UMSBUMSB
Rang Teknik JournalRang Teknik JournalPengumpulan dan pengangkutan sampah merupakan operasi yang kompleks dan rumit, kemacetan lalu lintas yang tinggi dan jarak tempuh yang jauh menyebabkan terhambatnya pengangkutan sampah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu tempuh sampah dan memperkirakan kebutuhan pengangkutan sampah hingga tahun 2028 di Samarinda. Dalam penelitian ini digunakan metode time series dengan hauled container system sebagai referensi dalam merumuskan masalah dalam sistem pengangkutan sampah. Pengambilan sampel penelitian dilakukan di tempat pembuangan sampah di Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda. Data yang digunakan adalah data populasi, kepadatan wilayah, jumlah kepala keluarga, waktu tempuh pengangkutan sampah, jarak tempuh, laju pertumbuhan di setiap kecamatan di Samarinda. Kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak adalah Kecamatan Samarinda Ulu sebanyak 143.908 jiwa, 28.781 kepala keluarga dan area terdekat dari Tempat Pembuangan Akhir Bukit Pinang dengan jarak sekitar 3,2 km. Kebutuhan kendaraan pengangkut sampah dari tahun 2019 hingga 2028 meningkat seiring dengan perkembangan populasi di Samarinda. Analisis yang diperoleh adalah kebutuhan Kota Samarinda pada tahun 2028 sebanyak 65 dan kebutuhan Kecamatan Samarinda Ulu sebagai titik penelitian, 16 ritasi/hari truk yang dibutuhkan 4 unit dengan perkiraan timbulan sampah 508.948 m3/hari dengan jarak 3,2 km.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kecamatan Samarinda Ulu memiliki populasi terbanyak dengan 143.908 jiwa dan jarak terdekat ke TPA Bukit Pinang, yaitu 3,2 km.Kebutuhan kendaraan pengangkut sampah di Kecamatan Samarinda Ulu pada tahun 2028 diperkirakan sebanyak 16 ritasi per hari, membutuhkan 4 unit truk dengan perkiraan timbulan sampah 508.Penggunaan sistem kontainer dinilai paling sesuai untuk pengumpulan sampah di Kota Samarinda karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan dilalui truk pengangkut sampah.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model optimasi rute pengangkutan sampah dengan mempertimbangkan faktor kemacetan lalu lintas secara real-time, sehingga dapat mengurangi waktu tempuh dan biaya operasional. Selain itu, studi tentang implementasi teknologi sensor pada kontainer sampah untuk memantau tingkat pengisian dan menjadwalkan pengangkutan secara otomatis perlu dilakukan. Terakhir, penelitian mengenai potensi pemanfaatan energi dari sampah (waste-to-energy) sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, serta dampaknya terhadap lingkungan dan ekonomi lokal, juga sangat relevan untuk dilakukan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem pengelolaan sampah di Kota Samarinda, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas dengan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Dengan demikian, pengelolaan sampah tidak hanya menjadi masalah teknis, tetapi juga menjadi peluang untuk inovasi dan pengembangan ekonomi yang berkelanjutan.
| File size | 374.85 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSBUMSB Berdasarkan opini-opini dan permasalahan mengenai ketidakjelasan dasar prioritas pemeliharaan jalan dan penanganan pemeliharaan jalan yang efektif, makaBerdasarkan opini-opini dan permasalahan mengenai ketidakjelasan dasar prioritas pemeliharaan jalan dan penanganan pemeliharaan jalan yang efektif, maka
UMSBUMSB Tingkat pelayanan trotoar sisi barat kategori A dan sisi timur kategori B, namun lebar trotoar eksisting (1,5-1,45 m) belum memenuhi standar minimum 2Tingkat pelayanan trotoar sisi barat kategori A dan sisi timur kategori B, namun lebar trotoar eksisting (1,5-1,45 m) belum memenuhi standar minimum 2
UMSBUMSB Analisis persepsi masyarakat menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dengan enam variabel penelitian, yaitu aksesibilitas, keselamatan,Analisis persepsi masyarakat menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dengan enam variabel penelitian, yaitu aksesibilitas, keselamatan,
UMSBUMSB Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besaran volume sedimentasi yang terjadi selama kurun waktu 2002-2015 serta memprediksi pola distribusi sedimenPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis besaran volume sedimentasi yang terjadi selama kurun waktu 2002-2015 serta memprediksi pola distribusi sedimen
UMSBUMSB Berdasarkan hasil analisis kestabilan lereng yang sudah dilakukan nilai faktor keamanan (FK) hasil perhitungan pada kondisi tanpa gempa dan dengan kondisiBerdasarkan hasil analisis kestabilan lereng yang sudah dilakukan nilai faktor keamanan (FK) hasil perhitungan pada kondisi tanpa gempa dan dengan kondisi
UMSBUMSB Kondisi perairan Koto XI Tarusan di wilayah Teluk Carocok Anau sangat ideal sekali dijadikan sebagai area pelabuhan karena kondisinya yang terletak diKondisi perairan Koto XI Tarusan di wilayah Teluk Carocok Anau sangat ideal sekali dijadikan sebagai area pelabuhan karena kondisinya yang terletak di
UMSBUMSB Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis kompetensi KKNI sangat relevan diterapkan di perguruan tinggi, khususnya di tingkat prodi, untukHasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis kompetensi KKNI sangat relevan diterapkan di perguruan tinggi, khususnya di tingkat prodi, untuk
UMSBUMSB Untuk memantau dan mengendalikan waktu pada proyek perlu dipakai salah satu metoda yang memenuhi tujuan ini adalah jaringan kerja (network planning) konsepUntuk memantau dan mengendalikan waktu pada proyek perlu dipakai salah satu metoda yang memenuhi tujuan ini adalah jaringan kerja (network planning) konsep
Useful /
UBBUBB Salah satu pembangunan daerah adalah pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS). Di Provinsi Sulawesi Barat terdapat regulasi daerah yang mengatur pengelolaanSalah satu pembangunan daerah adalah pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS). Di Provinsi Sulawesi Barat terdapat regulasi daerah yang mengatur pengelolaan
UBBUBB Pembangunan dan pengelolaan keuangan desa harus memiliki dasar yuridis agar pembangunan desa dapat berjalan dengan sebaik-baiknya, terarah, dan tidak menimbulkanPembangunan dan pengelolaan keuangan desa harus memiliki dasar yuridis agar pembangunan desa dapat berjalan dengan sebaik-baiknya, terarah, dan tidak menimbulkan
UMSBUMSB Dalam upaya penyediaan air baku ini, Pengembangan dan Pengelolaan Sumber Air Sumatera Barat memilih untuk membangun Embung sebagai penampung air. UntukDalam upaya penyediaan air baku ini, Pengembangan dan Pengelolaan Sumber Air Sumatera Barat memilih untuk membangun Embung sebagai penampung air. Untuk
UMSBUMSB Kekurangan yang selalu terjadi adalah tidak adanya zona terminasi di semua jenis pekerjaan, zona transisi hanya diterapkan untuk pekerjaan aspal, dan zonaKekurangan yang selalu terjadi adalah tidak adanya zona terminasi di semua jenis pekerjaan, zona transisi hanya diterapkan untuk pekerjaan aspal, dan zona