STIALANMAKASSARSTIALANMAKASSAR
Jurnal Administrasi NegaraJurnal Administrasi NegaraSistem merit telah diamanahkan oleh Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) mewajibkan pengembangan kompetensi paling kurang 20 Jam Pelajaran (JP) kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) per tahun dan implementasi manajemen kinerja pegawai yang terintegrasi dengan manajemen kinerja organisasi. Dari hasil studi oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), juga penelitian tentang manajemen ASN menyimpulkan bahwa sistem merit dalam manajemen ASN di Indonesia masih belum dilaksanakan secara efektif. Dengan pertimbangan bahwa pelaksanaan sistem merit harus terus didukung melalui perbaikan berkelanjutan, penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian evaluatif pengaruh capaian JP pengembangan kompetensi pegawai dan kinerja pegawai terhadap kinerja organisasi Pemerintah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data tahun 2020 pada salah satu Lembaga Pemerintah yang menjadi obyek penelitian dengan menggunakan data capaian JP pengembangan kompetensi pegawai, data hasil penilaian kinerja pegawai, dan data evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) sebagai data kinerja organisasi. Penelitian menggunakan semua data pada 43 satuan kerja mandiri yang juga merupakan populasi penelitian pada salah satu Lembaga Pemerintah. Analisis data dilakukan secara kuantitatif melalui analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel capaian JP pengembangan kompetensi dan kinerja pegawai secara bersama-sama tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel kinerja organisasi pada Lembaga Pemerintah, dan variabel kinerja pegawai lebih berpengaruh terhadap kinerja organisasi dibandingkan dengan variabel capaian JP pengembangan kompetensi. Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus menjadi masukan dalam perbaikan kualitas pelaksanaan sistem merit manajemen ASN di Indonesia, khususnya pada Lembaga Pemerintah yang menjadi obyek penelitian.
Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa capaian JP pengembangan kompetensi pegawai berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja organisasi.Sedangkan kinerja pegawai berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi meskipun juga tidak signifikan.Secara simultan, capaian JP pengembangan kompetensi pegawai dan kinerja pegawai tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel kinerja organisasi pada lembaga pemerintah yang menjadi obyek penelitian.
Saran 1: Penelitian lanjutan dapat menguji secara empiris apakah pelatihan kompetensi berbasis digital, seperti modul e‑learning atau platform blended learning, dapat meningkatkan kinerja pegawai dan secara bersamaan mempengaruhi kinerja organisasi secara signifikan dibandingkan dengan pelatihan tradisional yang masih dominan. Saran 2: Selanjutnya, dapat diteliti pengaruh budaya organisasi sebagai variabel moderasi yang menilai apakah lingkungan kerja karakteristik, seperti orientasi inovasi, kolaboratif, atau hierarkis, dapat memperkuat atau melemahkan hubungan antara capaian jam pembelajaran dan kinerja pegawai. Saran 3: Uji jangka panjang dengan data tahunan selama lima tahun dapat memantau dampak sistem merit pada kinerja organisasi, sekaligus memperhitungkan variabel tambahan, seperti motivasi intrinsik, pemberian penghargaan, dan tingkat partisipasi karyawan, sehingga dapat menghasilkan model yang lebih komprehensif dan dapat diadaptasi ke berbagai lembaga pemerintah.
| File size | 951.83 KB |
| Pages | 26 |
| DMCA | Report |
Related /
STIALANMAKASSARSTIALANMAKASSAR Aspek Idealized policy dalam penelitian ini digunakan untuk mengendalikan pemanfaatan ruang, penataan ruang, dan lingkungan melalui ketentuan program bangunanAspek Idealized policy dalam penelitian ini digunakan untuk mengendalikan pemanfaatan ruang, penataan ruang, dan lingkungan melalui ketentuan program bangunan
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental satu kelompok pre-test post-test. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposivePenelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental satu kelompok pre-test post-test. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penerapan empat dimensi utama idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration berdampak positifPenerapan empat dimensi utama idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration berdampak positif
IITSSIITSS Guru bertindak sebagai fasilitator pembelajaran, memotivasi, membimbing, dan memberikan ruang bagi siswa untuk belajar secara mandiri, kreatif, dan kolaboratif.Guru bertindak sebagai fasilitator pembelajaran, memotivasi, membimbing, dan memberikan ruang bagi siswa untuk belajar secara mandiri, kreatif, dan kolaboratif.
KAMPUSMELAYUKAMPUSMELAYU This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The results of theThis study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The results of the
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Perilaku asertif kepala sekolah menjadi salah satu faktor penting yang berpotensi memengaruhi motivasi kerja guru, melalui kemampuan berkomunikasi secaraPerilaku asertif kepala sekolah menjadi salah satu faktor penting yang berpotensi memengaruhi motivasi kerja guru, melalui kemampuan berkomunikasi secara
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Selain itu, keterbatasan waktu dalam pelaksanaan program dan lingkungan yang kurang kondusif juga menjadi masalah. Program coaching yang dirancang denganSelain itu, keterbatasan waktu dalam pelaksanaan program dan lingkungan yang kurang kondusif juga menjadi masalah. Program coaching yang dirancang dengan
IKIPIKIP X4 0,249 dan elastisitas harga kentang terhadap permintaan kentang bersifat elastis; 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan kentang di Kota DenpasarX4 0,249 dan elastisitas harga kentang terhadap permintaan kentang bersifat elastis; 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan kentang di Kota Denpasar
Useful /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VII sebanyakMetode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VII sebanyak
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Mereka juga mengadakan kegiatan sosial seperti kepemudaan, lomba, maulid, rapat, dan gotong royong. Namun, BKM menghadapi masalah seperti kurangnya dana,Mereka juga mengadakan kegiatan sosial seperti kepemudaan, lomba, maulid, rapat, dan gotong royong. Namun, BKM menghadapi masalah seperti kurangnya dana,
IKIPIKIP Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, merupakan salah satu daerah potensial untuk pengembangan usahatani stroberi. Penelitian ini bertujuanDesa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, merupakan salah satu daerah potensial untuk pengembangan usahatani stroberi. Penelitian ini bertujuan
STIPJAKARTASTIPJAKARTA Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penyebab kurang terampilnya ABK tentang perawatan dan pengoperasian sekoci yang sesuai dengan prosedur serta mengetahuiTujuan penelitian ini adalah mengetahui penyebab kurang terampilnya ABK tentang perawatan dan pengoperasian sekoci yang sesuai dengan prosedur serta mengetahui