UNIBUNIB

Journal of Applied Linguistics and LiteratureJournal of Applied Linguistics and Literature

Penyelidikan ini mengungkapkan bagaimana bahasa digunakan dalam konservasi orang utan di Bukit Lawang, Sumatera Utara, Indonesia. Peneliti fokus pada penalaran dan metafora sebagai refleksi bagaimana bahasa digunakan untuk mewakili ideologi pemangku kebijakan, konservasionis, dan masyarakat lokal dalam menganjurkan urgensi memelihara orang utan. Masalah ini sangat dahsyat karena belum ada usaha sebelumnya oleh ahli linguistik untuk mendeskripsikan dampak penggunaan bahasa dalam konservasi orang utan. Sehingga status quo masih belum terjawab. Penelitian ini dapat mengisi celah penghubung yang hilang tentang penggunaan bahasa yang tidak diketahui dalam konservasi orang utan. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian kualitatif, di mana data dikumpulkan dalam bentuk diskursus dari berbagai sumber seperti infografis, laporan, dan wawancara. penelitian ini juga menggunakan pendekatan Stibbe dalam ecolinguistics. Sejumlah hasil agak mengganggu karena jenis penalaran tentang orang utan bersifat negatif seperti human-wildlife conflict frame ataupun metafora destruksi seperti orang utan adalah hama dan penjahat. Ada juga penalaran dan metafora yang ambig yang memasukkan hewan yang terancam punah dalam situasi yang tidak jelas.

Penalaran dapat digunakan dalam studi ecolinguistics untuk memeriksa bagaimana bahasa mempengaruhi persepsi dan sikap kita terhadap masalah konservasi, seperti konservasi orang utan.Orang utan, yang merupakan primata terancam punah, terancam oleh aktivitas manusia seperti perdagangan ilegal, perburuan, dan deforestasi di hutan jati Borneo dan Sumatra.Ketika bahasa digunakan untuk menekankan nilai, pentingnya, dan pentingnya orang utan, dan untuk memotivasi orang untuk melestarikan mereka dan habitat mereka, ini disebut framen positif orang utan contoh penggunaan metafora untuk mengarahkan orang utan positif adalah orang utan adalah kerabat hidup terdekat kami beberapa ahli ecolinguistics mengatakan hal tersebut ini analogi menekankan kesamaan biologis dan perilaku antara manusia dan orang utan serta tanggung jawab moral untuk melindungi mereka.Ketika orang utan dalam kemasukan negatif orang utan berat dibahas dalam kemasukan negatif.

Agar lebih menguatkan dan mempromosikan konsep konservasi orang utan melalui bahasa, maka penelitian selanjutnya harus menambahkan bagaimana pemberian pendidikan yang lebih luas tentang konservasi orang utan di sekolah-sekolah bagi anak-anak di daerah sekitar hutan orang utan. Selain itu, penelitian ini dapat dipertimbangkan untuk menganalisis lebih lanjut metode immersive experience di kerja sambil belajar secara langsung di habitat orang utan sebagai pendekatan praktis dan ilmuwanya. Selain itu, perlu dijalankan penelitian yang lebih dalam meneliti bagaimana lingkungan yang diatur oleh orang-orang yang meminginkan orang utan hidup secara alami dan juga memanfaatkan potensial digital yang ada untuk mendukung upaya konservasi orang utan.

  1. ECOLINGUISTIC STUDY OF CONSERVATION NEWS TEXTS IN INDONESIAN MASS MEDIA | Yuniawan | International Journal... e-journal.usd.ac.id/index.php/IJHS/article/view/686/808ECOLINGUISTIC STUDY OF CONSERVATION NEWS TEXTS IN INDONESIAN MASS MEDIA Yuniawan International Journal e journal usd ac index php IJHS article view 686 808
  2. Journal of Applied Linguistics and Literature. framing metaphor discourse sumatran orangutans conservation... ejournal.unib.ac.id/joall/article/view/29977Journal of Applied Linguistics and Literature framing metaphor discourse sumatran orangutans conservation ejournal unib ac joall article view 29977
  3. "Climate Change Message Framing: A Meta-Analytic Review" by Nan Li and Leona Yi-Fan Su. climate... newprairiepress.org/jac/vol102/iss3/4Climate Change Message Framing A Meta Analytic Review by Nan Li and Leona Yi Fan Su climate newprairiepress jac vol102 iss3 4
  4. An Ecolinguistic Perspective on Framing of Animals in Quranic Discourse – AWEJ-tls.org. perspective... awej-tls.org/an-ecolinguistic-perspective-on-framing-of-animals-in-quranic-discourseAn Ecolinguistic Perspective on Framing of Animals in Quranic Discourse Ae AWEJ tls perspective awej tls an ecolinguistic perspective on framing of animals in quranic discourse
  5. Analysis of Types of Ecolexicon Expression in Conservation News Text in Mass Media: Ecolinguistics Perspective... doi.org/10.2991/prasasti-18.2018.61Analysis of Types of Ecolexicon Expression in Conservation News Text in Mass Media Ecolinguistics Perspective doi 10 2991 prasasti 18 2018 61
Read online
File size745.15 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test