STAINUSANTARASTAINUSANTARA
Jurnal Ikhtibar NusantaraJurnal Ikhtibar NusantaraKemajuan zaman telah menyebabkan banyak pemuda menyimpang dari nilai-nilai Islam, terutama akhlaqul karimah. Lembaga seperti pesantren diperlukan sebagai solusi untuk meminimalkan dan bahkan mengubah kesenjangan ini, mentransformasinya sesuai dengan nilai-nilai Islam itu sendiri. Proses strategis yang bijak diperlukan untuk berhasil menghasilkan pemuda yang Islam dan memiliki akhlaqul karimah. Penelitian ini berjudul Strategi Pesantren Sulaimaniyah dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moral di Kalangan Mahasiswanya (Studi di Pesantren Sulaimaniyah untuk Mahasiswa Sultan Selahaddin). Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi strategi yang digunakan oleh Pesantren Sulaimaniyah Sultan Selahaddin untuk menanamkan akhlaqul karimah pada mahasiswanya, serta faktor pendukung dan penghambat dalam proses penanaman nilai-nilai tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 7 individu, yang meliputi 1 pemimpin pesantren, 2 guru, dan 4 mahasiswa. Strategi dawah yang diimplementasikan meliputi penegakan peraturan yang mendorong kebiasaan baik, seperti memprioritaskan adab atas pengetahuan, guru memberikan contoh yang baik, ketiadaan kekerasan, dan keikhlasan. Faktor pendukung dalam proses penanaman nilai akhlaqul karimah meliputi lingkungan eksternal yang positif, mahasiswa memiliki visi dan misi, serta sinkronisasi antara guru, mahasiswa, dan donor. Faktor penghambat meliputi lingkungan sosial yang negatif, mahasiswa memiliki tujuan lain saat tinggal di asrama, kurangnya sinkronisasi antara guru dan mahasiswa, serta perbedaan budaya antara mahasiswa dan guru.
Pesantren Sulaimaniyah merupakan lembaga pendidikan Islam yang dirintis sejak 2005 di Indonesia dan 2008 di Aceh, dengan program utuh untuk penghafalan Al-Quran dan mahasiswa, serta fasilitas unggul di Banda Aceh yang mendukung proses belajar.Strategi dawahnya meliputi pembiasaan positif, pendekatan bertahap, prioritas adab, teladan guru, tanpa kekerasan, dan keikhlasan untuk menanamkan akhlaqul karimah.Faktor pendukung meliputi sinkronisasi antara pengajar dan mahasiswa, dukungan donor serta simpatisan, serta lingkungan sosial positif.sementara faktor penghambat termasuk mahasiswa baru yang kurang bersungguh-sungguh, pengaruh dunia luar yang negatif, serta perbedaan budaya dan kontrol yang kurang optimal.
Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang strategi dawah pesantren pada perilaku mahasiswa setelah lulus, dengan mengamati apakah nilai akhlaqul karimah yang ditanamkan mampu bertahan dalam konteks pekerjaan dan masyarakat. Kajian lanjutan juga sebaiknya melakukan perbandingan antara strategi instilling akhlaqul karimah di Pesantren Sulaimaniyah dengan pesantren Islam lainnya di Indonesia, guna mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan relatif yang dapat diterapkan secara lebih luas. Selain itu, peneliti dapat mengembangkan studi tentang adaptasi teknologi digital dalam metode dawah pesantren untuk menjangkau mahasiswa di era modern, sambil mempertimbangkan bagaimana platform digital dapat memperkuat pembiasaan akhlaqul karimah tanpa mengurangi elemen kebersamaan dan teladan langsung. Dengan mempertimbangkan hambatan seperti lingkungan sosial negatif dan perbedaan budaya, studi baru bisa meneliti bagaimana proses akulturasi di pesantren dapat dioptimalkan melalui program lintas kultural yang lebih terarah. Penelitian lanjutan ini penting untuk memperluas pemahaman tentang efektivitas dawah dalam konteks pendidikan tinggi, khususnya dalam menghadapi tantangan pemuda di dunia digital yang meningkat. Selain itu, kajian empiris tentang indeks keikhlasan pengajar sebagai variabel independen dapat memberikan wawasan baru tentang mekanisme internal yang mempengaruhi keberhasilan penanaman akhlaqul karimah. Akhirnya, eksplorasi hubungan antara visi pribadi mahasiswa dengan prestasi akhlak di pesantren dapat menjadi dasar untuk model pendidikan moral yang lebih personal dan efektif.
