UMSBUMSB

Rang Teknik JournalRang Teknik Journal

Salah satu parameter kualitas air adalah tingkat keasaman pada air. Bagi sebagian besar orang kualitas air dianggap penting karena tidak sekedar estetika. Air yang baik untuk konsumsi menurut peraturan yang diterbitkan pemerintah melalui Menteri Kesehatan RI ialah memiliki nilai pH 6,5 – 8,5 (Permenkes RI nomor 907 tahun 2002, tentang, syarat-syarat dan pengawasan kualitas air minum, dan Permenkes RI nomor 416 tahun 1990, tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air). Akan tetapi sebagian besar masyarakat di daerah Bukittinggi masih ada yang belum mengetahui apakah air sumur bor yang mereka gunakan termasuk layak konsumsi atau tidak. Oleh karena itu, penulis merencanakan membuat alat pengukur kadar keasaman (pH) air guna mempermudah mengidentifikasi air yang akan digunakan. Alat yang penulis rancang memiliki kesamaan fungsi dengan alat pengukur pH air atau pH meter yang telah ada dan diperjualbelikan secara umum. Alat ini menggunakan rangkaian sensor keasaman cairan sebagai sensor pH. Pengolahan hasil pengukuran dilakukan oleh sensor menggunakan arduino uno, sedangkan untuk menampilkan hasil pengukuran menggunakan LCD. Alat ukur ini relatif akurat dengan catudaya menggunakan baterai 9 V yang banyak tersedia dipasaran sehingga alat ini dapat dibawa kemana – mana guna mempermudah dalam pemakaian saat penelitian atau survey lapangan.

Setelah melakukan tahap perancangan dan dilanjutkan degan tahap pengujian dan analisa maka dapat diambil simpulan.Sistem pengecekan pH air otomatis berbasis Arduino ini dapat berfungsi sesuai dengan fungsinya yang mana alat ini membantu pengguna sumur bor mengetahui kualitas air yang mereka miliki, apakah air yang keluar dari sumur bor pengguna masuk kedalam kriteria layak konsumsi berdasarkan nilai pH yang terkandung dalam air sumur bor.Pada sumur bor yang memiliki kedalam 15 meter didapatkan nilai pH sebesar 6,03 pH.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas penggunaan sensor dengan mengintegrasikan sensor-sensor lain seperti sensor suhu air untuk mendapatkan data kualitas air yang lebih komprehensif. Kedua, pemilihan sensor yang lebih berkualitas dan stabil menjadi perhatian penting dalam pengembangan alat ini, mengingat kinerja sensor yang digunakan dalam penelitian ini masih memiliki keterbatasan. Ketiga, pengembangan sistem pemantauan kualitas air secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi jaringan nirkabel dapat memberikan informasi real-time dan berkelanjutan kepada pengguna, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat dalam menjaga kualitas air yang dikonsumsi.

  1. SISTEM PENGECEKAN PH AIR OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR PH PROBE BERBASIS ARDUINO PADA SUMUR BOR | Hariyadi... doi.org/10.31869/rtj.v3i2.1930SISTEM PENGECEKAN PH AIR OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR PH PROBE BERBASIS ARDUINO PADA SUMUR BOR Hariyadi doi 10 31869 rtj v3i2 1930
Read online
File size630.16 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test