POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG

Jurnal Kesehatan Lingkungan MandiriJurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri

Permasalahan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan serius di Desa Maron Wetan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Rendahnya kesadaran memilah sampah, terbatasnya fasilitas pendukung, serta kiriman sampah dari luar wilayah memperparah kondisi lingkungan. Menanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN kelompok 52 UIN Sunan Ampel Surabaya menerapkan metode Participatory Action Research (PAR) yang menekankan kolaborasi dan partisipasi aktif warga sebagai pelaku, bukan sekadar objek penelitian.

Pengelolaan sampah di Desa Maron Wetan masih terkendala rendahnya kesadaran, minim fasilitas, serta kiriman sampah luar desa.Program bank sampah berbasis partisipatif terbukti meningkatkan kesadaran, namun keberlanjutannya memerlukan dukungan kelembagaan desa.

Pemerintah desa perlu memperkuat regulasi, menyediakan fasilitas kebersihan, serta mengintegrasikan edukasi lingkungan berkelanjutan agar inisiatif masyarakat tidak stagnan dan program bank sampah dapat berkembang menjadi solusi jangka panjang. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas program bank sampah dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan program. Dengan demikian, pengelolaan sampah di Desa Maron Wetan dapat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.

Read online
File size237.57 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test