UMPRUMPR

Anterior JurnalAnterior Jurnal

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui peranan Betang Tumbang Anoi sebagai sumber pembelajaran sejarah lokal di Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian dilakukan di Kota Palangka Raya dan Kabupaten Gunung Mas dengan responden guru sejarah SMA. Hasil penelitian menunjukkan materi sejarah lokal sangat penting dan dapat diberikan meskipun tidak eksplisit dalam kurikulum K13. Pembelajaran sejarah lokal penting untuk meningkatkan rasa kebangsaan dan identitas generasi muda. Betang Tumbang Anoi dapat dijadikan sumber pembelajaran, namun pemanfaatannya menghadapi kendala geografis, transportasi, dan biaya. Pemanfaatan Betang Tumbang Anoi dengan alat bantu berupa gambar atau foto terbukti meningkatkan pemahaman siswa.

Berdasarkan penelitian, materi sejarah lokal sangat penting dan dapat diberikan meskipun tidak secara eksplisit ada dalam kurikulum K13.Betang Tumbang Anoi dapat menjadi sumber pembelajaran sejarah lokal yang berharga, namun pemanfaatannya menghadapi kendala geografis dan biaya.Pemanfaatan alat bantu visual seperti gambar dan foto terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang sejarah lokal.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang dapat menjangkau siswa di daerah terpencil, sehingga akses terhadap materi sejarah lokal menjadi lebih mudah dan menarik. Kedua, penelitian tentang efektivitas model pembelajaran sejarah berbasis komunitas, di mana siswa terlibat langsung dalam kegiatan pelestarian situs sejarah lokal, dapat meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap sejarah lokal. Ketiga, penelitian mengenai dampak sosial-ekonomi dari pengembangan pariwisata sejarah berbasis Betang Tumbang Anoi dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang potensi dan tantangan dalam memanfaatkan situs sejarah sebagai sumber pendapatan masyarakat lokal. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat tercipta strategi pembelajaran sejarah lokal yang inovatif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

  1. Interaksi Energetik Guru dan Siswa pada Pembelajaran Abad 21 | Anterior Jurnal. interaksi energetik guru... doi.org/10.33084/anterior.v18i2.456Interaksi Energetik Guru dan Siswa pada Pembelajaran Abad 21 Anterior Jurnal interaksi energetik guru doi 10 33084 anterior v18i2 456
Read online
File size442.59 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test