STT SUSTT SU

PROSIDING STT Sumatera UtaraPROSIDING STT Sumatera Utara

Perceraian merupakan suatu masalah dalam sebuah pernikahan. Pada umumnya perceraian sering terjadi pada pasangan suami-isteri yang tergolong masih sangat muda. Ada beberapa faktor yang membuat perceraian bisa terjadi, diantaranya adalah ketidakcocokan dalam latarbelakang, pikiran, tindakan dan pendapat yang berbeda antara suami-isteri. Selain itu perceraian juga biasa terjadi pada pasangan suami-isteri yang asal menikah dan tidak disertai dengan segala persyaratan dalam bentuk katekismus pernikahan dan juga perundang-undangan yang berlaku baik umum maupun khusus, non- Kristen dan Kristen. Oleh sebab itu, penulis berusaha memaparkan pengertian dan maksud perceraian ini melalui metode kepustakaan dan metode deskriptif, dimana penulis akan meneliti dan memberi gambaran dalam suatu tinjauan teologis dengan menggali akar katanya (etimologinya) berdasarkan perspektif Injil Matius 19:3-9 dan memperbandingkannya dengan beberapa pandangan lain yang bersumber dari literatur atau buku-buku yang terkait dengan masalah perceraian. Sehingga hasil yang diharapkan adalah pasangan suami-isteri dalam rumah tangga Kristen memahami apa arti perceraian yang dimaksud oleh Tuhan Yesus dalam Injil Matius 19:3-9.

Perceraian bagi pasangan suami-isteri Kristen tidak boleh dilakukan karena melanggar ajaran Alkitab.Dari hasil penelitian, kata menceraikan mengandung arti ingkar janji, memisahkan diri dari pasangan, dan putus hubungan dalam pernikahan.Perceraian hanya diperbolehkan jika salah satu pihak melakukan zinah atau terjadi kematian.Penyebab perceraian juga berkaitan dengan dosa dan ketidakharmonisan dalam komunikasi rumah tangga.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh dinamika sosial modern terhadap stabilitas rumah tangga Kristen, efektivitas katekismus pernikahan dalam mencegah perceraian, serta dampak psikologis perceraian terhadap keberlanjutan ajaran Alkitab dalam komunitas Kristen. Selain itu, perlu diteliti peran gereja dalam memperkuat komunikasi antar pasangan sebelum dan selama pernikahan. Studi juga dapat membandingkan praktik pernikahan tradisional dan modern dalam konteks ajaran Kitab Injil.

Read online
File size555.48 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test