SANGADJIMEDIAPUBLISHINGSANGADJIMEDIAPUBLISHING

BARAKTI: Journal of Community ServiceBARAKTI: Journal of Community Service

Pariwisata di Pulau Ternate menghadapi tantangan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal, terutama dalam aspek pengelolaan limbah dan keterlibatan pelaku usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pelaku pariwisata di Pantai Kastela melalui edukasi pariwisata berkelanjutan. Program ini melibatkan 74 peserta, termasuk pemilik usaha kuliner, pengelola homestay, komunitas pemuda, dan mahasiswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, dengan diskusi kelompok, simulasi praktik ramah lingkungan, dan pertunjukan budaya lokal. Materi mencakup prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan, pengelolaan limbah berbasis lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan strategi pemasaran berbasis budaya dan alam. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap praktik pariwisata berkelanjutan dan komitmen untuk mengimplementasikannya dalam aktivitas usaha. Kegiatan ini memberikan kontribusi sebagai model edukatif yang mendukung pengelolaan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di wilayah pesisir.

Kegiatan pengabdian masyarakat di Pantai Kastela berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku usaha pariwisata mengenai pentingnya penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan.Pendekatan edukatif yang holistik memberikan wawasan baru kepada 74 peserta tentang pengelolaan sampah, strategi ramah lingkungan, dan pemetaan potensi wisata lokal.Respons antusias peserta dan komitmen untuk mengurangi penggunaan plastik menunjukkan bahwa edukasi berbasis kolaboratif mampu menjadi motor perubahan.Kegiatan ini menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, serta menanamkan kesadaran kolektif tentang pentingnya keberlanjutan dalam pengembangan destinasi wisata di Pulau Ternate.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: 1. Mengembangkan modul pelatihan daring (online) untuk memperluas akses pembelajaran bagi pelaku wisata di wilayah lainnya. 2. Melaksanakan Training of Trainers (ToT) untuk melatih peserta terpilih menjadi fasilitator lokal yang mampu menyebarluaskan materi kepada komunitas masing-masing. 3. Menerapkan sistem monitoring berbasis community reporting secara triwulan, yang dikawal oleh mahasiswa magang dari Universitas Khairun, untuk menjaga keberlanjutan program. Dengan demikian, program ini dapat menjadi model best practice bagi daerah lain dan terintegrasi dalam kerangka kebijakan pengembangan pariwisata daerah.

Read online
File size330.04 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test