ABULYATAMAABULYATAMA
Jurnal Dedikasi PendidikanJurnal Dedikasi PendidikanAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah Two Stay Two Stray dapat memperbaiki kemampuan pemahaman membaca (reading comprehension) siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk melihat tanggapan siswa terhadap penggunaan tehnik Two Stay Two Stray. Penelitian ini adalah jenis penelitian eksprerimen. Berdasarkan hasil dari penelitian, peneliti menemukan bahwa pembelajaran pemahaman membacara siswa dengan menggunakan tehnik Two Stay Two Stray menunjukkan hasil lebih baik; dimana siswa di kelas ekperimen menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini terlihat dari hasil penghitungan data, dimana nilai mean pre-test dari kelas kontrol eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol (39,13 dan 38,5). Hal ini juga terlihat dari nilai mean post-test dari kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol (79,13 dan 68,83). Dari pengolahan data kuesioner juga ditemukan bahwa tanggapann siswa terhadap penggunaan Two Way Two Stray sangat positif hal ini terlihat dari respon siswa dalam kuesioner dimana siswa memberikan tanggapan positif terhadap pertanyaan yang ada dalam kuesioner. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan tehnik Two Way Two Stray dapat digunakan guru sebagai salah satu tehnik mengajar untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam reading comprehension.
Implementasi Two Stay Two Stray efektif dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa.Siswa menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi dan respons positif terhadap teknik ini.Hasil ujian dan kuesioner menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas Two Stay Two Stray pada tingkat pendidikan yang berbeda atau dalam mata pelajaran lain selain bahasa Inggris. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang teknik ini terhadap motivasi belajar siswa. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan adaptasi Two Stay Two Stray untuk konteks pembelajaran online atau blended learning, dengan mempertimbangkan perbedaan dinamika kelompok dan interaksi siswa.
| File size | 917.84 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
NURISNURIS Keaktifan siswa mengalami peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II setelah menerapkan media pembelajaran. Dengan demikian, media pembelajaranKeaktifan siswa mengalami peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II setelah menerapkan media pembelajaran. Dengan demikian, media pembelajaran
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 RSBI Lubukpakam pada bulan Maret 2012, dan sebagai populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII yang berjumlahPenelitian ini dilakukan di SMAN 1 RSBI Lubukpakam pada bulan Maret 2012, dan sebagai populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII yang berjumlah
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one-grroup pre-test post-test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA SMAPenelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one-grroup pre-test post-test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA SMA
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis peserta didik pada materi Teorema Pythagoras melalui penerapan model PembelajaranPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis peserta didik pada materi Teorema Pythagoras melalui penerapan model Pembelajaran
UMMIUMMI Faktor eksternal meliputi faktor lingkungan keluarga yang kurang mendukung dan memberikan motivasi terhadap membaca siswa, lingkungan sekolah kurang kondusifFaktor eksternal meliputi faktor lingkungan keluarga yang kurang mendukung dan memberikan motivasi terhadap membaca siswa, lingkungan sekolah kurang kondusif
UNUHAUNUHA Penelitian ini menemukan bahwa pendekatan pembelajaran matematika realistik berpengaruh baik terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, sementara pembelajaranPenelitian ini menemukan bahwa pendekatan pembelajaran matematika realistik berpengaruh baik terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, sementara pembelajaran
STAIALAMISTAIALAMI Penerapan pengelolaan kelas, meliputi: (1) pengelolaan tempat duduk dan alat pengajaran, guru sudah pandai memberantas kesalahpahaman siswa kelas 10, (2)Penerapan pengelolaan kelas, meliputi: (1) pengelolaan tempat duduk dan alat pengajaran, guru sudah pandai memberantas kesalahpahaman siswa kelas 10, (2)
STITUWJOMBANGSTITUWJOMBANG Epistemologi Burhani dapat didefinisikan sebagai kegiatan untuk merealisasikan kebenaran suatu proposisi (qadhiyah) melalui pendekatan deduktif yang dikembangkanEpistemologi Burhani dapat didefinisikan sebagai kegiatan untuk merealisasikan kebenaran suatu proposisi (qadhiyah) melalui pendekatan deduktif yang dikembangkan
Useful /
ABULYATAMAABULYATAMA Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banda Aceh yang berjumlah 270 siswa. Sedangkan teknik pengambilan sampel yangPopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banda Aceh yang berjumlah 270 siswa. Sedangkan teknik pengambilan sampel yang
PAPANDAPAPANDA Temuan ini menunjukkan perlunya evaluasi kurikulum, peningkatan metode pengajaran, serta pengembangan panduan pemilihan mata kuliah berbasis data untukTemuan ini menunjukkan perlunya evaluasi kurikulum, peningkatan metode pengajaran, serta pengembangan panduan pemilihan mata kuliah berbasis data untuk
PAPANDAPAPANDA Namun, sebagian besar penelitian masih terkonsentrasi pada jenjang SMP/MTs dan SD/MI, sementara jenjang PAUD/TK, SMA/SMK/MA, dan perguruan tinggi masihNamun, sebagian besar penelitian masih terkonsentrasi pada jenjang SMP/MTs dan SD/MI, sementara jenjang PAUD/TK, SMA/SMK/MA, dan perguruan tinggi masih
PAPANDAPAPANDA Aplikasi ini tidak hanya mempermudah akses terhadap soal-soal kuis, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Selain itu,Aplikasi ini tidak hanya mempermudah akses terhadap soal-soal kuis, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Selain itu,