STAI YPBWISTAI YPBWI

Journal of Early Childhood Education StudiesJournal of Early Childhood Education Studies

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh . Kemampuan motorik halus merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting untuk menunjang kesiapan anak dalam menulis dan melakukan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dengan teknik kolase secara sistematis dan terarah dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak, seperti menggunting, menempel, dan mengatur posisi gambar. Kegiatan kolase juga memicu kreativitas dan konsentrasi anak dalam menyelesaikan tugas. Dengan demikian, media gambar dan teknik kolase merupakan strategi yang efektif untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media gambar dengan teknik kolase secara signifikan mampu mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini.Aktivitas kolase melatih keterampilan manipulatif seperti menggunting, menempel, dan menyusun gambar, yang secara langsung melatih koordinasi mata dan tangan serta penguatan otot-otot kecil di jari anak.Dengan demikian, teknik kolase merupakan metode yang efektif dan disarankan untuk diterapkan secara rutin dan terencana dalam lingkungan PAUD.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh variasi bahan kolase, seperti bahan alam atau bahan daur ulang, terhadap perkembangan motorik halus dan kreativitas anak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas teknik kolase dengan metode lain dalam mengembangkan motorik halus, seperti bermain plastisin atau meronce. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi keberhasilan implementasi teknik kolase, seperti peran guru, lingkungan belajar, dan karakteristik individu anak. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi teknik kolase dalam mendukung perkembangan anak usia dini, serta memberikan rekomendasi praktis bagi guru dan lembaga PAUD dalam merancang program pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif. Dengan demikian, anak-anak dapat memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, dan optimal dalam mengembangkan kemampuan motorik halus mereka.

  1. Pengaruh Storytelling dalam Meningkatkan Kemampuan Empati Anak Usia Dini | Jurnal Pendidikan Anak (WEBSITE... doi.org/10.21831/jpa.v10i2.41747Pengaruh Storytelling dalam Meningkatkan Kemampuan Empati Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan Anak WEBSITE doi 10 21831 jpa v10i2 41747
  2. Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase Dengan Media Bahan Alam di TK... doi.org/10.62515/eduhappiness.v3i2.447Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase Dengan Media Bahan Alam di TK doi 10 62515 eduhappiness v3i2 447
  3. Penerapan Media Gambar Dengan Teknik Kolase dalam Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus dan Pembentukan... doi.org/10.62515/eduhappiness.v2i1.158Penerapan Media Gambar Dengan Teknik Kolase dalam Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus dan Pembentukan doi 10 62515 eduhappiness v2i1 158
  4. Improving Childrens’ Fine Motor Skills Through Collage Activities for Group A Children at Bustanul... doi.org/10.31327/jte.v3i1.2178Improving ChildrensAo Fine Motor Skills Through Collage Activities for Group A Children at Bustanul doi 10 31327 jte v3i1 2178
Read online
File size214.91 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test