| File size | 411.1 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UIADUIAD Dalam belajar terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi siswa dalam belajar, baik internal (dalam) maupun eksternal (luar). Faktor internal berasalDalam belajar terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi siswa dalam belajar, baik internal (dalam) maupun eksternal (luar). Faktor internal berasal
LAAROIBALAAROIBA Perusahaan dijalankan mengacu pada nilai-nilai Islam dimana selain untuk mendapatkan profit dunia namun di perusahaan ini juga tidak mengesampingkan untukPerusahaan dijalankan mengacu pada nilai-nilai Islam dimana selain untuk mendapatkan profit dunia namun di perusahaan ini juga tidak mengesampingkan untuk
STAI MIFDASTAI MIFDA Penulis meliputi analisis dari sumber literatur relevan, jurnal, buku, dan artikel yang terkait. Metode Literatur Review ini sangat membantu penulis dalamPenulis meliputi analisis dari sumber literatur relevan, jurnal, buku, dan artikel yang terkait. Metode Literatur Review ini sangat membantu penulis dalam
STAI MIFDASTAI MIFDA Secara simultan, variabel total pembiayaan, CAR, dan FDR berpengaruh signifikan terhadap total aset perbankan syariah dengan nilai probabilitas F-statistikSecara simultan, variabel total pembiayaan, CAR, dan FDR berpengaruh signifikan terhadap total aset perbankan syariah dengan nilai probabilitas F-statistik
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Hadis ini tidak hanya menjadi pedoman utama dalam tata cara salat, tetapi juga mengandung prinsip-prinsip pendidikan Islam yang holistik dan aplikatif.Hadis ini tidak hanya menjadi pedoman utama dalam tata cara salat, tetapi juga mengandung prinsip-prinsip pendidikan Islam yang holistik dan aplikatif.
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Ideologi transnasional yang melintasi batas negara dipahami sebagai pemahaman global yang dapat memengaruhi kebijakan politik suatu negara serta nilai‑nilaiIdeologi transnasional yang melintasi batas negara dipahami sebagai pemahaman global yang dapat memengaruhi kebijakan politik suatu negara serta nilai‑nilai
STAI MIFDASTAI MIFDA Harapan besar kita bersama serta dambaan generasi pendahulu akan lahir generasi generasi muda yang cerdas, generasi yang haus akan ilmu Quran hadits, generasiHarapan besar kita bersama serta dambaan generasi pendahulu akan lahir generasi generasi muda yang cerdas, generasi yang haus akan ilmu Quran hadits, generasi
STAISKUTIMSTAISKUTIM Dalam pengumpulan data digunakan angket untuk mengetahui data tentang layanan sistem informasi akademik (Siakad) dan kepuasan. Selanjutnya teknik analisisDalam pengumpulan data digunakan angket untuk mengetahui data tentang layanan sistem informasi akademik (Siakad) dan kepuasan. Selanjutnya teknik analisis
Useful /
STAI MIFDASTAI MIFDA Namun, warga masyarakat di Desa Kebondanas Kecamatan Pusakajaya, banyak yang meyakini bahwa pelaksanaan Telitian sebenarnya mirip dengan memberi hutang.Namun, warga masyarakat di Desa Kebondanas Kecamatan Pusakajaya, banyak yang meyakini bahwa pelaksanaan Telitian sebenarnya mirip dengan memberi hutang.
METROMETRO Dalam kasus terorisme di Surabaya, pemboman gereja adalah bentuk jihad dalam mempertahankan agama. Gereja adalah simbol kafir yang harus dihancurkan dalamDalam kasus terorisme di Surabaya, pemboman gereja adalah bentuk jihad dalam mempertahankan agama. Gereja adalah simbol kafir yang harus dihancurkan dalam
STAI MIFDASTAI MIFDA Pendekatan kualitatif dengan studi kasus melibatkan anak, guru, dan orang tua di lembaga pendidikan Islam. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancaraPendekatan kualitatif dengan studi kasus melibatkan anak, guru, dan orang tua di lembaga pendidikan Islam. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara
STAI MIFDASTAI MIFDA Selain itu, evaluasi berbasis digital memungkinkan pendidik untuk melacak perkembangan peserta didik secara lebih cepat dan efisien, memberikan umpan balikSelain itu, evaluasi berbasis digital memungkinkan pendidik untuk melacak perkembangan peserta didik secara lebih cepat dan efisien, memberikan umpan balik