ABULYATAMAABULYATAMA
Jurnal Dedikasi PendidikanJurnal Dedikasi PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa terhadap pelajaran fisika. Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan yaitu test, merupakan sederetan pertanyaan dalam bentuk soal yang dapat digunakan untuk mengukur prestasi belajar siswa yang berasal dari SMP dan MTs di Madrasah Aliyah Darussyariah Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Test yang dimaksud dalam penelitian ini adalah tes di bidang studi fisika. Test yang diberikan berbentuk test objektif, yaitu soal-soal dalam bentuk multiple choice dan essay yang sesuai dengan kurikulum bidang studi fisika tingkat Madrasah Aliyah kelas XII. Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Dengan taraf signifikan πΌ = 0,05, maka dari tabel chi-kuadrat diperoleh π(0,95)(4)Β² = 9,49, karena πβππ‘π’ππΒ² < ππ‘ππππΒ² yaitu 6,765 < 9,49. Hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai prestasi belajar fisika yang berasal dari SMP berdistribusi normal. Dan untuk MTs dengan taraf signifikan πΌ = 0,05, maka dari tabel chi-kuadrat diperoleh π(0,95)(4)Β² = 9,49, karena πβππ‘π’ππΒ² < ππ‘ππππΒ² yaitu 5,358 < 9,49. Hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai prestasi belajar fisika yang berasal dari MTs berdistribusi normal. Dari daftar distribusi t dengan peluang 0,95 dan dk = 24, didapat π‘0,95 = 1,71, maka perhitungan diperoleh t = 3,20. Karena π‘βππ‘π’ππ > π‘π‘ππππ yaitu 3,20 > 1,71, sehingga jelas harga t berada pada daerah penerimaan π»π. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima pada taraf signifikan 0,05, sehingga ada perbedaan yang signifikan prestasi belajar fisika antara siswa yang berasal dari SMP dan MTs dapat diterima.
Ada perbedaan yang signifikan dalam prestasi belajar fisika antara siswa yang berasal dari SMP dan MTs di Madrasah Aliyah Darussyariah Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.Siswa yang berasal dari SMP menunjukkan prestasi belajar fisika yang lebih baik dibandingkan siswa yang berasal dari MTs.Perbedaan ini didukung oleh hasil uji statistik t yang menunjukkan nilai hitung melebihi nilai tabel pada taraf signifikan 0,05.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana peran strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan siswaβSMP atau MTsβdapat mempengaruhi hasil belajar fisika, apakah pendekatan berbasis konteks agama lebih efektif bagi siswa MTs dibandingkan pendekatan umum yang digunakan di SMP, dan bagaimana pengaruh ketersediaan sumber belajar fisika yang relevan dengan kebutuhan siswa dari kedua latar belakang tersebut terhadap peningkatan prestasi belajar. Selain itu, studi lebih dalam bisa dilakukan untuk memahami apakah perbedaan prestasi ini disebabkan oleh perbedaan durasi atau intensitas pembelajaran IPA di tingkat SMP dan MTs, atau oleh faktor sikap dan motivasi siswa yang terbentuk sejak awal pendidikan mereka, serta bagaimana pelatihan guru fisika dalam memahami perbedaan latar belakang siswa dapat menjadi solusi untuk menutup kesenjangan prestasi belajar antara kedua kelompok ini.
| File size | 1004.73 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-12O |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Tujuan penelitian dalam desain Eksperimen semu ini menyelidiki , Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 3 Seunuddon sebanyak 40 siswa. PenelitianTujuan penelitian dalam desain Eksperimen semu ini menyelidiki , Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 3 Seunuddon sebanyak 40 siswa. Penelitian
ABULYATAMAABULYATAMA Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah rubrik atau lembarTeknik pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah rubrik atau lembar
ABULYATAMAABULYATAMA Pada siklus pertama nilai rata-rata siswa adalah 63,7 dengan kualifikasi cukup. Pada siklus II nilai rata-rata siswa adalah 74,28 dengan kualifikasi baik.Pada siklus pertama nilai rata-rata siswa adalah 63,7 dengan kualifikasi cukup. Pada siklus II nilai rata-rata siswa adalah 74,28 dengan kualifikasi baik.
ABULYATAMAABULYATAMA Data dianalisis menggunakan rumus statistik. Masalah yang umumnya dihadapi siswa dalam keterampilan berbicara adalah ketidakmampuan mereka dalam mengungkapkanData dianalisis menggunakan rumus statistik. Masalah yang umumnya dihadapi siswa dalam keterampilan berbicara adalah ketidakmampuan mereka dalam mengungkapkan
ABULYATAMAABULYATAMA Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknik korelasi yaitu mencari hubungan antara self-concept dengan kemampuan pemecahanMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknik korelasi yaitu mencari hubungan antara self-concept dengan kemampuan pemecahan
ABULYATAMAABULYATAMA Dari pengolahan data kuesioner juga ditemukan bahwa tanggapann siswa terhadap penggunaan Two Way Two Stray sangat positif hal ini terlihat dari responDari pengolahan data kuesioner juga ditemukan bahwa tanggapann siswa terhadap penggunaan Two Way Two Stray sangat positif hal ini terlihat dari respon
ABULYATAMAABULYATAMA Kasih sayang merupakan suatu potensi perasaan yang sudah ada dari lahir namun butuh dikembangkan lagi agar dapat memiliki rasa pengasih dan penyayang yangKasih sayang merupakan suatu potensi perasaan yang sudah ada dari lahir namun butuh dikembangkan lagi agar dapat memiliki rasa pengasih dan penyayang yang
STTBERITAHIDUPSTTBERITAHIDUP Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang konsep bahagia menurut Matius 5:3. Dengan menggunakan metode analisis teks terhadap Matius 5:3,Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang konsep bahagia menurut Matius 5:3. Dengan menggunakan metode analisis teks terhadap Matius 5:3,
Useful /
STTBERITAHIDUPSTTBERITAHIDUP Murid juga harus siap menanggung penderitaan demi kebenaran Kristus, bukan karena kesalahan sendiri, dengan meneladani Kristus sebagai prototipe sempurna.Murid juga harus siap menanggung penderitaan demi kebenaran Kristus, bukan karena kesalahan sendiri, dengan meneladani Kristus sebagai prototipe sempurna.
STTBERITAHIDUPSTTBERITAHIDUP Tulisan ini mendeskripsikan korelasi bonus demograο¬ dengan pelayanan misi gereja di kalangan muda-mudi. Bonus demograο¬ diasumsikan sebagai peluangTulisan ini mendeskripsikan korelasi bonus demograο¬ dengan pelayanan misi gereja di kalangan muda-mudi. Bonus demograο¬ diasumsikan sebagai peluang
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur organisasi yang diterapkan di PT X, dengan fokus pada peran struktur organisasi dalam mendukung koordinasiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur organisasi yang diterapkan di PT X, dengan fokus pada peran struktur organisasi dalam mendukung koordinasi
STTSIMPSONSTTSIMPSON Dengan mengintegrasikan esensi pelayanan Paulus ini, pemimpin gereja diharapkan dapat tetap setia pada panggilan dan efektif dalam melayani jemaat di tengahDengan mengintegrasikan esensi pelayanan Paulus ini, pemimpin gereja diharapkan dapat tetap setia pada panggilan dan efektif dalam melayani jemaat di tengah