UMSBUMSB
Rang Teknik JournalRang Teknik JournalIsu utama dalam pengelolaan waduk adalah permasalahan sedimentasi. Sedimentasi dapat berupa hasil dari proses erosi lahan pada Daerah Tangkapan Air (DTA) waduk maupun hasil dari longsoran tebing sungai atau tebing pada waduk itu sendiri. Waduk Tilong yang terletak di Desa Oelnasi Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, merupakan salah satu waduk di Pulau Timor yang mengalami penurunan fungsi waduk akibat permasalahan sedimentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besaran volume sedimentasi yang terjadi selama kurun waktu 2002-2015 serta memprediksi pola distribusi sedimen yang mengendap di waduk dalam usaha pemeliharaan Waduk Tilong yang lebih optimal. Dari hasil penelitian ini, kurva lengkung kapasitas waduk hasil perhitungan distribusi sedimen berdasarkan survei bathimetri tahun 2015 akan dibandingkan dengan kurva lengkung kapasitas awal waduk tahun 2002. Analisis distribusi sedimen dalam penelitian ini menggunakan Empirical Area Reduction Method. Berdasarkan hasil penelitian, telah terjadi penurunan volume kapasitas waduk sebesar 3.060.231,99 m3 selama kurun waktu 2002-2015 dan ketinggian nol baru pada waduk adalah 72,83 m. Kapasitas volume total waduk Tilong yang pada tahun 2015 adalah sebesar 16,47 juta m3 sedangkan volume awal waduk di tahun 2002 adalah sebesar 19,07 juta m3 pada saat muka air normal.
Volume sedimentasi di Waduk Tilong selama kurun waktu tahun 2002-2015 sebesar 3.Elevasi dasar waduk baru menggunakan metode empiris pengurangan luas untuk 2015 pada elevasi 72,83 m.Kapasitas volume total waduk Tilong yang pada tahun 2015 adalah sebesar 16,47 juta m3 dari volume awal waduk di tahun 2002 adalah sebesar 19,07 juta m3 pada saat muka air normal.
Berdasarkan analisis sedimentasi di Waduk Tilong, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk meningkatkan pemahaman dan pengelolaan waduk secara berkelanjutan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai sumber-sumber sedimen yang masuk ke Waduk Tilong, termasuk identifikasi jenis tanah dan praktik pertanian di Daerah Aliran Sungai (DAS) waduk, sehingga dapat dirumuskan strategi mitigasi erosi yang lebih efektif. Kedua, penelitian tentang efektivitas berbagai metode pengendalian sedimentasi, seperti pembangunan cekdam atau reboisasi di DAS, perlu dilakukan untuk menentukan metode yang paling sesuai dengan kondisi lokal dan memberikan dampak positif terhadap kualitas air dan kapasitas tampung waduk. Ketiga, pengembangan model prediksi sedimentasi yang lebih akurat dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti perubahan iklim dan pola penggunaan lahan, akan sangat membantu dalam perencanaan pengelolaan waduk jangka panjang dan pengambilan keputusan terkait operasi waduk.
| File size | 451.39 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPAUNIPA Dalam keseharian masyarakat masih memanfaatkan hasil hutan kayu untuk dijual dan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Frekuensi pengambilan hasil hutanDalam keseharian masyarakat masih memanfaatkan hasil hutan kayu untuk dijual dan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Frekuensi pengambilan hasil hutan
IPBIPB Penelitian ini bertujuan menerapkan model SWAT di DAS Ciliwung Hulu dan mengevaluasi pengaruh curah hujan rata-rata selama 3, 5, 7, dan 10 hari terhadapPenelitian ini bertujuan menerapkan model SWAT di DAS Ciliwung Hulu dan mengevaluasi pengaruh curah hujan rata-rata selama 3, 5, 7, dan 10 hari terhadap
KJPUPIKJPUPI Geomorfologi kuantitatif memiliki aplikasi penting dalam penyelidikan hidrologis yang berkaitan dengan regime aliran, laju erosi, serta produksi sedimenGeomorfologi kuantitatif memiliki aplikasi penting dalam penyelidikan hidrologis yang berkaitan dengan regime aliran, laju erosi, serta produksi sedimen
UNILAUNILA Data dikumpulkan dengan menggunakan metode pengamatan langsung di lapangan, wawancara, dan studi pustaka. Metode analisis yang digunakan adalah analisisData dikumpulkan dengan menggunakan metode pengamatan langsung di lapangan, wawancara, dan studi pustaka. Metode analisis yang digunakan adalah analisis
UNILAUNILA Hasil penelitian menunjukkan potensi kayu di hutan rakyat Desa Buana Sakti secara keseluruhan yaitu sebesar 111,79 m3/ha dengan jenis kayu yaitu jati,Hasil penelitian menunjukkan potensi kayu di hutan rakyat Desa Buana Sakti secara keseluruhan yaitu sebesar 111,79 m3/ha dengan jenis kayu yaitu jati,
LLDIKTI12LLDIKTI12 Persoalan utama adalah terbatasnya sumber daya manusia di Dinas Lingkungan Hidup serta belum dibentuknya struktur pendukung di kecamatan serta desa. SelainPersoalan utama adalah terbatasnya sumber daya manusia di Dinas Lingkungan Hidup serta belum dibentuknya struktur pendukung di kecamatan serta desa. Selain
USIUSI Kebijakan yang komprehensif, termasuk peraturan zonasi yang jelas dan insentif fiskal bagi pengembang, sangat diperlukan untuk mendukung pembangunan yangKebijakan yang komprehensif, termasuk peraturan zonasi yang jelas dan insentif fiskal bagi pengembang, sangat diperlukan untuk mendukung pembangunan yang
RIAURIAU Namun demikian perlu diperhatikan tata letak dan pemanfaatan tata ruang yang telah ditetapkan. Kualitas perairan Waduk Kotopanjang secara umum berkategoriNamun demikian perlu diperhatikan tata letak dan pemanfaatan tata ruang yang telah ditetapkan. Kualitas perairan Waduk Kotopanjang secara umum berkategori
Useful /
UNIGOUNIGO Sektor basis tersebut mampu memenuhi kebutuhan pasar masyarakat Kabupaten Berau maupun pasar di luar daerah Kabupaten Berau. Dan juga menyatakan bahwaSektor basis tersebut mampu memenuhi kebutuhan pasar masyarakat Kabupaten Berau maupun pasar di luar daerah Kabupaten Berau. Dan juga menyatakan bahwa
UNIGOUNIGO Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan usaha tambak dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat lokal khususnya di wilayah pesisir. Melalui usahaHasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan usaha tambak dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat lokal khususnya di wilayah pesisir. Melalui usaha
UNILAUNILA Penelitian yang dilaksanakan di Desa Pesawaran Indah Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung pada bulan Maret−Mei 2012 bertujuanPenelitian yang dilaksanakan di Desa Pesawaran Indah Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung pada bulan Maret−Mei 2012 bertujuan
UMIUMI Meskipun PT Kompas Media Nusantara telah mengadopsi evaluasi tersebut, pelaksanaannya masih dilakukan dengan metode tradisional, seperti pendistribusianMeskipun PT Kompas Media Nusantara telah mengadopsi evaluasi tersebut, pelaksanaannya masih dilakukan dengan metode tradisional, seperti pendistribusian