan, dengan responden yangTemuan ini menegaskan urgensi implementasi SPS untuk memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan dan stabilitas sistem keuangan, dengan responden yang
IWIIWI Studi ini menyimpulkan bahwa pengarusutamaan pengetahuan dan kearifan lokal dalam kebijakan pembangunan IKN sangat penting untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.Studi ini menyimpulkan bahwa pengarusutamaan pengetahuan dan kearifan lokal dalam kebijakan pembangunan IKN sangat penting untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.
UNIBAUNIBA Repetitive motion dengan frekuensi ≥10 kali per menit meningkatkan risiko terjadinya carpal tunnel syndrome. Masa kerja yang lebih dari tiga tahun jugaRepetitive motion dengan frekuensi ≥10 kali per menit meningkatkan risiko terjadinya carpal tunnel syndrome. Masa kerja yang lebih dari tiga tahun juga