PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA
Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal Pendidikan IndonesiaPenelitian ini mengkaji secara mendalam celah perlindungan hukum (accountability gap) yang dialami pekerja subkontrak dalam proyek konstruksi di Indonesia, khususnya akibat lemahnya pertanggungjawaban kontraktor utama terhadap pemenuhan hak-hak normatif pekerja. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, penelitian menganalisis ketidakselarasan pengaturan antara Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang dalam praktiknya membuka ruang bagi kontraktor utama untuk melepaskan tanggung jawab hukum atas upah, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta jaminan sosial pekerja subkontrak. Kondisi ini menjadi semakin krusial mengingat sektor konstruksi tercatat menyumbang sekitar 32% dari total kecelakaan kerja nasional, dengan ribuan kasus terjadi setiap tahun dan sebagian besar melibatkan pekerja dengan status hubungan kerja tidak langsung. Studi kasus kegagalan PT Istaka Karya (Persero) menunjukkan dampak sistemik dari accountability gap tersebut, berupa tunggakan upah yang berkepanjangan, kerugian finansial massal bagi subkontraktor, serta penderitaan berantai yang dialami pekerja dan keluarganya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kerangka hukum yang ada masih bersifat formalistik dan belum responsif terhadap karakter hubungan kerja triangular dalam industri konstruksi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan prinsip tanggung jawab solidaritas (solidary liability) kontraktor utama melalui amandemen Undang-Undang Jasa Konstruksi, integrasi basis data ketenagakerjaan lintas sektor, serta pembentukan mekanisme retensi khusus untuk perlindungan pekerja, guna mendorong pergeseran paradigma dari perlindungan administratif menuju perlindungan substantif yang berkeadilan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum bagi pekerja subkontrak konstruksi di Indonesia mengalami kegagalan sistemik akibat accountability gap yang dilembagakan oleh ketidakselarasan regulasi.Celah ini memungkinkan kontraktor utama, yang memiliki kendali penuh atas proyek, untuk tetap kebal secara hukum dari tanggung jawab sebagai “pengusaha atas pekerja subkontrak.Kasus PT Istaka Karya bukan merupakan anomali, melainkan konsekuensi logis dan tragis dari sistem ini, yang mengakibatkan penderitaan berantai hingga level pekerja terdalam.Oleh karena itu, reformasi hukum harus bergeser dari pendekatan sektoral dan formalistik menuju pendekatan yang berfokus pada substansi hubungan kuasa dan pengendalian di lokasi kerja.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: pertama, perlu dilakukan survei nasional terhadap pekerja subkontrak untuk memetakan prevalensi pelanggaran hak dan mengukur dampak ekonomi dari adanya accountability gap. Kedua, studi komparatif mendalam terhadap efektivitas model tanggung jawab kontraktor utama di negara lain, seperti Australia dan Inggris, beserta analisis cost-benefit penerapannya di Indonesia dapat memberikan wawasan berharga. Ketiga, penelitian interdisipliner yang mengintegrasikan perspektif hukum, manajemen konstruksi, dan ekonomi politik dapat mengkaji faktor-faktor non-hukum, seperti tekanan biaya dan budaya tender, yang turut memperkuat praktik penghindaran tanggung jawab. Dengan menggabungkan ketiga arah studi ini, pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas permasalahan perlindungan pekerja subkontrak dapat diperoleh, sehingga rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran dapat dirumuskan untuk menciptakan sistem ketenagakerjaan yang lebih adil dan berkelanjutan di sektor konstruksi.
| File size | 316.08 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Perbedaan signifikan ditemukan pada tuturan deklaratif dan interogatif, dengan pola intonasi naik-turun-naik pada tuturan deklaratif bahasa Jawa berlogatPerbedaan signifikan ditemukan pada tuturan deklaratif dan interogatif, dengan pola intonasi naik-turun-naik pada tuturan deklaratif bahasa Jawa berlogat
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Perbedaan kewenangan, fragmentasi sistem informasi, keterbatasan kapasitas teknis, dan kultur birokrasi yang belum sepenuhnya kolaboratif masih menjadiPerbedaan kewenangan, fragmentasi sistem informasi, keterbatasan kapasitas teknis, dan kultur birokrasi yang belum sepenuhnya kolaboratif masih menjadi
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Model pengelolaan yang diusulkan bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan pelestarian ekosistem. Penelitian ini memilikiModel pengelolaan yang diusulkan bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan pelestarian ekosistem. Penelitian ini memiliki
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penyebab utama luka bakar adalah api (51,1%), diikuti oleh air panas (21,7%), listrik (16,1%), dan bahan kimia (11,1%). Sebagian besar luka bakar yangPenyebab utama luka bakar adalah api (51,1%), diikuti oleh air panas (21,7%), listrik (16,1%), dan bahan kimia (11,1%). Sebagian besar luka bakar yang
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Disarankan agar tenaga kesehatan memberikan edukasi mengenai manfaat ERACS, dan untuk penelitian selanjutnya, perlu dilakukan dengan sampel yang lebihDisarankan agar tenaga kesehatan memberikan edukasi mengenai manfaat ERACS, dan untuk penelitian selanjutnya, perlu dilakukan dengan sampel yang lebih
YANAYANA Based on the research findings, the development of the E-Worksheet (E-LKPD) using the Wizer.me platform on the topic of vegetable cutting techniques forBased on the research findings, the development of the E-Worksheet (E-LKPD) using the Wizer.me platform on the topic of vegetable cutting techniques for
YANAYANA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses adopsi program inovasi Mis DLima (Ask for One Get Five) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tualang,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses adopsi program inovasi Mis DLima (Ask for One Get Five) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tualang,
UNSUDAUNSUDA Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa Pondok Pesantren Sunan Drajat meningkatkan kosakata bahasa Inggris mereka dengan disiplin mengikuti program yangPenelitian ini menyimpulkan bahwa siswa Pondok Pesantren Sunan Drajat meningkatkan kosakata bahasa Inggris mereka dengan disiplin mengikuti program yang
Useful /
YANAYANA The research subjects were 23 students of SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alooa. The research instruments included observation sheets, documentation, and learningThe research subjects were 23 students of SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alooa. The research instruments included observation sheets, documentation, and learning
YANAYANA The research method used in this study is qualitative with a descriptive case study approach. Data and research sources are from the results of interviews,The research method used in this study is qualitative with a descriptive case study approach. Data and research sources are from the results of interviews,
YANAYANA The results showed that the Telinggo media had very high validity, with 92% for media experts, 91. 6% for language experts, and 98% for subject matterThe results showed that the Telinggo media had very high validity, with 92% for media experts, 91. 6% for language experts, and 98% for subject matter
UMBUMB Bearing is an essential component in a mechanical rotating equipment system. It is no less important than lubrication to prevent wear, which is very importantBearing is an essential component in a mechanical rotating equipment system. It is no less important than lubrication to prevent wear, which is very important